
Di langit energi yang di kumpulkan Sun Go tiba-tiba berkumpul membentuk sosok yang tinggi menggunakan pakaian biru laut, dan ada sebuah mahkota di kepala sosok itu.
Melihat sosok itu wajah dewa api iblis berubah, karena dia tahu siapa sosok orang yang muncul di langit itu matanya terlihat sangat bermusuhan dengan sosok tersebut.
"Salam Tuan!" ucap Sun Go dan empat lainnya sambil berlutut.
"Kalian berlima memanggil ku, apa ada masalah?" ucap sosok itu dengan wajah yang tidak senang.
Bai kecil tentu juga mengenal sosok ini tapi ada yang aneh di fikirannya, kenapa sosok ini menjadi tuan dari anak-anak dewa ini dan apalagi orang ini berani memanggil dirinya dewa.
"Apa kamu kenal?" tanya Lin Tian.
"Iya, dia adalah dewa laut!" ucap Bai kecil dengan serius.
"Dewa laut?" wajah Lin Tian langsung tenggelam, karena dia tahu siapa dewa laut.
Dewa laut adalah salah satu dewa penguasa yang sama kuatnya dengan Dewi bunga, dewa kegelapan dan serta beberapa dewa yang setingkat dengan dewa laut.
"Apa orang ini adalah pemimpin dari pemberontakan di alam langit?" ucap Lin Tian dengan serius.
"Tidak! menurutku dia hanya lah orang bodoh yang di manfaatkan oleh orang lain" balas Bai kecil.
Dia lebih mengerti dari siapapun sifat dewa laut, dewa laut ini adalah orang yang sombong dia tidak suka jika dirinya di bandingkan dengan orang lain.
Apalagi orang ini mudah di hasut oleh orang lain, tapi meski begitu dia bukan lah orang yang ceroboh jika dia tidak mempunyai dukungan yang kuat setau Bai kecil.
"Kamu bahkan tak dapat mengalahkan pemuda dan kucing nya itu?" ucap dewa laut dengan marah.
"Ma..maafkan aku tuan, ini salah ku karena terlalu lemah" balas Sun Go sambil berlutut.
"Lalu buat apa kamu hidup? maka jadilah energi buat kaisar ini untuk membunuh semut-semut itu" ucap dewa laut, yang lalu mengangkat tangannya.
Dan kelima anak dewa itu perlahan merasakan sakit yang luar biasa dari dalam tubuhnya.
"Ah...maafkan aku tuan!" ucap Sun Go degan wajah yang menyakitkan, tapi di mata dewa laut tidak ada niat untuk berhenti.
Perlahan tubuh kelima nya semakin kurus, mata mereka seperti akan keluar dari tempatnya, dan dalam beberapa menit kelimanya berubah menjadi mayat kering bahkan roh mereka di hisap oleh dewa laut.
Wajah Bai kecil mengeluarkan aura membunuh yang luar biasa saat menatap semua yang terjadi itu, tidak hanya itu tubuh Lin Tian pun mengeluarkan aura dingin serta membunuh yang hampir membuat area sekitarnya menjadi membeku.
"Orang ini... sungguh kejam" ucap Bai Ying melihat semua hal itu, di tangannya dia telah menggenggam sesuatu dan bersiap untuk menghancurkan hal yang ada di tangan nya itu jika ada bahaya dari sosok di depan tersebut.
__ADS_1
Lin Tian tidak mendengarkan apa yang di katakan Bai Ying, dia terus menatap dewa laut dengan mata tenang tapi jelas itu tak setenang hati Lin Tian sekarang.
Dia dapat merasakan kalau kekuatan dari sosok dewa Kematian meski itu hanya lah sedikit jiwa nya jelas kalau Lin Tian bertarung dengan dewa laut ini sekarang dia tidak akan menang.
"Kak?" ucap Bai kecil menyadarkan Lin Tian yang sedikit melamun memandang dewa laut.
"Huf..kita harus bersiap dari hal yang terburuk" ucap Lin Tian yang telah pulih dari lamunannya.
"Iya! tenang saja jika kita bergabung maka mungkin untuk menunda waktu sampai jiwanya menghilang" balas Bai kecil.
Lin Tian mengnagguk tapi meski begitu hatinya tidak yakin dengan apa yang akan terjadi kali ini, dia menggenggam tangan nya dengan erat.
"Huf..ternyata kekuatan ku masih lemah" ucap Lin Tian di dalam hatinya.
Setelah selesai mengisap energi ke lima anak dewa itu, dewa laut berbalik dan memandang Lin Tian saat itu juga mata dewa laut tertuju pada Lin Tian.
Mata nya itu sedikit ada rasa iri, benci dan juga niat membunuh, jelas kalau dia tidak menyukai Lin Tian dan ingin sekali membunuhnya.
"Jadi kau penerus kaisar langit?" tanya dewa laut.
"Iya, lalu?" balas Lin Tian tanpa membantah, dia masih berusaha terlihat tenang meski tahu lawan nya kali ini melebihi dari apa yang dia fikirkan.
"Hahaha...nak! aku adalah kaisar langit yang baru dan warisan itu hanya lah untuk ku, cepat serahkan dan kaisar ini akan mengampunimu" ucap dewa laut dengan sombong.
"Kamu memang berani, tapi apa kamu fikir bisa menang melawanku sekarang? meski hanya jiwa ini sudah cukup untuk melawan mu, dan disini sekarang masih dalam perang semua orang-orang dekat mu sibuk dengan lawan mereka" ucap dewa laut dengan tersenyum mengejek.
"Oh? begitukah?"
"Tidak percaya? maka rasakan kekuatan kaisar ini" ucap dewa laut sambil mengangkat tangannya
Swishh...
BOOMM...
Laut di belakang Lin Tian naik sangat tinggi, secara perlahan air laut itu membentuk sebuah naga air yang sangat besar membuat wajah Lin Tian menjadi lebih serius.
"Inikah kekuatan dari dewa penguasa?" ucap Lin Tian dengan serius.
ROAARRRR....
"Serang anak nakal ini" ucap dewa laut ke pada naga air itu.
__ADS_1
ROAARR...
Naga itu terbangsng dengangan cepat setelah mendengar perintah dewa laut, menyerang langsung ke arah Lin Tian yang membuat wajah Lin Tian menjadi serius, karena naga itu menyerang nya dengan kekuatan air yang sangat keras.
"Bentuk Dewa harimau!" ucap Lin Tian yang berdiri di depan melindungi Bai Ying.
BOOMM..
ROAARR...
"Hei.. kamu memang hebat bisa nangkis serangan ku, tapi berapa kali kah itu?" ucap dewa laut dengan senyum mengejek.
BOOMM...
Bola air besar menyerang lagi ke arah Lin Tian yang sekarang telah berubah menjadi bentuk dewa harimau, dia terus meghindar agar tak terkena bola air itu dengan masih membawa Bai Ying dengan satu di tangan kanan nya.
"Sial! Cakar harimau hitam!" ucap Lin Tian.
SLASSHHH...
BOOMM...
"Ugh!" Lin Tian terbang dengan memeluk Bai Ying di tubuhnya, dia melindungi Bai Ying agar tak terluka terkena ledakan bola air tersebut.
ROAARRRR...
"hahahahaha... lihat lah! kamu hanya semut di mataku, apa lagi yang bisa kamu lakukan?" ucap dewa laut yang di kelilingi oleh naga air.
"Uhuk...uhuk.." Lin Tian batuk sambil mengeluarkan darah dari mulutnya, tulang nya beberapa ada yang retak akibat ledakan serangan dia dan bola air tadi.
Bai Ying yang melihat Lin Tian yang terluka mengepalkan tangannya dan dua memutuskan menghancurkan benda di tangannya itu tanpa sepengetahuan Lin Tian dan Bai kecil.
"Kau fikir kami akan menyerah?" ucap Lin Tian tentu itu juga apa yang di fikirkan Bai kecil.
"Sial! jika kekuatan ku sudah pulih seperti dulu, aku akan mengaduk-aduk alam langit dan aku pasti akan memotong lidah dewa laut ini" ucap Bai kecil sangat marah
"Kalau begitu mati!" ucap dewa laut lalu naga air itu pun menyerang ke arah Lin Tian.
"Dewa laut, bukan kah kamu terlalu sombong?".
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...