Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
510. Tidak Akan Mengecewakan


__ADS_3

"Hahaha... itu belum tentu nak! tapi jika memang kami sampai di tingkat itu maka sekte kita bisa menjadi sama dengan sekte dan kekuatan super lainnya di dunia dewa" ucap Bing Tao dengan bahagia.


Iya mereka berdua sudah lama terjebak di tingkat tinggi alam dewa tahap puncak, dan belum dapat maju atau pun menemukan kemajuan sedikit pun selama ini.


"Leluhur, aku akan memberi beberapa petunjuk untuk kalian tentang alam dewa langit yang aku tahu, bagaimana?" ucap Lin Tian sambil tersenyum.


Iya karena warisan dari kaisar langit dia menjadi lebih mengerti tentang setiap alam maupun tingkatan yang akan dia tembus, jadi di saat Lin Tian telah mencapai puncak alam dewa langit tingkat tinggi dia dapat dengan mudah menembus nya selama dia memiliki cukup pengalaman dan energi yang di butuhkan.


Beberapa jam lagi berlalu, hari pun bisa di bilang sudah mulai menunjukan waktu pagi..


Lin Tian dengan tenang menjelaskan beberapa hal apa yang di butuhkan untuk mencapai alam dewa langit, lalu setelah dia selesai menjelaskan nya Lin Tian melihat kalau kedua leluhur itu sudah menutup mata mereka masing-masing.


Jelas dari penjelasan Lin Tian tadi keduanya menuai panen yang bagus, dan sekarang mereka sedang mencoba mencerna semua hal yang mereka dapatkan itu.


"Hm..? energi langit kah!" ucap Lin Tian dengan tersenyum, yang di butuhkan dalam mencapai alam dewa langit iya dengan mengubah energi dewa menjadi energi langit memang tidak mudah untuk mendapatkan energi langit tapi jika sekali dapat merasakan energi langit maka itu akan jauh lebih mudah untuk mengubah energi dewa menjadi energi langit.


Lalu alasan lainnya agar mereka bisa maju adalah agar hati dan fikiran mereka benar-benar tenang dan bebas, maka dengan itu mereka juga bisa mudah untuk naik ke alam dewa itulah menurut fikiran Lin Tian.


Lin Tian hanya terus menunggu dua leluhur itu membuka matanya, dia pun juga menutup mata untuk beristirahat sejenak sambil menunggu.


Iya tidak ada alasan juga untuk dia pergi dari sana karena waktu pagi sudah mulai datang, jadi lebih baik dia istirahat di sana sambil menunggu dua leluhur dan pertemuan di mulai lagi.


Sedangkan Zao Lu dan Yue Liandao sudah pergi dari sejak para tetua keluar tadi sesuai perintah Lin Tian, dia juga telah memberi mereka tugas yang harus mereka seleaikan dalam dua hari ini maka nya mereka pergi dengan terburu-buru.


......................


"Huf...!" Hei An menghela nafas, akhirnya dia pun bisa berdiri dan berjalan lagu meski pun dia belum sembuh dan pulih sepenuhnya tapi itu sudah cukup bagi dirinya untuk bergerak.

__ADS_1


"Ayah, aku pasti akan membuat mu bangga, dan aku pun tidak akan mengecewakan mu maupun paman Tian" ucap Hei An yang mengerti hubungan ayah nya dan kaisar langit.


Dia pun berdiri lalu keluar dari goa tempat dia berada, dia memandang ke arah sekte langit tempat dia di lukai oleh Lin Tian sebelumnya.


"Aku akan kembali kesana dulu, mungkin dengan pemuda itu aku bisa menemukan semua hal yang aku inginkan serta mengubah semua yang terjadi padaku dan keluargaku" ucap Hei An dengan keras mengepalkan tangannya.


"Huf....!" hei An menghembuskan nafas lalu dia terbang menuju ke sekte langit lagi, meskipun nanti dia akan di tolak maupun di rendahkan tapi dia akan tetap kesana menemui pemuda itu.


......................


"Huf...!" dua leluhur membuka mata mereka secara serentak, lalu mereka saling pandang dengan wajah tersenyum puas di masing-masing diri mereka.


Saat mereka berdua bangun itu sudah pagi bahkan mungkin bisa di bilang matahari sudah naik, mereka berdua memandang Lin Tian yang terlihat menutup matanya dan tidak mengganggu dia.


Jelas kalau pemuda yang duduk di kursi master sekte ini sedang beristirahat, karena itulah mereka tidak mengganggu dan hanya menunggu Lin Tian bangun.


"Iya, aku juga ingin melihat sampai dimana batas dari pemuda ini bisa melangkah" jelas Bing Tao juga.


Tak lama semua tetua yang semalam ada datang satu persatu ke dalam aula, saat mereka melihat dua leluhur yang sudah menunggu mereka, mereka langsung meminta maaf atas keterlambatan yang di lakukan mereka.


Dua Leluhur itu tidak peduli dengan itu, mereka mengatakan agar tidak terlalu berisik untuk sementara sampai Lin Tian banun dari istirahatnya, setelah mendengar perintah leluhur mereka semua mengangguk mengerti.


Dan tak berselang lama semuanya sudah berada di aula, mereka hanya tinggal menunggu Lin Tian bangun dari istirahat nya maka rapat itu pun bisa di mulai lagi.


"Hmm?" Lin Tian terbangun dari tidur nya tanpa sadar agak kaget melihat semua tetua sudah berkumpul di aula tersebut.


Dia pun menghela nafas serta tahu mungkin dia tertidur dan lupa apa yang akan dia lakukan sekarang.

__ADS_1


"Maaf aku ketiduran!" ucap Lin Tian dengan wajah tenang dan agak terlihat bermasalah.


"Tidak masalah master!" ucap semua tetua itu serentak, mereka juga tahu kalau Lin Tian mungkin telah bekerja lebih keras dari apa yang mereka bayangkan jadi wajar saja dia kelelahan.


"Terima kasih, mari kita mulai rapatnya!" ucap Lin Tian dengan tenang.


Tidak seperti semalam sekarang semua tetua disana lebih tenang dan juga mereka bisa lebih baik dalam berfikir dari kemarin malam yang hanya tahu bagaimana menyelesaikan masalah dengan hukuman.


"Master, menurutku kita beri mereka kesempatan satu kali lagi untuk membayar apa yang telah mereka lakukan sebelumnya" ucap salah satu tetua.


Mendengar hal itu Lin Tian dan dua leluhur saling pandang, lalu ada senyum di wajah Lin Tian dan dua leluhur itu setelah mendengar apa yang di katakan tetua tersebut.


"Oh! beri aku alasan untuk memberi mereka kesempatan!" ucap Lin Tian dengan wajah tegasnya.


Lalu tetua itu menjelaskan kalau bagaimana pun mereka masihlah anggota sekte mereka, dan juga alasan mereka memberontak juga itu untuk sekte juga serta terpengaruh oleh kata-kata dari lima tetua besar sebelumnya.


Kita bisa membebaskan mereka dengan memberi beberapa persyaratan bagi mereka agar tidak lagi melakukan hal seperti dulu, itu di karenakan bagi tetua itu setelah berfikir semalaman mendapat jawaban bahwa bagaimanapun mereka tetap lah saudara dan juga murid-murid sekte sendiri.


Wajah mungkin tidak bisa berubah tapi jika itu sifat, kelakuan dan juga kesalahan bisa di ubah ke jalan yang lebih baik selama kita bisa memandu mereka semua dengan baik.


Mendengar penjelasan dari tetua tersebut, banyak tetua lain yang mengangguk setuju dan sadar akan hal itu, iya memang benar jika mereka salah kenapa tidak mereka benarkan? selama mereka bisa di arahkan ke jalan yang baik maka itu tentu bisa di ubah menjadi lebih baik.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2