
Di paviliun alkimia....
"Huf.." Lin Tian menghembuskan nafas lega, karena dia mendapatkan beberapa keberuntungan dari pertemuan alkimia ini, tapi saat dia membuka mata dia melihat semua orang memandang dirinya dengan tenang dan penasaran.
"Eh?" Lin Tian agak merasa aneh dengan dilihat oleh semua orang disana.
"Hahaha.. tetua kesembilan aku tidak menyangka kamu yang paling beruntung di antara kami disini, menurutku sekarang kamu tidak masalah kan untuk membuat Pill dewa?" ucap master paviliun.
Semua tetua besar dan yang lain menunggu jawaban Lin Tian, meski mereka tahu kalau Lin Tian bisa membuat Pill kaisar tingkat tinggi tapi itu belum pernah mereka lihat hanya tetua kedelapan lah yang melihat langsung Lin Tian membuatnya.
"Eh, itu... mungkin" ucap Lin Tian agak malu, memang dia mungkin bisa membuat Pill tingkat dewa tapi apa dia bisa berhasil itu belum pasti sebelum dia mencobanya.
"Hahaha... bagus..bagus paviliun kita memiliki lagi seorang dewa Pill" ucap master paviliun dengan wajah gembira.
Semua orang disana juga tersenyum bahagia, mereka berbeda dengan sebuah sekte rasa antara master alkimia mereka sangat lah tinggi, apalagi mereka juga sangat senang bila benar memiliki lebih banyak dewa Pill di paviliun mereka.
"Lapor master!" ucap seorang penjaga masuk tanpa di undang, melihat itu master paviliun meski tidak senang tapi tidak memarahinya jelas kalau penjaga ini ada laporan yang penting untuk di katakan kepada mereka.
"Ada apa?" tanya master paviliun.
"Ada pesan untuk tetua kesembilan dari manager yang berada di kerajaan Ling!" ucap penjaga itu sopan.
"Untukku? apa itu?" tanya Lin Tian bingung.
penjaga itu menjelaskan isi pesan tersebut yang berisi kalau telah terjadi perang di kerajaan Ling, mendengar itu Lin Tian beridiri denga cemas disana dan bersiap untuk pergi, apalagi dia mendegar kalau sekte kuil suci bergabung bersama kerajaan barat untuk menyerang kerajaan Ling yang lebih membuat hatinya gelisah.
"Tetua kesembilan tenang lah!" ucap master paviliun.
"Tidak, maaf aku harus pergi!" ucap Lin Tian memegang token paviliun alkimia dan langsung menghilang dari sana, hal itu membuat semua orang kaget dan juga mereka mengerti kalau kerajaan Ling sangat penting untuk Lin Tian.
"Kerajaan barat dan Sekte kuil suci sungguh berani memulai perang, apa mereka tidak takut dengan sekte seni beladiri?" tanya tetua pertama, yang jelas tidak suka dengan apa yang di lakukan kerajaan barat.
Semua orang disana jelas dengan kesombongan raja barat, bahkan master paviliun juga sedikit marah degan sifat raja barat yang terlalu sombong dan berfikir dirinya kuat
Kalau dulu bukan karena dia dan para ahli tua lain yang meminta ketiga dewa pelindung berhenti mungkin kerajaan barat akan hancur menjadi debu.
"Kerajaan barat kali ini sudah keterlaluan, aku merasa tidak perlu membantu nya lagi, kirim pesan kepada leluhur beladiri dan seluruh ahli di dunia dewa masalah ini, biarkan mereka menilai sikap dari kerajaan barat itu" ucap master paviliun dengan marah.
"Baik!" ucap para tetua besar disana secara serentak, tentu bagaimana pun mereka pasti akan membela di sisi Lin Tian karena dia adalah tetua kesembilan merek.
__ADS_1
"Dan untuk tetua kesembilan, tetua agung dan tetua pertama pergilah mencoba membantu kerajaan Ling" ucap master paviliun.
"Iya!" tetua agung dan tetua pertama langsung pergi menyusul Lin Tian ke kerajaan Ling.
......................
"Kalian berdua tidak bisa mengalahkan ku!" ucap Ling Jun dengan nada sangat marah.
"Hehe.. begitukah!" ucap master sekte kuil suci, tak sadar di belakang Ling Jun seseorang memukul nya dengan keras dan jatuh ke tanah dengan keras
BOOMM...
"Ugh!"
"Ayah!" teriak Ling Xu'er yang melihat ada orang yang memukul ayah nya dari belakang.
"Hehehe...apa ini raja kerajaan Ling?" ucap suara pria yang kekuatan nya berada di alam dewa tingkat rendah tahap puncak.
"Kalian!" Ling Jun yang mencoba berdiri disana merasa kaget dan tidak bisa menghindari serangan diam-diam dari orang tersebut.
"Hahaha.. kita lihat siapa yang bisa menyelamatkan mu!" ucap master sekte kuil suci kepada Ling Jun.
"Sial meski aku mati setidaknya aku akan membawa salah satu dari kalian!" ucap Ling Jun berdiri dengan marah.
BOOMM...
Ling Jun langsung maju dan bertempur lagi dengan ketiga orang tersebut dengan kekuatan penuhnya, tapi sayang nya dia tetap terpental karena kalah lawan sebelumnya dia bisa menang karena kekuatan dua orang itu di bawahnya tapi sekarang ada ahli yang sama kuatnya dengan dia yang membuat dirinya kewalahan.
BOOMM..
"Ugh!" Ling Jun memuntahkan darah dan terbang ke tanah lagi dengan keras, jelas dia terluka parah sekarang.
"Ayah!" teriak Ling Xu'er.
"Kemana kamu melihat!" ucap bibi Ling Xu'er, dia menyerang Ling Xu'er yang lengah sebentar itu dengan cepat.
BOOMM..
"Ugh!" Ling Xu'er mengeluarkan seteguk darah dan mundur beberapa langkah, tapi tidak disana saja dia juga di serang lagi oleh Hu Sia yang memiliki satu tangan itu dengan pedangnya.
__ADS_1
Ling Xu'er berhasil menangkis serangan pedang tersebut dan memukul wanita itu dengan tangannya, membuat wanita itu terpental jauh dari tempat Ling Xu'er.
Swish..
"Wanita jalang ini keras kepala!" ucap Hu Sia dengan marah memandang Ling Xu'er setelah menstabilkan dirinya, dan di samping dia Bibi Ling Xu'er juga muncul dan memandang Ling Xu'er juga dengan tatapan penuh kebencian.
"Bagaimana sekarang? wanita ini cukup kuat dan kita mungkin tidak dapat mengalahkannya" tanya Bibi Ling Xu'er, Hu Sia memandang Situ Hong di langit yang masih bertempur dengan Burung api dan jelas dia juga kewalahan karena pertempuran itu.
"He... tenang saja aku punya cara!" ucap Hu Sia memikirkan sebuah rencana, lalu tanpa kata lagi dia langsung menyerang Ling Xu'er lagi.
Diikuti bibi Ling Xu'er juga menyerang mengikuti dari belakang nya, tentu Ling Xu'er siap untuk itu dan dia mengangkat pedang sambil berteriak keras.
"Teknik seribu pedang!" teriak Ling Xu'er.
Swissh...
Banyak pedang energi muncul dan menyerang langsung ke arah kedua wanita itu dengan cepat, melihat pedang yang muncul itu kedua wanita itu dengan sigap mencoba menahannya dengan keras.
CLANG...Clang....
"Teknik Pedang suci!" ucap Hu Sia.
" Tebasan Pedang air!" ucap bibi Ling Xu'er.
BOOMM...
Ledakan dari serangan ketiga nya membuat mundur ketiga wanit itu dengan keras, bahkan Ling Xu'er batuk darah lagi karena ledakan energi itu.
"hahaha.. Ling Jun mati lah!" ucap Master sekte kuil suci mengayunkan pedang nya ke arah leher Ling Jun dengan cepat
"Ayah!" Ling Xu'er yang baru mencoba menenangkan dirinya kaget melihat ayah nya yang sudah lemah di tanah dan akan di serang oleh master sekte kuil suci itu.
"Sekte kuil suci kalian sunggu berani!" suara teriakan marah pemuda dari dalam kota Ling.
BOOMMMM..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...