Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
616. Jatuh!


__ADS_3

"De..Dewi..?" ucap pria itu dengan gugup.


"Apa? kamu ingin melarang ku? pria ini kamu fikir tidak pantas karena bukan dari suku kita? aku bisa menjawab meski dia bukan dari suku kita tapi dia berhasil mempelajari teknik suku kita dengan sempurna dan dia pantas untukku!" ucap wanita itu dengan penuh senyum.


"Apa?" seketika mendengar perkataan wanita itu wajah pria uang berlutut tersebut kaget tak percaya, seseorang dari luar suku mereka bisa menggunakan seni beladiri dan teknik dewa mereka? bukan kah itu aneh tapi juga luar biasa?.


"Sudah, katakan kepada semua tetua dan yang lain aku sudah memutuskan, sejak pria ini bisa menguasai setengah dari teknik kita berarti dia juga berasal dari suku kita, meski aku tidak tahu apa yang terjadi padanya, tapi pria ini jelas telah menggunakan salah satu teknik terkuat kita" ucap wanita tersebut.


"Baik Dewi!" ucap pria itu lalu menghilang dari belakang wanita tersebut.


Setelah itu wanita elf cantik tersebut menutup pintu ruangan dan memasang sebuah formasi yang sangat kuat di bandingkan formasi Lin Tian sebelumnya.


"He.. aku tidak menyangka kita bisa bertemu secepat ini, padahal kamu dulu menolak ku, meski itu hanya jiwa ku tapi tetap dia adalah diriku dan sekarang mari ku jadikan kamu milikku sepenuhnya" ucap wanita cantik itu lalu mulai menyembuhkan pria yang terluka dengan gerakan tangannya.


Dan perlahan wanita tersebut mendekat kan bibirnya ke bibir pria tersebut, sebelum nya dia menggigit sedikit lidah nya dan ada darah disana.


Perlahan mereka berciuman dan pria itu pun menelan darah wanita tersebut, hal itu terjadi cukup lama sebelum wanita itu melepaskan ciuman dia dari pria itu.


Perlahan cahaya hijau berkumpul di sekitar pria itu dan mulai menyembuhkan pria itu, melihat hal tersebut wanita elf itu tersenyum dengan lembut duduk disana seperti seorang istri sedang menunggu suaminya bangun dari tidur.


......................


Di sebuah hutan yang sangat indah, terlihat sosok cantik sedang bermain di sebuah sungai yang dimana air nya sangat jernih.


Terlihat berbagai macam ikan mendekati kaki wanita tersebut dan mengelilingi nya dengan bahagia, di belakang wanita itu juga ada beberapa binatang kecil seperti rusa dan juga burung yang sedang bernyanyi dengan sangat merdu disana.


"Dewi!" ucap sesosok wanita dengan wajah yang juga tak kalah cantik.


"Ho.. ada apa penjaga air bulan datang kesini?" tanya wanita tersebut.


"Lapor! ada sesosok pria yang tiba-tiba mengapung di danau kita" ucap wanita itu

__ADS_1


"Pria? lalu usir dia dan jika dia melawan maka biarkan dia berenkarnasi!" ucap wanita itu dengan lembut tapi tak terlihat sedikit pun ada rasa khawati di wajahnya.


"Pria itu penuh luka serta banyak darah di seluruh tubuh pria dan juga sesuatu yang aneh terjadi pada tubuh pria itu" ucap wanita tersebut.


"Terluka? apa yang terjadi? apa ada dewa ilahi atau dewa surgawi yang bertempur?" ucap wanita itu membuka matanya.


Terlihat mata biru yang sangat indah seperti lautan, dan juga kulitnya lembut selembut salju.


"Tidak! dari air gelap tidak ada laporan tentang pertempuran, kemungkinan..." wanita tersebut berhenti dan memandang ke arah wanita itu dengan serius.


"Orang dari dunia itu atau seseorang yang berasal dari alam lain kah?" ucap wanita itu sambil berdiri dengan tenang.


Pada akhirnya wanita cantik dengan mata biru laut dan rambut berwarna biru itu pun pergi untuk melihat pria seperti apa yang jatuh di danau suci nya.


Saat dia sampai dia melihat seorang pria yang telah di tarik ketepian, dan kedua tangan pria itu bukan lah lagi tangan manusia tapi tangan monster.


Tetapi tangannya terus mengeluarkan darah, wajahnya pun sama seperti itu, Dewi itu pun dapat merasakan pria di depan nya ini sedang sekarat.


Akhirnya wanita tersebut memutuskan membawa pria yang terluka kembali ke kediaman nya, dengan perintah sang wanita bawahanya bersiap untuk membantu.


Tapi tuan nya malah mengangkat pria itu sendiri, hal yang tak pernah terjadi sebelum nya membuat dia kaget saat dia akan mengatakan sesuatu wajah tuannya sudah terlihat sangat serius.


Pada akhirnya dia hanya mengikuti di belakang sambil fikirannya di penuhi dengan rasa penasaran dan juga aneh, karena bagi wanita seperti tuannya yang tak pernah di sentuh bahkan mau di sentuh bisa menyentuh pria untuk pertama kalinya itu sungguh luar biasa.


Jika orang di alam lain tahu entah apa yang akan terjadi nantinya, atau mungkin pria ini akan menemui musuh di segala alam yang ingin membunuhnya.


......................


"Aku tidak boleh mati! uhuk..!" seoran pria merangkak dengan wajah dan tubuh penuh darah, meski dia jelas terluka parah tapi kegigihannya masih ada.


Dia berusaha tetap sadar agar bisa mendekati senjata yang tak jauh dari dirinya, perlahan dia merangkak tapi keadaannya hampir membuat dia tidak bisa untuk tidak menutup matanya.

__ADS_1


click..


Dia mengigit lidahnya untuk tidak membuat matanya tertutup sambil merangkak dengan satu tangan kanan saja, karena dua kakinya terlihat sudah tidak bisa di gerakan serta tangan kirinya yang juga terlihat penuh darah.


Setelah cukup lama dia merangkak pada akhirnya sampai di depan senjata nya tersebut tapi pria itu tidak memegang senjatanya malah dia mencoba untuk membalikan dirinya sambil berkata.


"Ha... Apa kami berhasil? ha, apa yang akan terjadi kepada wanita itu setelah aku pergi?" ucap pria itu dengan senyum sambil membaringkan badannya secara paksa meski itu membuat dia merasakan sakit.


"Langit yang indah, andai aku dan saudara ku bisa duduk dan menikmatinya bersama" ucap pria itu.


"Ha... maafkan aku, mungkin aku tidak bisa memenuhi janjiku dulu padamu, Yi'er..!" ucap pria itu lagi, tapi kesadaran pria itu sudah mulai kabur.


"Hei..hei..!" ucap suara yang tiba-tiba terdengar dari telinga nya yang sudah setengah sadar itu.


"Yi'er..?" ucap pria itu saat melihat wanita cantik di depannya, dia membayangkan wanita bernama Yi'er itu kepada wanita yang muncul di matanya sekarang.


"Siapa Yi'er? aku ini...! ah, apa yang terjadi padamu?" ucap wanita itu saat melihat pria tersebut sudah tak sadarkan diri lagi.


"Paman! bantu aku disini!" teriak wanita cantik tersebut.


Swish..


"Ada apa?" tanya pria setengah baya yang muncul di belakang wanita cantik tersebut.


"Paman Yu, bantu aku membawa pria ini ke istanaku!" ucap wanita tersebut.


"Eh?" pria setengah baya beranama paman Yu itu kaget, membawa pria ke istana wanita ini? sejak kapan? padahal setau dia tidak ada pria yang di izinkan masuk ke dalam istana wanita tersebut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2