Lahirnya Kaisar Langit

Lahirnya Kaisar Langit
285. Rahasia Laut Kematian


__ADS_3

Bai kecil masuk dari jendela kapal kamar Lin Tian tersebut dengan wajah puas, dia berjalan mendekat ke tempat Lin Tian.


"Hehehe, kak aku menemukan beberapa barang berharga" ucap Bai kecil sambil mengeluarkam cincin spacial lainnya dari cincin di lehernya.


Lin tian mengambil cincin itu dan memeriksa isi di dalam, benar saja banyak harta yang ada di dalam kaluang tersebut yang membuat Lin Tian cukup puas.


"Hehehe,aku mengambil semuanya tanpa ada yang tersisa kak" ucap Bai kecil dengan bangga.


"Oh, bagaimana nanti jika orang dari sekolah beladiri tau kalau di kapal itu tidak ada apa-apa" fikir Lin Tian dengna wajah tersenyum.


Lali saat Lin Tian memeriksa isi dari cincin itu dia menemukan sesuatu seperti kotak hitam yang cukup besar, dia mengeluarkan kotak dari cincin spacial.


"Kak, apa ini?" tanya Bai kecil bingung.


"Aku tidak tau, tapi entah kenapa aku merasa kalau di dalam nya ada sesuatu yang berharga dari harta lain" ucap Lin Tian, dia menutup matanya dan mencoba menghancurkan segel di kotak itu.


Tak lama dia tau segel yang berada di kotak itu dan menghancurkan nya dengan mudah, saat Lin Tian membuka kotak betapa kaget dia melihat sebuah benda seperti peta, tapi saat Lin Tian membuka dan melihat itu bukan lah peta tapi sebuah pesan.


"Siapapun yang berhasil membuka kotak ini maka dia adalah seseorang yang cukup kuat, aku ingin menyampaikan bahwa jangan pernah membiarkan ahli lemah ke laut kematian dan jangan biarkan para Yimo pergi kesana, karena tempat itu menyegel empat orang yang sangat kuat, aku telah melawannya disana dengan waktu yang cukup lama, aku pun tidak tau apakah dunia dewa masih berhubungan dengan dunia biru, tapi yakin lah, siapapun kamu ku harap kamu dapat membantu ku mengatakan pesan ini kepada para dewa di dunia dewa, tapi jika dunia kita tak berhubungan lagi dengan dunia dewa maka cobalah untuk melarang dan menjauhi generasi kita ke tempat laut kematian, tapi harapan ku jika memang ada seseorang yang bisa mengalahkan orang-orang itu maka tolong hancurkan mereka, jika tidak generasi muda di dunia dewa juga akan menjadi santapan mereka."


Di bawah nya tertulis bahwa pesan ini di tulis oleh orang bernama Ro Nan.


Isi pesan tersebut yang membuat Lin Tian sedikit aneh tapi itu juga sebuah petunjuk untuk Lin Tian, dia sedikit memikirkan isi pesan ini yang mungkin telah ada sejak Berpuluh juta tahun lalu saat dunia biru masih memiliki hubungan dengan dunia dewa.


Dan mungkin tempat yang di sebutkan oleh Ro Nan ini juga adalah tempat pelatihan dari murid generasi muda alam dewa, hal itu juga kabar bai kbuat Lin Tian.

__ADS_1


Tapi...


jika benar ada Empat orang yang sangat kuat dari Yimo disana untuk membunuh dan menjadikan generasi muda di dunia dewa sebagai alat penyembuh mereka maka Lin Tian tidak bisa membiarkannya, karena tempat itu juga memiliki koneksi dengan dunia dewa.


Jika sampai mereka sembuh dan muncul disini maka dunia biru akan jadi dunia mayat yang mana akan banyak manusia yang mati disini.


"Kak, kemungkinan aku tau siapa mereka" ucap Bai kecil serius.


"Kamu tau siapa mereka?" tanya Lin Tian ke Bai kecil.


Bai kecil mengangguk dan mulai mengatakan apa yang dia tau tentang empat orang tersebut, mereka memiliki kekuatan yang sangat kuat tapi di saat pertarungan terakhir ke empat nya menghilang karena terluka parah oleh orang kuat dari dunia dewa.


Sejak keberadaan mereka tidak di ketahui membuat suku Yimo mundur, dan tidak menyerang lagi untuk waktu yang cukup lama.


"Berarti pesan ini sudah cukup lama, dan kemungkinan laut kematian adalah tempat segel dan juga dimana letak inti yang dapat membuat aku menjadi penguasa dunia biru" ucap Lin Tian.


"Kamu benar, tapi jika aku melakukan nya disana maka..." Lin Tian sedikit ragu.


Tanpa fikir Bai kecil mengatakan beberap hal kepada Lin Tian lagi, menurutnya jika Lin Tian jadi penguasa dia bisa tinggal disini untuk beberapa waktu setelah tingkat kultivasinya melebihi standar dunia ini.


Dan juga dengan senibeladiri yang dapat menyembunyikan kekuatannya maka itu juga bisa di jadikan buat tipuan bagi mata surgawi, memang benar tidak lama paling lama Bai kecil berfikir 10 tahun, itu pun jika Lin Tian menyembunyikan dengan tenki beladiri yang dia dapat kan.


Jika kekuatan aslinya terlihat maka hanya ada waktu Dua atau satu tahun paling lama Lin Tian berada di dunia ini, karena takut akan membuat dunia biru jadi kacau dan tak seimbang dengan kehadiran Lin Tian yang sudah mencapai batas dunia biru.


Lin Tian mengerti dan mengangguk, dia memutuskan untuk ke laut kematian, satu untuk mendapatkan inti penguasa, dua untuk meningkatkan kekuatannya, ketiga untuk mencoba membunuh ke empat orang tersebut.

__ADS_1


Menurutnya kemungkinan orang-orang itu tidak akan sembuh walaupun mencoba waktu lama karena tidak cukupnya pengorbanan mereka.


Dan juga Lin Tian ingin melihat seberapa kuat generasi muda di dunia dewa itu jika memang waktu dia kesana bertepatan dengan pelatihan salah satu kekuatan di generasi muda dunia dewa.


"Baiklah, ini cukup menarik dan juga sebuah kesempatan, setelah kembali dari sana mungkin aku bisa dengan mudah melawan raja Yimo" ucap Lin Tian.


Bai kecil juga mengangguk mendengar apa yang di katakan Lin Tian, dia juga setuju dengan pemikiran Lin Tian, tentu dia juga tertarik melakukan petualangan seperti ini..


Bagi Bai kecil dimana ada petualangan tentu ada beberapa hal enak yang akan dia cicipi.


Di dalam kamar selama satu Minggu lagi kapal telah berlayar, Lin Tian pun tak pernah keluar dari kamarnya, dia hanya sibuk dengan membuat beberapa Pill yang akan dia persiapkan untuk di laut kematian nanti.


Dan juga tujuan Lin Tian yaitu pulau Hitam juga sudah hampir dekat, Lin Tian memeprkirakan besok dia sudah sampai disana, sedangkan Bai kecil masih tidur menemani Lin Tian dengan malas, karena hal yang di kapal tidak dapat menarik bagi dirinya.


Lin Tian juga beberapa kali masuk ke kalung binatang untuk melihat Lin Qi kecil yang di rawat oleh Feng'er, sekarang binatang suci Qilin itu sudah cukup besar sebesar kuda, Lin Tian cukup senang dengan perkembangan Lin Qi.


Sesaat dia membuka mata, pintu kamarnya di ketok oleh seseorang, dan dari luar terdengar suara wanita.


Tok..tok..tok..


"Tuan An, boleh kah saya berbicara sebentar" ucap suara itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2