
pemuda itu memakai baju hitam di seluruh tubuhnya,dia terlihat tampan dan juga orang-orang disana melihat pemuda itu penuh dengan rasa hormat.
bahkan tidak ada yang berani mendekati pemuda yang sedang duduk di meja itu.
karena pemuda itu adalah raja panah,yah dia adalah salah satu murid dari sekte langit,nama asli nya adalah Su Kun.
"hm,sepertinya tugas ku akan lebih mudah sedikit,dan juga sepertinya sekte es juga akan bergerak disini,melihat tadi ada murid yang cukup kuat mengintai..."
"hais...mungkin dia akan datang,menurut kakak dalang di kota Apung juga dia,jadi bisakah orang itu juga memulai di tiga kerajaan timur ini?" fikir Su Kun.
"sudahlah,bertindak untuk melihat situasi saja,jika benar dia memulai di benua timur aku harus menghentikannya,kakak Zhao sialan itu sudah menjelajahi dunia rahasia lagi,bahkan meminjam si tikus kecil Lin Tian" desah Su Kun.
lalu dia berdiri ,meletakan uang di meja dan keluar dari toko itu,setelah di luar dia pun menghilang di dalam kerumunan.
sedangkan Lin Tian sudah sampai di depan istana kerajaan Wu.
di depan banyak penjaga dan juga sepertinya orang-irang penting dari kerajaan.
"selamat datang kembali tuan putri dan pangeran Wu Kong" hormat orang-orang disana.
"iya tidak perlu sopan ,kembali lah" kata Wu Xin agak mengeluh melihat semua ini.
setelah perintah Wu Xin mereka pun bubar ,karena mereka tau putri tidak suka dengan hal-hal seperti ini,tapi itu juga adalah kewajiban mereka.
"paman Sang jangan seperti ini lagi,itu agak memalukan di lihat" kata Wu Xin kepada seorang orang tua yang berdiri di depan gerbang.
"hahaha..tidak masalah putri,itu sudah tugas mereka menyambutmu" balas orang tua Sang itu.
"hanya aku tidak suka itu saja" jelas Wu Xin singkat.
"baiklah pelayan tua ini mengerti,putri.. Raja,pangeran dan orang penting lain sudah menunggu putri di aula,teman putri juga di persilahkan masuk,pangeran juga silahkan masuk " kata orang tua Sang itu.
"baiklah" Wu Kong menjawab dan hanya mengangguk.
"baik..pimpin jalan,saudari Mu saudara An ayo masuk" kata Wu Xin.
"hm,baiklah.." kata mereka berdua serentak.
lalu Lin Tian turun dari kudanya,dan membantu Mu Xuanyin turun juga dari atas kuda.
Wu Xin yang melihat keakraban mereka itu tersenyum diam-diam,"nah lihat saudari,bahkan kamubisa jatuh hati kepada pemuda ini bukan" jelas Wu Xin di hatinya senang melihat saudari nya.
Mu Xuanyin yang di sekte dingin,acuh tak acuh bahkan dia sendiri bisa melihat bahwa Mu Xuanyin adalah wanita yang membutuhkan seseorang yang bisa membuat dia merasa aman dan bahagia bila di dekatnya.
Lin Tian dan Mu Xuanyin hanya diam saja mengikuti Wu Xin dan Wu Kong di belakang,tapi kecantikan yang ada pada Mu Xuanyin tetap lah membuat banyak orang di istana melihat pada dia.
__ADS_1
walaupun Mu Xuanyin memakai kerudung tapi itu tidak menghilangkan kecantikan yang ada pada dirinya itu.
Lin Tian yang melihat itu sedikit mengerutkan kening,tapi dia tetap tenang dan tidak berbicara sedikitpun.
dan Mu Xuanyin pun tetap acuh karena dia sudah biasa di lihat oleh orang lai seperti ini.
mereka berjalan menuju sebuah pintu besar di aula utama,setelah sampai di pintu secara tidak sengaja berbicara.
"tidak buruk,dua alam abadi,lima di alam ilahi dan dua alam langit tahap pertama dan kedua,itu cukup mengesankan" kata Lin Tian tiba-tiba,mendengar penjelasan Lin Tian orang tua Sang ,dan bahkan penjaga disana menjadi kaget.
"anak yang luar biasa,bahkan belum masuk tapi dia bisa merasakan aura yang ada di dalam dengan benar" puji orang tua Sang.
"Yang Mulia..putri ,pangeran Wu Kong dan temannya telah datang" teriak orang tua Sang.
"baik,persilahkan masuk.." kata suara dari dalam.
pintu terbuka,lalu orang tua Sang memintak Wu Xin dan yang lain masuk.
setelah masuk di aula itu berkumpul,semua yang ada di sana seperti yang Lin Tian katakan,kultivasi mereka jelas dan juga Mu Xuanyin yang semula ragu menjadi lebih aneh melihat Lin Tian.
"bagaimana pemuda ini bisa melihat tingkatan mereka padahal kultivasi mereka lebih tinggi dari dia." fikir Mu Xuanyin.
"salam para menteri,salam saudara laki-laki dan salam juga buat mu Ayah ." kata Wu Xin memberi hormat.
"iya tidak perlu sopan santun nya anak ku,mereka..." raja Wu melihat dua orang di belakang Wu Xin dan bertanya.
"aku An Lin ,hm..mungkin bisa di bilang kenalan Wu Xin" jelas Lin Tian dengan tenang,tanpa memberi penghormatan.
"kurang ajar.." kata seorang menteri disana.
"maksudmu?".tanya Lin Tian.
"bahkan melihat raja pun kamu tidak hormat" kata menteri itu.
"apa aku perlu memberi hormat kepada hanya seorang raja?" tanya Lin Tian dengan tenang.
"tentu saja,dia adalah peguasa negara ini,dan kekaisaran kami sebanding dengan sekte tingkat satu"jelas menteri itu dengan bangga.
para menteri lain yang mendengar mengangguk tanda persetujuan dan raja pun hanya tersenyum tidak berkata apa-apa.
"oh,lalu kamu siapa?" tanya Lin Tian.
melihat Lin Tian yang tenang bahkan hanya mengeluarkan pertanyaan tanpa ada sedikit pun takut di mata nya membuat menteri itu kesal.
"aku salah satu menteri di kerajaan Wu Chu Zha" kata menteri itu.
__ADS_1
mendengar nama Chu lagi membuat Lin Tian sadar dan agak mengeluh melihat Wu Xin.
"kan aku sudah bilang,sebelum ke sini harusnya biarkan aku mengunjungi keluarga Chu lagi,baru saja tadi anak muda keluarga Chu membuat masalah sekarang yang tua juga ikut" jelas Lin Tian mengeluh.
"itu.." Wu Xin yang mendengar perkataan Lin Tian agak kaku dan tidak bisa berkata apa-apa,dia berfikir apa semua menteri ayahnya terlalu bodoh.
Mu Xuanyin dan Wu Kong hanya bisa menggelengkan kepalanya juga,anak ini tempramen nya cukup aneh,tapi mereka tau jika orang sopan kepada dia maka dia juga akan sopan,tapi jika mereka bahkan sombong di depannya maka dia lebih sombong.
"kau.." Chu Zha.
"kau apa,jangan-jangan kau ayah yang di bilang pemuda itu di kota? aiyo sepertinya kamu bahkan ingin berlibur selama beberapa bulan juga " jelas Lin Tian.
"kau..kau ".
"sudah berhenti lah,nak maafkan menteri ku jika dia tidak sopan,tidak masalah kamu tidak hormat padaku,karena seorang pemuda harus seperti itu" jelas raja Wu melerai pertikaian mereka.
"huf.." melihat ayahnya akhirnya berbicara membuat Wu Xin lebah jika tidak mungkin hari ini beberapa menteri disini benar-benar akan tidur di kamar mereka selama beberapa bulan seperti Chu Haoyang.
dan juga menteri lain yang mendengar percakapan antara Lin Tian tadi degan Chu Zha baru ingat bahwa anak Chu Zha dan bawahan dia di pukuli sampai harus di tempat tidur selama berbulan-bulan,mereka bahkan sedikit berkeringat dingin setelah tahu itu.
"oh,baguslah sepertinya yang mulia sudah tahu masalah nya?" tanya Lin Tian melihat raja Wu.
"hahaha..tentu ,laporan sudah masuk kepada ku tadi,tenang saja nona Mu dan nak An aku pasti kan melakukan pendisplinan ke negaraku agar hal itu tak di ulangi lagi" jelas raja Wu.
"iya ku harap,tapi jika tidak mungkin aku harus membersihkan mereka sendiri Yang mulia," kata Lin Tian sambil tiba-tiba mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat.
orang-orang disana yang merasakan aura membunuh itu membuat mereka bergidik ketakutan dan tidak berani berbicara.
bahkan dua pemuda yang duduk di belakang raja pun berkeringat dingin merasakan aura itu.
"sau...saudara An" Wu Xin yang belum selesai berbicara di potong oleh Mu Xuanyin.
"bisakah kamu tenang sedikit?" tiba-tiba Mu Xuanyin yang sedari diam berbicara kepada Lin Tian.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
- terima kasih atas dukungan semuanya.
- maaf jika
- tapi ku harap kalian menyukai novel ini.
- dan aku harap bisa mendengar komentar kalian tentang novel ini,jika ada yang kuran atau salah tolong di beri komentarnya.
...----------------...
__ADS_1
...****************...