
pada pagi hari di tempat array kerajaan lau berada...
"huf..akhirnya selesai.." ucap Lin Tian.
lalu saat dia bersiap untuk kembali ke istana,dia melihat satu pemuda yang menggendong anak kecil berumur tiga/dua tahun ,dan ada anak kecil yang memegang tangan kiri pemuda itu..
"eh!" Lin Tian agak kaget,tapi dia tersenyum ke arah tiga orang itu ,yaitu Lin Long,Lin Lin dan si kecil Lin Lu'er ,dua anak yang baru dia temukan kemarin.
"kakak,apa semua selesai?" ucap Lin Long.
"iya,kenapa kalian kesini?" tanya Lin Tian sambil tersenyum dan mendekat ke arah Lin Lin dan Lin Lu'er .
"mereka sepertinya mencari mu sejak pagi,jadi karena aku tau kamu disini aku bawa sekalian agar kita bisa berangkat langsung" jawab Lin Long.
"oh,begitukah? apa kamu ingin pergi bersama ku Lin'er ?" tanya Lin Tian.
"iya,aku ikut kakak Tian" jawab Lin Lin.
"anak baik.." ucap Lin Tian menghelus kepala Lin Lin.
"gen...dong..kak.." ucap Lin Lu'er terbata-bata.
dia tidak sepintar Lin Jia Li yang sudah memang pintar karena beberapa Pill yang di berikan Lin Tian pada ibunya ,itupun dia tidak tau kalau ibunya hamil saat itu.
karena itu,Lin Jia Li yang masih dalam kandungan langsung menyerap khasiat dari Pill tersebut.
"hehehe..sini kakak gendong,nanti kakak akan berikan permen untukmu setelah kita sampai" ucap Lin Tian.
dia sudah merencanakan akan memberikan sisa Pill darah yang dia buat untuk Lin Jia Li dulu kepada mereka berdua,karena itu juga akan bermanfaat untuk mereka.
"baik lah mari kita pergi," ucap Lin Tian sambil menggendong Lin Lu'er.
"baik,tapi tidak kah kita memberitahu Lin Gui dan Long Aotian dulu?" ucap Lin Long.
"tidak usah,aku menggunakan ini saja" lalu Lin Tian mengeluarkan sebuah burung kertas dari cincin nya.
melihat itu Lin Long mengerti,burung kertas ini adalah mainan Lin Tian dan Bing Zhao dulu untuk mengerim kan pesan di sekte saat salah satu dari mereka berlatih.
__ADS_1
"yah..baiklah,aku juga mau bertemu dengan bibi qi'er dan paman Hou" ucap Lin Long dengan senyum.
"baik,mari berangkat" ucap Lin Tian tersenyum.
lalu mereka masuk ke array teleport yang telah Lin Tian siapkan,sebelum masuk juga Lin Tian memberikan token yang dapat membiarkan Lin Long masuk dan keluar dengan bebas dari array itu sesuai tujuan yang tertulis di token itu.
tentu jika ada yang mencoba masuk ke sana tanpa token maka dia tidak akan di kirim ke sekte langit tapi ke tempat lain di sekitar laut timur saja,hanya dengan token mereka bisa ke sekte langit.
setelah itu di gerbang array teleport sekte langit....
"ugh..."
"junior Ju jangan tidur!" ucap pria yang di sebelah kanan sambil agak berteriak membuat si junior Ju kaget.
"siap senior Su"
pria yang di panggil senior Su hanya menggelengkan kepalanya melihat junior nya itu.
tiba-tiba saat mereka kembali tenang array bergetar dan membuat mereka waspada,tapi saat seorang pria tampan seperti dewa yang muncul mereka melepaskan penjagaan mereka.
"salam saudara Lin" ucap senior Su,tapi junior nya tidak mengerti dengan apa yang terjadi hanya mengikuti seniornya memberi hormat.
"iya,terima kasih saudara Lin" ucap senior Su sangat bahagia,karena dia tidak menyangka akan mendapatkan anggur monyet yang selalu Lin Tian bagikan saat dia melewati array ke para penjaga.
anggur ini cukup bagus untuk kultivasi mereka,tapi junior nya yang baru ikut dengan nya agak aneh tapi tetap berterima kasih.
Lin Tian lalu mengangguk dan pergi bersama Lin long dan dua anak di pelukan dan di tangan Lin long,setelah mereka pergi si junior mendekat ke si senior.
"saudara senior,siapa mereka?" tanya junior itu.
"dia adalah Lin Tian anak dari tetua besar Lin Hou dan Lin qi'er." ucap senior itu.
"eh,apa dia suka menyuap penjaga?" ucap junior itu melihat dia memberikan anggur dia berfikir Lin Tian menyuap mereka karena menggunakan array teleport.
"apa kamu bodoh? ini sudah kebiasaan saudara Lin saat dia melewati array,asal kamu tau saudara Lin di izinkan dengan bebas menggunakan array ini,dan tidak boleh ada juga yang melawan perintah dia" ucap seniornya sambil memukul kepala si junior.
"aduh! lalu kenapa dia hanya memberikan anggur biasa ini?"
__ADS_1
"kamu sialan,anggur ini sangat istimewa,jika kamu menukar poin mu selama tiga puluh tahun pun tidak akan bisa mendapatkannya" ucap senior itu.
"eh,apa?"
"ini anggur raja monyet,hanya raja monyet yang membuat anggur ini" ucap senior itu.
"apa!" si junior kaget dan jantung nya mulai berdetak kencang,"bukan kah berarti dia mendapatkan harta?" fikir dia,kalau dia mengawas terus dan senior Lin melewati array ini..
"jangan terlalu berharap,saudara Lin jarang menggunakan array ini jika itu tidak penting,karena dia bisa merobek ruang dan muncul di sekte dengan bebas" ucap senior.
"sungguh membuat kecewa" ucap si junior tapi dia tetap bersyukur karena bisa mendapat kan keberuntungan ini saat dia menjaga array teleport sekte yang padahal dia pun tidak mau.
Lin Tian langsung menuju aula utama sekte,karena saat dia bertanya ke salah satu tetua dalam,mereka bilang kalau para tetua tertinggi sedang rapat di sana pagi sekali.
"saudara Lin," ucap penjaga pintu aula.
"em,aku ingin masuk dengan mereka!" ucap Lin Tian.
"iya" para penjaga tidak melarang karena mereka tau status Lin Tian jika mereka melarang Lin Tian malah mereka yang akan di hukum.
crackk..
saat itu pintu aula terbuka,dan orang-orang disana pun kaget karena pintu terbuka tanpa ada yang memberitahu mereka,bahkan tetua pertama bersiap untuk marah,tapi melihat seorang pemuda yang sedang menggendong anak kecil dia hanya tersenyum.
dia baru sadar karena hanya satu orang yang berani masuk saat mereka sedang rapat ,itupun mereka juga tidak akan keberatan kepada orang itu,tentu orang itu adalah Lin Tian.
Lin Tian berjalan ke tengah aula dia berhenti bersama Lin Long dan dua anak itu,melihat ke arah para tetua yang ada disana sambil memberi hormat.
"salam paman,ayah,ibu dan bibi semua" ucap Lin Tian dan Lin Long.
"hahaha..keponakan cepat sekali kamu kembali?" ucap Bing Yang berdiri dan mendekat ke arah Lin Tian,saat sampai dia menepuk pundak Lin Tian.
"iya,ada beberapa hal yang aku ingin paman bantu juga" ucap Lin Tian.
"hahaha..tentu paman bisa,bukan kah cuman karena dua anak mu ini?" ucap Bing Yang menggoda membuat semua orang disana tertawa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...