
Sebuah sinar dengan cepat keluar dari kota dan langsung terbang ke arah master sekte kuil suci.
BOOMM..
"Ugh!" master kuil suci di pukul dengan keras dan terbang ratusan meter sebelum dia terbaring di tanah disana.
"Apa?" semua pasukan kaget melihat master sekte kuil suci yang terpental dengan hanya satu pukulan tersebut.
Lalu bentuk seorang pemuda muncul di depan Ling Jun, pemuda tampan itu terlihat sangat marah memandang ke arah pasukan sekte kuil suci dan kerajaan barat, tentu itu adalah Lin Tian yang berusaha dengan cepat datang kesini.
Untung nya dia tidak terlambat menyelamatkan Ling Jun kalau tidak hal ini akan menjadi kesedihan bagi Ling Xu'er, Lin Tian berbalik lalu memandang Ling Jun dengan wajah yang agak sedih.
"Paman maafkan aku, karena terlambat" ucap Lin Tian.
"Tidak nak, kamu tidak terlambat" ucaping Jun Sambil tersenyum memandang Lin Tian, Lin Tian mengangguk dan memberikan sebuah Pill kepada Ling Jun.
"Paman serahkan padaku, paman istirahat lah" ucap Lin Tian dengan nada tegas dan percaya diri.
"Nak, mereka semua berada di alam dewa sedangkan kamu hanya di alam..." sebelum Ling Jun akan berbicara dia kaget merasakan aura yang berbeda dari Lin Tian dan dia baru sadar dengan apa yang terjadi tadi, dengan dalam dia menarap pemuda di depan nya itu dengan wajah yang tidak percaya.
"Serahkan padaku, yakinlah paman" ucap Lin Tian dan langsung terbang beridiri di langit dengan bangga.
"Nak, hanya seorang junior ingin bertarung dengan kami? apa kamu ingin sebegitu nya mati?" ucap pria yang berada di alam dewa tingkat rendah tahap puncak itu.
BOOMM..
"Nak, kamu benar-benar berani!" ucap Master sekte kuil suci yang telah kembali ke sisi kedua pria itu.
"Kalian akan tahu apa aku berani atau tidak!" ucap Lin Tian, dengan santai kekuatannya yang luar biasa di lepaskan dari tubuhnya.
BOOMM..
Kekuatan itu bukan lah kekuatan seorang alam abadi ilahi, tapi seseorang di alam dewa Tingkat rendah tahap puncak.
"Apa? dewa tingkat rendah tahap puncak? bagaimana mungkin!" teriak master sekte kuil suci dengan tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
Bahkan semua orang yang sedang bertempur suasana kaget dengan aura yang mereka rasakan dari Lin Tian mereka sampai berhenti dan memandang pemuda yang berdiri di langit dengan bangga itu dengan takjub.
__ADS_1
Ling Xu'er yang merasakan kekuatan Lin Tian juga kaget Dengan kekuatan yang di tunjukan Lin Tian itu, bahkan Lin Jing yang ada di formasi bergetar tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Pemuda ini benar-benar berhasil menyembunyikan kekuatannya dengan baik!" ucap Lin Jing dengan wajah yang tak percaya.
"Hahahaha.... lihat lah ini adalah menantu kerajaan Ling ku, kalian telah salah memilih lawan sekarang" ucap Ling Jun yang kaget sementara lalu tertawa keras dengan bahagianya
Bahkan dua leluhur yang telah berhenti bertarung dengan leluhur dan orang dari kerajaan barat juga tersenyum bahagia dengan kekuatan Lin Tian.
"Hidup kerajaan Ling!" ucap para prajurit disana yang memandang Lin Tian di langit.
"Hidup kerajaan Ling!" teriak seluruh warga dan para prajurit lainnya, dengan adanya pemuda seperti Lin Tian bahkan mungkin kerajaan mereka bisa sebanding dengan sekte terkuat yang lebih dari tingkat satu di dunia dewa ini.
"Berani menyentuh orang-orang ku kalian mati!" ucap Lin Tian, mengeluarkan pedang melahap nya dan menyerang langsung ketiganya.
Swish...
BOOMM..
"Ugh!" ketiga nya langsung terbang dan memuntahkan seteguk darah dari mulut mereka.
Melihat bahkan ketiga dewa tingkat rendah tidak dapat bertahan dengna satu serangan Lin Tian, wajah Situ Hong dan para ahli dari kerajaan barat sangat berat, dan tak percaya.
ARRRRRRR....
"Kerja bagus, sekarang lindungi Xu'er, yang lain serahkan padaku!" ucap Lin Tian dengan nada serius.
ARRRRRRR....
Burung api mengangguk dan pergi ke samping Ling Xu'er terlihat jelas dia berdiri seperti penjaga yang melindungi Ling Xu'er.
Lin Tian melihat ke arah para leluhur sekte kuil suci dan pria yang berdiri di samping nya itu, tapi hanya sesaat dia langsung mengubah pandangannya ke Situ Hong dan dua wanita di dekatnya dengan tatapan membunuh.
"Sebelumnya aku tidak membunuh kalian karena menurutku kalian tak pantas bagi pedangku, tapi sekarang...Tidak akan ada yang bisa menyelamatkan kalian" ucap Lin Tian degan nada keras.
Dia terbang dengan cepat ke arah ketiganya untuk membunuh mereka, melihat itu dua penjaga yang berada di dalam kapal langsung menuju Lin Tian untuk mencegah pemuda itu menyerang Situ Hong.
"Nak, kamu berani!" teriak pria dan wanita yang sama-sama di alam dewa tingkat rendah Pucak itu.
__ADS_1
"Semut! minggir!" teriak Lin Tian dengan marah.
"TEKNIK PEDANG MELAHAP!" ucap Lin Tian dengan marah.
Slash .
"Apa? menghindar!" ucap pria itu kepada wanita tersebut, sayang nya keduanya tidak bisa lari dan terkena serangan pedang Lin Tian itu.
Langsung saja tebasan pedang itu dengan cepat membentuk pusaran hitam dan melahap keduanya dengan cepat di bawah mata terkejut semua orang.
"Teknik itu?" leluhur sekte kuil suci dan pria dari kerajaan barat melihat teknik melahap Lin Tian merasa pernah melihat nya, bahkan leluhur dari kerajaan Ling dan Ling Jun juga sama.
Elemen melahap, teknik melahap... jangan jangan dia..." Lin Jing yang melihat teknik melahap itu membuat sleuruh badan nya bergetar.
Di dunia dewa hanya satu orang yang bisa menggunakan teknik melahap seperti itu yaitu ayah nya leluhur beladiri, tapi sekarang di depan nya ada pemuda yang dapat menggunakan hal yang sama dengan ayahnya, air mata jatuh ke pipinya dia mengerti sekarang perasaan yang akrab dia rasakan dari Lin Tian itu.
"adikku..dia adikku!" ucap Lin Jing dengan mata merah, dia senang dia bahagia melihat adik nya yang telah hilang selama dua puluh tahun ini disini dan dia telah menjadi pria yang sangat kuat sekarang.
Swissh...
Sedangkan Lin Tian tidak peduli dengan apanyang di fikirkan oleh orang lain, dia tetap menyerang ke arah Situ Hong dengan cepat tanpa peduli apapun.
"Tidak..tidak jangan datang...!" ucap Situ Hong dengna takut, dia mengeluarkan sebuah manik-manik yang ayah nya berikan kepadanya dulu.
Lalu menghancurkan nya dengan tangan nya, Lin Tian yang sudah dekat juga tidak peduli dengan manik itu dan langsung menebas ke arah leher Situ Hong.
"Mati!".
"Nak, berani sekali kamu membunuh anakku!" ucap teriakan yang keluar dari manik yang di hancurkan oleh Situ Hong.
BOOMM....
serangan Lin Tian terhalang oleh sebuah pelindung energi dari seorang pria yang menggunakan baju emas dan jubah emas di depannya itu.
"Hm?".
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...