Lara Cintaku

Lara Cintaku
Bab 50 Tanya hatimu


__ADS_3

" Apa yang sedang kalian bicarakan?"


Sebuah suara mengagetkan kami, kami menoleh bersamaan dan mendapati sosok yang tak asing bagi kami.


" Pak Zean." Teriak Dita dan terlonjak dari kursinya.


" Kalian tidak sedang membicarakan bapak kan?"Tanya kak Zean lalu menarik kursi di sebelahku yang tadinya di duduki kak Ega.


" Pak Zean ada perlu apa di sini?" Tanyaku basa-basi yang malah mengundang tawa dari teman-temanku.


" Pinter banget ya akting mereka, cocok jadi pemaim film." Oceh Dita.


" Bisa dapet piala oscar mereka Dit." Tambah Arum meledekku.


" Mereka sudah tau." Jelasku kepada kak Zean yang nampak bingung dengan ocehan kedua temanku ini.


" Oh." Jawabnya singkat.


" Hanya oh." Protesku.


" Terus aku harus gimana. Kamu malu kalau mereka tau tentang kita."


" Bukan begitu maksudku. Ah sudahlah malas berdebat dengan kakak."


" Pak Zean, kapan datang?"Tanya kak Ega sopan dan suara kak Ega berhasil membuatku kaget.


" Barusan kak, mau ngasih raportnya si Arum." Jawab kak Zean.


" Oh. Sekalian saja bergabung dengan kami pak Zean."


" Panggil saja Zean kak, kita sedang di luar sekolah ini." Kak Zean keberatan dengan panggilan kak Ega.


" Baiklah. Ndi sekalian pesankan makanan untuk Zean." Perintah kak Ega.


Aku berdiri dan memesan makanan untuk kak Zean tanpa bertanya kepadanya terlebih dahulu, aku sudah sangat hafal makanan kesukaan kak Zean di restoran ini.


Aku kembali ke meja setelah memesan dan menarik kursi dari meja lain karena kursi yang tadi aku duduki sudah di tempati kak Ega.


Tak selang beberapa lama makanan kami datang dan di susul dengan makanan milik kak Zean lalu kami menikmati makanan masing-masing.


" Sepertinya menu yang Indhi pilihkan sesuai dengan selera Zean ya?"


" Uhuk uhuk." Aku tersedak mendengar pertanyaan kak Ega.


" Pelan-pelan makannya."


Ucap kak Ega sambil menepuk punggungku sementara kak Zean yang tadi sudah akan berdiri mengurungkan niatnya dan kembali duduk.


Sementara Arum dan Dita terlihat sedang menahan tawa mereka.


" Arum dan Zean sepertinya dekat ya?" Tanya kak Ega lagi yang membuat kami semua bingung harus bagaimana menanghapinya.


" Iya kak." Jawab Arum.


" Meskipun kalian dekat tidak baik jika memperlihatkannya di depan umum, apalagi sekarang kalian itu guru dan murid, jika terjadi sesuatu dampaknya akan sangat buruk."


" Iya kak." Jawab Arum dengan lemah.


Arum menendang kaki kiriku sebagai tanda protesnya karena telah di jadikan kambing hitam di antara hubunganku dan kak Zean. Aku sedikit heran dengan sikap kak Ega hari ini, dia bukanlah tipe orang yang akan mengurusi kehidupan orang lain, tapi hari ini kak Ega terlihat berbeda, dia bahkan sampai memberi nasihat kepada Arum untuk tidak menunjukkan kedekatannya dengan kak Zean.

__ADS_1


Setelah selesai makan aku dan kak Ega mengantar Dita pulang sementara Arum pulang bersama kak Zean.


" Kapan kalian mulai berhubungan?" Tanya kak Ega setelah hanya ada kami berdua di dalam mobil.


" Maksud kakak?"


" Zean."


Deg, dari mana kak Ega tau tentang hubungan kami. Pantas saja sejak tadi sikapnya sangat berbeda dan nasehat untuk Arum apakah sebenarnya itu tertuju padaku dan kak Zean? Bagaimana jika kak Ega tidak setuju dengan hubungan kami, mengingat kak Ega tidak terlalu menyukai kak Zean semenjak kejadian tidur berjalan waktu itu.


" Dari mana kakak tau?" Tanyaku sambil meremas kedua tanganku.


" Sejak kapan kalian berhubungan?" Tanya kak Ega dengan wajah tidak sukanya, baru kali ini aku melihat ekspresi wajah kak Ega yang seperti ini, dia pasti kecewa padaku kan.


" Setelah tahun baru."


Ciit, kak Ega membanting setir ke kiri, menepikan mobilnya dan menginjak rem secara mendadak sehingga menimbulkan suara gesekan antara ban mobil dan aspal.


" Dan kau merahasiakannya dari kakak?" Kak Ega menatapku dengan mata yang memerah.


" Maaf." Aku menunduk karena tak berani menatap kak Ega.


" Maaf katamu. Kakak bersusah payah untuk selalu melindungimu, bekerja siang dan malam untuk bisa memberikan pendidikan yang terbaik untukmu dan lihat apa yang kamu lakukan sekarang, kamu pikir sekolahmu hanya lelucon, bagaimana jika pihak sekolah tahu kalian berpacaran. Dan apa kata ibu nanti, ibu pasti akan meremehkan kakak karena tidak bisa melindungimu dengan baik."


" Aku berjanji hubungan kami tidak akan mempengaruhi sekolahku kak, kakak lihat sendiri kan aku masih mendapat nilai bagus meski aku berpacaran."


" Bagaiman jika Zean yang melakukannya?"


" Maksud kakak. Kakak meragukan nilaiku, kakak menggap nilaiku hanya hasil manipulasi kak Zean, kakak meremehkan aku sekarang."


" Itu yang akan mereka pikirkan jika mereka tahu kalian mempunyai hubungan." Balas kak Ega.


" Bukan mereka tapi kakak." Jawabku masih tak terima dengan ucapan kak Ega.


" Kakak ingin kami putus?"


" Demi kebaikanmu. Tolong dengarkan kakak kali ini."


" Tapi kak."


" Pikirkan masa depanmu, kakak tunggu keputusanmu besok."


Kak Ega kembali melajukan mobilnya, pandangannya hanya fokus pada jalanan di depannya. Selama perjalanan kak Ega sama sekali tak mengajakku bicara, dia begitu dingin kepadaku sekarang.


Aku segera naik ke kamar setelah sampai di rumah. Karena sudah sore aku memutuskan untuk mandi.


Selesai mandi aku membuka laptopku, mungkin dengan menonton drama perasaanku menjadi lebih baik. Tengah asyik dengan drama Korea tiba-tiba ada panggilan internasional yang masuk, aku tersenyum lalu menerima pangggilan itu.


" Hy anak kecil, apa yang sedang kamu lakukan?" Suara kak Dion begitu nyaring meskipun dia berada di seberang benua sana.


" Aku sudah besar kak. Bagaiaman kabarmu, jahat sekali pergi tak berpamitan denganku."


" Benarkah. Ah iya aku lupa, kamu bahkan sudah memiliki kekasih ya. haha." Goda kak Dion.


" Maaf karena tidak pamit denganmu, aku khawatir kamu akan menangis jika melihatku pergi."


" Bagaimana keadaan di masa depan?" Tanya kak Dion karena di Indonesia lebih cepat 7jam dari Inggris.


" Di masa depan sedang tidak baik-baik saja. Seperti apa rasanya hidup di masa lalu kak?"

__ADS_1


" Dimasa lalu begitu membosankan, aku belum punya teman di sini." Keluh kak Dion.


" Ada apa denganmu, kenapa wajahmu sedih begitu?"Imbuh kak Dion.


" Kak Ega tau tentang aku dan kak Zean."


" Kak Ega marah padamu?"


" Hmm, dia meminta kami untuk putus."


" Lalu apa keputusanmu."


" Entahlah kak, aku bingung."


" Ikuti apa kata hatimu!"


" Aku dapat peringkat satu lagi, kakak tidak ingin memberiku selamat." Aku mengganti topik pembicaraan sebelum perasaanku kembali memburuk.


" Benarkah. Selamat ya, tidak sia-sia aku mengajarimu selama ini."


" Terimakasih kak." Jawabku.


" Bagaiman kabar Zean?"


" Baik. Dia sekarang mengajar di sekolahku kak."


" Serius?" Ucap kak Dion tak percaya.


" Iya, dia bahkan menjadi wali kelasku."


" Oh my God, he's crazy."


" Kenapa memangnya, mengajar juga bukan hal yang buruk kak?" Aku tak terima kak Zean dikatakan gila oleh kak Dion.


" Dia membatalkan beasiswa S2-nya dan memilih mengajar, apa namanya kalau bukan gila?"


" Beasiswa? Apa maksudmu kak?"


" Zean tidak memberitahumu. Ah sial lagi-lagi aku yang membocorkan rahasia Zean kepadamu."


" Jelasin apa maksud kakak?" Aku memaksa kak Dion.


" Baiklah baiklah, maafkan aku Zean."


" Setahuku Zean mendapat beasiswa S2 di salah satu Universitas di California dan seharusnya dia sudah mulai sekolah sekarang."


" Lalu kenapa kak Zean masih berada di sini?"


" Entahlah, mungkin dia tidak ingin jauh darimu."


" Kak sudah dulu ya, besok aku hubungi lagi. Terimaksih untuk informasinya."


Aku memutus sambungan telefon kak Dion dan mencoba untuk menghubungi kak Zean. Jika benar alasan membatalkan kepergiannya adalah karena aku, aku pasti akan merasa sangat bersalah. Bagaimana bisa dia menyembunyikan hal ini dariku.


Bersambung..


hy semuanya, bagaimana kabar kalian hari ini, semoga sehat selalu ya.


Terimaksih untuk terus menemaniku menulis kisah Zean dan Indhi, jangan lupa suka dan tambahkan ke favorit kalian agar aku makin bersemangat menyelesaiakan kisah sedih ini..

__ADS_1


Kritik dan saran kalian sangat aku butuhkan, jadi tinggalkan komentar di bawah ya..


Salam sayang dariku❤❤❤❤


__ADS_2