LELAKI IMPIAN

LELAKI IMPIAN
SIKAP MANIS Dr. RIKO !


__ADS_3

Kebahagiaan yang tidak bisa di artikan adalah kebahagiaan orang yang sedang jatuh cinta, bahkan dia tidak bisa di nasehati.


Dunia terasa milik mereka dua insan yang sedang berbunga bunga hatinya, bahagia lupa makan, terluka pun tidak mau makan.


Rasa Nandin pada Dokter Riko tumbuh sendirinya karena perhatian yang diberikan Dokter Riko tidak berhenti dan menyentuh hati Nandin, apalagi pemilik senyuman manis itu selalu membuat tindakan manis yang membuat Nandin kecanduan melihat senyum dan menerima perlakuan nya.



"Sus Dokter Riko ada," Tanya Nandin pada suster yang berjaga di depan ruangan Dokter Riko.


"Ada mba, dia baru selesai praktik ada yang bisa saya bantu," Jawab suster itu.


"Oh begitu, tidak sus saya akan menemuinya jika dia tidak sibuk terimakasih ya," Ucap Nandin santun.


Tok tok tok Nandin mengetuk ruangan Dokter Riko.


"Masuk," Jawab seorang laki laki dari dalam ruangan nya.


Nandin pun langsung membuka gagang pintu dan mendapati lelaki yang baru saja resmi jadi pacar nya kemarin sedang duduk di atas kursi kerja nya masih mengenakan Jas putih yang tidak lain seragam Dokter nya.


"Assalamualaikum," Ucap Nandin lalu melangkahkan kaki ke dalam.


"Walaikumsalam eh sayang," Jawab dokter Riko yang suara nya terdengar sangat bahagia mendapati kekasih nya datang.


"Mas tadi aku ngabarin mas tapi HP mas tidak aktip," Ucap Nandin.


"Iya sayang maaf tadi aku ada oprasi lupa mengabari mu," Jawab Dokter Riko.


"oh iya nggak apa-apa tadi aku hanya mengabari aku ingin membuatkan Mas makanan," Jawab Nandin.


Lalu nandin menyodorkan dua tempat makan yang dibawanya untuk Dokter Riko.


Dokter Riko tampak tersenyum simpul sangat manis saat mendapati tindakan manis dari kekasihnya.


Nandin pun malu-malu saat dokter Riko tersenyum.


"Wah sayang kebetulan aku juga belum makan baru istirahat," jawab Dokter Riko.


"Ya sudah syukurlah kalau begitu tapi aku hanya masak seadanya," Jawaban Nandin.


Lalu dokter Riko membuka makanan yang dibawa Nandin lalu mendapati sayur sop, tahu goreng, tempe goreng dan juga nasi.

__ADS_1


"Wah sayang kamu sampai repot-repot menyiapkan ini untuk aku," Ucap Dokter Riko.


"Tidak repot kok Mas ini sekalian juga menu makan siangku di rumah dengan Tama," jawaban Nandin.


"lalu setelah ini kamu mau kemana," Tanya Dokter Riko.


"tidak ada acara si Mas aku memang sengaja kesini untuk menemuimu dan sekaligus mengantar makan," Jawaban Nandin.


"ya sudah kalau begitu kamu temani saja aku makan oke sayang," Lanjut dokter Riko.


Nandin hanya mengangguk dan tersenyum, hatinya sangat bahagia saat mendapati kekasihnya makan dengan lahap masakannya.


Nandinn tidak berkedip menatap dokter Riko yang fokus terhadap makanannya,


"sayang Sungguh aku sangat bahagia sudah lama aku tidak makan makanan rumahan saat makan siang," Ucap dokter Riko saat menyelesaikan makanan ny.


"memang mas tidak bakal dari rumah," Jawab Nandin.


"tidak kan kalau disimpan jadi tidak enak kan nanti makanannya dingin," kata Dokter Riko.


"jadi apa aku harus memasakan untukmu setiap hari?," Goda Nandin.


"Hemmm kalau begitu boleh haruskah aku menikahimu besok," Jawab Dokter Riko.


"Sayang aku masih ada jam praktek kamu bisa tidak menungguku agar kita bisa pulang bareng," Lanjut Dokter Riko.


"hem bisa tidak ya?," Nandin mengucap dengan manja.


Dokter Riko pun tidak tahan untuk menggodanya hingga pipi dan hidung Nandin jadi sasaran cubitan nya.


"Haruskah kita pacaran di sini sayang?," Dokter Riko mendekatkan wajah nya pada Nandin.


Nandin salah tingkah bukan kepalang,


tiba-tiba suara ketukan mengganggu mereka, Dokter Riko langsung berdiri menyadari akan ada yang masuk ke ruangan nya.


"Ya masuk jawab," Dokter Riko.


Orang yang mengetuk ruangan dokter Riko ternyata seorang Suster yang tadi berjaga di depan ruangannya.


"Dok ada pasien," Ucap Suster itu.

__ADS_1


"oh iya tunggu sebentar ya sebentar lagi saya ke sana," Jawab Dokter Riko.


Setelah pertanyaannya dijawab Suster itu pun kemudian keluar.


"Sayang sepertinya sedang ada yang membutuhkan superhero, aku akan kembali ke rutinitas pekerjaanku dulu sebentar kamu duduk dulu di sini ya aku akan segera kembali," Ujar Dokter Riko.


"Okay aku akan menunggumu disini," Jawab Nandin


Dokter Riko mengambil alat alat medis nya untuk menemui pasien di ruang periksa tidak lupa dia mengecup kening kekasih nya itu.


Menyadari perlakuan manis dari kekasihnya nandin hanya tersenyum geli, sembari menatap punggung Dokter ia hanya tersenyum dan menahan rasa bahagia nya yang membuncah.


Rupanya rasa jenuh membuat nandin kelelahan dan juga mengantuk, dia tertidur di sofa ruangan Dokter Riko.


Saat dokter Riko memasuki ruangannya setelah menyelesaikan tanggung jawab pekerjaannya, iya menyadari bahwa kekasihnya sedang tertidur, ditatapnya wajah perempuan yang berhasil menarik perhatian nya itu, sungguh menenangkan dan amat sedap dipandang.


Baru saja dokter Riko menanggalkan jasnya Nandin terbangun.


"Loh Mas kok gak bangunin aku?,"Ucap Nandin.


"Aku tidak tega membangunkanmu lagian aku juga baru masuk sayang," Jawab dokter Riko.


"Hem kasihan kekasih ku jenuh ya maaf ya sayang tadi agak lama, pasien nya masih banyak soalnya," Lanjut dokter Riko lalu duduk berjongkok di depan sofa menatap wajah kekasih nya yang tampak kelelahan.



Nandin lalu tersenyum dan memegang pipi kekasihnya itu. Menyadari kekasih nya yang sepertinya kecapean setelah menangani pasien.


"Ya sudah jadi mau tidur dulu atau mau pulang sekarang," Tanya Dokter Riko.


"pulang saja kasian Tama menunggu di rumah," Jawab Nandin.


Lalu mereka keluar dari ruangan itu, melewati suster-suster yang berjaga di depan ruangan dokter Riko, tatapan mereka tidak luput melihat dokter Riko yang memegang tangan Nandin tanpa melepaskannya atau tanpa rasa malu.


Memiliki kekasih seperti dokter Riko rupanya menambah kepercayaan diri Nandini, sekaligus menambah rasa wanti-wanti nya karena hampir setiap suster menatap dokter Riko. Ditambah dokter Riko selalu ramah pada semua orang membuat nandin berpikir aneh aneh.


Rupanya nandin memang kelelahan karena di perjalanan pulang pun dia tertidur lagi di dalam mobil doykter Riko.


Dokter Riko membiarkan nya karena menyadari kekasih nya yang imun tubuh nya memang gampang lelah dan mudah drop apabila kecapean.


Di balik parasnya yang tampan sikapnya yang ramah dia juga sangat peduli kepada pasangannya, Sungguh lelaki idaman siapapun dibalik Visual nya yang luar biasa ini. Sejauh ini pun Nandin belum menemui kekurangan terhadap Dokter Riko.

__ADS_1


Setelah sampai di depan rumah Nandin Dokter Riko tidak membangunkan Nandin, dia masih ingin menikmati pemandangan yang membuat hati nya tenang bila melihat nya.


Kasmaran adalah perasaan bahagia yang di rasakan dua insan tanpa pengecualian.


__ADS_2