
sepulang dari acara kawan,larut malam aku memilih cepat pulang bersama temanku AMRIH.dalam perjalanan kita terus bercanda tawa diatas sepedah kita.AMRIH dengan sepedah merahnya dan aku sepedah hitam andalanku.
sampai didepan rumah.sepedah kami parkir tepat disamping gerbang putih sebelah tempat biasa menjemur pakaian.
tanpa kita sadari sudah ada motor warna merah terparkir didepan sepedahku dan tanpa aku hiraukan karna mugkin itu punya tetangga rumah,pikirku dalam hati.
aku masuk bersamaan dengan AMRIH yang berjalan didepanku.
tanpa aku sadari sudah ada sepasang mata yang dari tadi memperhatikan aku dari arah belakang gerbang putih itu.
langkahku langsung berhenti seketika kala pemilik sepasang mata itu memanggil namaku dengan raut wajah bahagianya.
"""KIRANA............!!!
aku yang masih ragu dan gugup lebih memilih menyahutnya dari arah kejauhan.
karna malu dengan AMRIH aku memilih meladeni sepasang mata itu berharap untuk mengusirnya.karna aku tak mau nenek AMRIH marah karna ada lelaki datang Ke asrama.
oh ya.......nenek amrih adalah pemilik asrama putri ini.dan disini juga ada KARTIKA teman sekelasku dia berada tepat deman kamarku.
lanjut kepada sepasang mata itu.
dengan banggaku berjalan menghampiri sepasang mata indah itu.
aku sedikit jual mahal dan pura pura ta melihat wajahnya saat bertanya padanya.karna itu memang sifatku yang ta bisa ramah dengan lelaki baru.
"eh maaf anda siapa ya,????"
kataku dengan sinis dan judes.
dia hanyak senyum senyum memandangi aku.
hey kamu siapa????"tanyaku lagi dengan nada marah"
kenalkan aku SES tetangganya andrik.
"dia menyalamiku dengan menyodorkan tangannya""
dan tanpa membalas tangannya aku menjawab.
oh ok.
ada urusan apa kamu malam malam begini datang kesini????
"tanyaku tanpa melirik nya"
eeee
__ADS_1
eee
sebenarnya....
sebenarnya aku datang untuk mengenalmu.
karna ketika aku tau dirimu dari ANDRIK. tak sengaja aku melihat buku majalah sekolah ANDRIK dan dibuku itu ada kamu.
aku tak mengerti setelah melihat gambarmu aku jadi penasaran dan ingin langsung menemuimu."panjang lebar dia menceritakan niatnya kenapa datang""
dan aku diam heran mendengar dia cerita tanpa henti.
oooo trus mau kamu apa???
"tanyaku lagi "
aku datang kesini untuk meminta nomor telfonmu.apakah boleh????
"dia berharap dengan mata berkaca"
kenapa kamu tak memintanya langsung ke ANDRIK??
kan kamu tak perlu repot repot jauh datang kesini untuk memintanya padaku.
tanyaku dengan wajah datar.
aku bisa memintanya kepada andrik kalau aku mau.
karna aku lebih ingin mengenalmu.
"jawabnya dengan nada serius"
ooo jadi itu alasanmu.
ya Kirana...apakah aku boleh mengenalmu lebih jauh???
"tanyanya lagi"
kita lihat saja nanti.
aku menjawabnya dengan cepat.
ok,,sekarang kamu pergi ya karna aku mau membersihkan diri dan tidur.
"ucapku mengusir secara halus"
kalo dengan lelaki baru memang aku judes dan bersikap jual mahakarna aku ta suka bicara atau bertemn dengan lelaki yg menurutku ngawuran atau lelaki bukan pilihan.
__ADS_1
aku memang memilih milih untuk berteman dengan lelaki.
dia pergi dengan wajah berseri dan bersemangat.
keesokan harinya aku kesekolah dengan nafas terengah engah karna jam sudah menunjukan pukul 7.30
kita mengayuh sepedah dengan begitu cepat sampai sampai Amrih mau menabrak pak Lis satpam sekolah kita haaa.
auuuuu Amrih berteriak untuk menyuruh pak Lis pergi..
praaaak"""sepedah amrih tergulig menabrak sepedah yang lainnya.
tanpa membantunya aku langsung tertawa kegirangan.
bukan menyumpahnya,,tapi memang lucu sichhh melihat Amrih jatuh terguling.
haaaa
Kirana,,,kamu jahat..""Amrih memandangiku dengan wajah kesal"""
didepan kita sudah ada Siti Asiah dan Indra
hai kenapa kalian????
"mereka bertanya keheranan"
dan aku masih dengan ekspresi gilaku haaaaaaa...
ini Kirana."amrih menjawab"
bukannya menolongku malah mentertawakan aku.
sontak ketiga temanku itu tertawa dengan wajah menahan lucunya...
kami berlima pun pergi cepat cepat menuju kelas.
dikelas itu sudah ada Andrik yang menungguku untuk menanyaiku .
pagi Kirana......
ya pagi Drik.Jawabku.
semalam SES datang ke asrama ya...
tanpa menunggu jawabanku dia terus berkata maaf ya dia memaksa untuk jumpa denganmu. "dengan penyesalan dia berkata padaku""
oo gga papa kok."jawabku santai"
__ADS_1
hati itu kami semua dengan tertib mengikuti pelajaran biologi pak HARJONO.
karna memang itu guru faforitku dan teman teman.