Love My Stepbrother.

Love My Stepbrother.
Chap 31


__ADS_3

Biru masih berpikir siapa orang yang tidak suka kepadanya. Selama menjalankan bisnis cakenya selalu lancar dan aman. Dia juga tidak pernah berbuat jahat pada orang yang mempunyai bisnis sama dengannya. Melihat para karyawannya kelelahan, Biru pun menyuruh mereka semua untuk cepat menutup kedai, jelas hal itu membuat para pekerja di sana merasa senang.


Di sisi lain, Senja dkk tengah berada di sebuah cafe. Memantau Laura dan Daniel yang sedang makan malam bersama, pantas saja saat dirumah wanita ular tersebut berkata bahwa dirinya sudah kenyang kepada Pak Arya. Karena meja Senja dan Laura tak terlalu jauh, maka apapun perbincangan Mama tirinya terdengar. Daniel bertanya mengapa sang kekasih memintanya untuk bertemuan dimalam hari? Padahal Laura sendiri yang mengatakan jika dia tidak bisa pergi jalan, takut suaminya curiga. Hanya waktu siang saja yang membuatnya bebas.


“Kamu kan tahu sendiri, kita cuman bisa keluar berdua di siang hari aja. Lagipula kapan aku chat kamu buat ketemuan,” ucap Laura.


“Ini,” jawab Daniel sembari menunjukkan ponselnya. Terlihat pesan dari Laura meminta dirinya untuk bertemu. Senja tersenyum melihat Mama tirinya yang kebingungan, tidak lupa juga dia memotret pasangan itu untuk dijadikan bukti kepada sang Papa. Kini dalam ponsel Senja sudah ada banyak poto Mamanya bersama Daniel namun dia masih belum memberitahu Pak Arya.


“Cabut yuk,” ajak Senja. Dia lelah memperhatikan Laura dengan kekasihnya. Setelah mereka pergi, tidak lupa dengan ide jahilnya, Senja memesan beberapa minuman kaleng untuk dirinya bawa ke basecamp dan menunjuk meja Laura kepada pelayan agar wanita itu yang membayar semua makanannya.


Diperjalanan menuju basecamp, Aldo yang memang sudah menunggu langsung menghadang. Cowok itu benar-benar benci sekali pada geng motor yang dipimpin gadis cantik tersebut. Lagi-lagi Aldo menantang Senja untuk beradu tinju di ring langsung. “Otak lu dimana hah! Ya kali cewek lawan cowok,” seru Bintang kesal.


“Gue nggak akan melawan dia! Karena udah ada orang yang akan menggantikannya,” jawab Aldo tersenyum. Senja mengernyit, berpikir siapa orang yang menerima tantangan dari Aldo tersebut. Tidak mungkin Biru, sebab mereka semua juga tahu siapa Om Senja itu. Jelas Aldo tidak akan mau jika harus melawan Biru.


Karena tidak mau ambil pusing Senja pun meminta teman-temannya untuk melanjutkan perjalannya. Sesampainya di basecamp, anak cowok lain terlihat sedang bersenang-senang, bernyanyi bersama. Suasana malam hari sangat membuat anak-anak yang berada di sana merasa bebas. Apalagi kebanyakan anggota Senja tidak bersekolah. Setiap pagi sampai sore mereka akan pergi bekerja dan malamnya berkumpul bersama. Ketika mereka semua kumpul maka rasa lelahnya akan hilang.


Senja sendiri merasa kagum akan teman-temannya, dia tidak pernah membandingkan-bandingkan saat memilih teman. Oleh sebab itu banyak sekali para remaja yang suka kepadanya. Di saat yang lain asik, dia malah memikirkan perkataan Aldo. Dirinya sangat penasaran siapa orang yang menerima tantangan itu.

__ADS_1


“Eh Sen, kita semua diundang sama Cantika buat datang ke ulang tahunnya besok malam,” ucap Bintang.


“Bukannya besok kita ada rencana buat ngerjain Laura?” jawab Senja.


“Datang aja dulu bentar, abis itu baru deh.”


“Ya udah deh. Eh tapi...., tema pestanya kayak gimana? Gue bingung mau pake baju apa nanti,” ujarnya.


“Kayaknya biasa deh, paling pakai dress kalo cewek.”


~


~


~


Nuansa rumah itu terlihat begitu megah, bahkan pagarnya saja menjulang sangat tinggi. Bima, Leo juga Daffa juga terkejut saat tahu jika Cantika adalah anak orang kaya. Selama ini teman-teman disekolah menilai Cantika adalah orang yang kurang mampu terlihat dari cara gadis itu berpenampilan. Kue ulang tahun berwarna putih dengan dihiasi beberapa buah-buahan siap untuk si gadis kacamata potong. Pertama, Cantika memberikan kue itu pada kedua orangtuanya serta kakak laki-lakinya. Lalu berlanjut ke Bintang, Senja serta teman-teman sekelas.

__ADS_1


Dirumah Pak Arya, Laura sedang bersembunyi dibalik selimut. Dia mengingat-ingat kejadian saat memarahi nenek-nenek di pinggir jalan.


#FLASHBACK


Laura yang baru saja keluar dari salah satu toko dikejutkan dengan adanya seorang nenek. Wanita tua berambut putih serta memakai tongkat itu tak lain adalah Bima. Senja benar-benar membuat sahabat cowoknya berubah drastis. Tidak lupa sebelum Bima pergi menjalani aksinya, Daffa memotretnya terlebih dahulu untuk dia posting.


Kesal dengan si nenek yang tidak mau pergi, Laura pun memakinya dengan perkataan kasar. Dia tidak peduli akan tatapan dari beberapa orang yang berada di sana. Dirinya bahkan tidak segan mendorong Bima sampai terjatuh ke tanah. Sedangkan Senja dari jarak sedikit jauh malah tertawa melihat sahabatnya didorong oleh Laura. Bima sendiri ingin membalas balik, dia menahan kekesalannya demi rencana mereka.


“Kamu wanita jahat! Jelek! Tidak punya rasa hormat,” ucap Bima sembari terus berakting layaknya seorang nenek-nenek yang teraniaya.


“Bodo amat mau lu bilang apa ke gue, sana-sana minggir!”


“Kamu pasti akan mendapatkan kesialan terus menerus.”


“Bla...bla...bla,” ledek Laura. Dia tidak menghiraukan nenek didepannya lagi. Sebelum pergi dia melemparkan kaleng minuman pada wanita tua itu, sikapnya begitu kasar sampai membuat Senja menggeleng tidak habis pikir. Sifat aslinya semakin terlihat, dia tak sabar memberitahu semuanya kepada sang Papa.


Setelah memasuki mobil, kaca spionnya tiba-tiba saja tersenggol oleh sepeda motor. Hal itu membuat dia bertambah kesal, mobil baru pembelian sang suami harus rusak. Laura berdecak, menendang kaleng yang kebetulan ada di sisinya. Entah kebetulan atau tidak, kaleng tersebut mengenai orang gila.

__ADS_1


Bima telah kembali pada temannya begitu juga dengan Leo. Ternyata motor yang sengaja merusak spion Laura itu adalah ulahnya. Mereka tos bersama, tertawa dan siap dengan rencana lainnya. Senja akan membuat Laura sial, seolah-olah perkataan si nenek menjadi kenyataan. Sesampainya dirumah, Pak Arya heran dengan penampilan istrinya yang acak-acakan, yang awalnya cantik kini berubah seperti orang gila. Rambut berantakan dan baju yang sobek, itu semua karena ulah orang gila yang tak sengaja terkena kaleng minuman. Hal tersebutlah membuat Laura ketakutan dan bersembunyi dibalik selimut.


#OFF


__ADS_2