Mafia Vs Gadis Bercadar

Mafia Vs Gadis Bercadar
Aku akan menjemputmu Zivanna


__ADS_3

Darren terbangun lebih awal, ia lalu buru-buru tubuhnya di dalam toilet. Setelah selesai, ia lalu berjalan ke ruang ganti untuk memakai setelan jasnya. Darren kembali tersenyum saat mengingat kembali kebersamaannya bersama Ziva di ruangan itu.


“Aku akan menjemputmu Zivanna”ucap Darren sambil tersenyum.


Ia lalu berjalan menuju meja rias yang biasa Ziva gunakan untuk melihat dirinya di pantulan cermin.


“Kau bahkan jarang merias wajahmu. Tapi tetap saja kau terlihat cantik Zivanna, aku bahkan sudah tidak sabar melihat wajah cantikmu itu, lalu memelukmu dengan erat hingga kau tidak bisa lagi lari dariku”ucap Darren lalu iapun merapikan rambutnya.


Tak sengaja matanya tertuju pada nakas yang sudah di penuhi tumpukan buku tentang agama yang sempat ia pelajari tapi belum juga ia amalkan.


Darren kembali tersenyum melihat buku tersebut. Ia lalu meninggalkan kamarnya, karena akan menemui ibunya.


Tok


Tok


Tok


Ceklek


Nyonya Ratu membuka pintu kamarnya diselingi dengan senyuman ciri khasnya.


“Ayo masuk sayang” ucap nyonya Ratu yang masih saja menggunakan mukenahnya.

__ADS_1


Darren langsung memeluk ibunya. Nyonya Ratu kembali tersenyum.


Tumben…ada apa dengan putraku, tidak biasnya dia bersikap seperti ini. Batin nyonya Ratu


“Aku menyanyangimu ma, tetap sehat…maafkan aku yang selalu membuatmu khawatir. Tolong doakan aku, agar bisa selamat dan membawa istriku pulang ke rumah ini”ucap Darren di pelukan ibunya.


“Doa mama selalu menyertaimu sayang, mama sangat menyayangimu”ucap nyonya Ratu.


Darren lalu menuntun ibunya untuk duduk di sofa. Setelah itu, dua orang pelayan membawa wadah plastik berisi air. Darren kemudian menyuruh mereka menyimpan di tempat yang ia perintahkan.


Lalu iapun berjongkok di hadapan ibunya. Dengan hati-hati Darren membersihkan kaki ibunya. Sementara nyonya Ratu hanya diam melihat tingkah putranya, seiring dengan matanya yang ikut berkaca-kaca melihat putranya sedang membersihkan kakinya. Darren melakukannya dengan penuh kasih sayang, bahkan kembali melap kaki ibunya. Setelah selesai, iapun menatap ibunya yang juga ikut menatapnya.


“Maafkan aku ma, aku sudah banyak dosa kepada mama, bahkan selalu menyusahkanmu ma”ucap Darren dengan mata berkaca-kaca di selingi dengan senyuman hangat.


“Sayang..mama selalu memaafkan mu, mama selalu mendoakanmu agar tetap selamat dunia akhirat, berdirilah. Kau putra terhebat ku, mama sangat menyanyangimu nak. Jagalah dirimu, jangan lupa segera bawa istrimu pulang ke rumah ini” ucap nyonya Ratu sambil tersenyum.


Aku akan menjemputmu Zivanna. Batin Darren.


Setelah meminta maaf kepada ibunya, Darren lalu berpamitan kepada ibunya dan meminta di doakan agar selalu diberikan kesehatan dan lindungan Tuhan. Tangis dan haru memenuhi rumah itu. Kemudian Darren pun akhirnya meninggalkan rumahnya bersama kedua orang kepercayaannya menuju Negara dimana istrinya berada.


Sementara di tempat lain….


Zayn bersama Sarah melakukan pertemuan di sebuah restoran untuk membicarakan rencana mereka berdua untuk mendapatkan mangsa mereka masing-masing.

__ADS_1


“Bagaimana bisa orangmu di tangkap anak buah Darren. Kau tahu rencana kita untuk mengadu domba Darren dengan ayah Ziva hampir saja berjalan mulus. Tapi kau malah mempekerjakan orang bodoh seperti itu. Pokoknya aku harus mendapatkan Darren dengan cara apapun” ucap Sarah.


“Kau tahu sendiri Darren bukan tandinganku, kalau sampai dia tahu semua ini ulahku maka nyawa dan perusahaanku yang menjadi taruhanannya. Dan semua anak buah Darren seorang mafia terutama si gadis perawan tua itu yang hampir saja membunuhku. Dan kau tahu sendiri Abiku bersahabat dengan Tuan Alvin, dan mereka begitu akrab layaknya saudara. Aku tidak bisa menghiananit mereka, apalagi sampai membuat persahabatan mereka hancur gara-gara ulahku. Untungnya orang yang aku sewa cepat di lenyapkan oleh Milan kalau tidak bisa-bisa dia angkat bicara dan membuat nyawaku terancam”ucap Zayn dengan suara berbisik.


“Jadi kau tidak ingin bekerja sama denganku. Apa kau ingin melihatku mati”ucap Sarah yang berpura-pura mengancam.


“Jangan berkata seperti itu, kalau urusan wanita aku akan maju ke depan. Aku pun menginginkan Ziva kembali menjadi istriku. Ternyata aku sudah tahu kebenarannya, bahwa Zivanna Damanik gadis yang sangat cantik bagaikan seorang bidadari. Ternyata Abi dan Umi tidak salah memilih calon istri untukku. Dan kau tahu, bodohnya diriku sampai-sampai tidak membuka pesan yang dikirimkan umi, yang jelas-jelas wajah Ziva terpampang dengan cantik di foto itu”ucap Zayn geleng-geleng dengan sedikit senyuman.


“Bagus jika seperti itu. Apa kau sudah menemui kembali tuan Alvin?”ucap Sarah dengan penuh selidik.


“Abi yang melakukannya, kau tahu mereka melakukan perjodohan bersama. Jadi tenanglah, Ziva akan jadi milikku. Walaupun dia sudah bekas Darren, tapi tidak masalah bagiku , karena dia seorang bidadari cantik” ucap Zayn senyum-senyum yang kembali membayangkan wajah Ziva di ponselnya.


“Aku percaya kepadamu Zayn. Tapi kau harus menyingkirkan 2 anak buah Darren. Pertama kau harus singkirkan gadis murahan itu, yang sudah berani menghukumku dengan cambukan dan menghentikanku menemui Darren di kantornya. Kau hanya perlu memberinya pelajaran terlebih dahulu kepada gadis murahan itu”ucap Sarah tersenyum sinis.


“Pelajaran apa yang harus aku berikan kepada gadis perawan tua itu” ucap Zayn yang tersenyum mengerikan.


“Lecehkan dia, kalau perlu suruh seluruh anak buahmu melecehkannya hingga mati mengenaskan. Setelah itu, kau kembali menghabisi Jones yang selalu berada di samping Darren”ucap Sarah tersenyum sinis.


“Wow sepupuku menjadi kejam, hanya karena Darren Alexander, kau menjadi berubah drastis. Kau tahu gadis Perawan tua itu bukanlah seleraku. Masa jeruk makan jeruk, aku lebih suka gadis muda dan bening-bening. Biar anak buahku yang melakukannya..ha ha ha ha”ucap Zayn yang tertawa puas. Begitu halnya Sarah yang ikut tertawa.


Kini Darren sudah berada di dalam pesawat jet pribadi nya. Ia hanya duduk diam sambil menopang dagunya. Milan beserta jones hanya saling lirik ke arah tuannya.


"Ehemm"Jones mulai bersikap berbasa-basi. " Eeh tuan, janganlah terlalu cemas. Sebentar lagi kita akan sampai ke negara tujuan kita. Lebih baik anda istirahat saja dulu" ucap Jones.

__ADS_1


Darren hanya menatapnya dengan tatapan tajam. Yang menandakan bahwa ia tidak ingin diganggu, apa lagi diajak bicara hanya tentang perihal dirinya.


"Aku akan meminta maaf kepada istriku, semoga dia memaafkan ku. Aku benar-benar menyesali perbuatan ku. Ternyata aku tidak bisa hidup tanpanya" gumam Darren dengan pikirannya yang masih saja tertuju kepada istri nya.


__ADS_2