Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 22 Mie Instant


__ADS_3

" Nih uang buat bayar kontrakan , listrik , air sisanya buat belanja ! " . Agus melemparkan begitu saja uangnya di atas kasur .


Firma mengambilnya dengan hati yang nelangsa . " 800 ratus ribu mas ? " .


" Iya memang segitu , cukup kan buat belanja ? " .


Firma menggelengkan kepalanya .


" kita gak punya beras mas , gas , bumbu dan bahan lainnya juga sudah waktunya belanja " .


" Ya udah cuma ada segitu uangnya , ya hemat lah jangan boros ! " .


Firma menyimpan uangnya di tempat biasa dia gunakan menyimpan uang belanja .


Dari ruang tamu terdengar suara Agus sedang menerima telepon dari seseorang .


" Kapan ? Siang nanti? , OK kesini aja sekalian makan siang , pokoknya beres nanti di siapin " . Kemudian Agus menutup teleponnya .


" Dek , nanti temen - temenku ada yang maen ke sini , jangan lupa masak yang banyak " .


" Tapi mas uangnya ? " .


" Ya pake itu dulu lah , masak udang asam manis sama rawon kayak biasanya yang enak jangan lupa juga lengkap tempe goreng sama telur asinnya " .


Firma hanya menganggukkan kepalanya saja , dia bingung bagaimana mengatur keuangan untuk bulan ini .Dia melamun sampai tidak terasa sudah sampai di tempat dia biasa berbelanja ujung jalan .


" Mbak Firma mau belanja apa mbak ? " . Tanya penjual toko kelontong .


" Beras 5 kilo ya bu " .


" Tumben mbak biasanya yg 10 kilo "


" Iya bu yang di rumah masih ada takut ada kutunya kalau kelamaan , akhir - akhir ini saya sering beli daripada masak sendiri " . Bohong Firma padahal dia tidak memasak karena memang tidak punya bahan untuk dimasak karena uang jatah belanja sudah habis jauh sebelum tanggalnya .


" Pasti capek ya mbak hamil besar gini ? , dulu ibu waktu hamil juga sama mbak malah jarang masak dari awal kehamilan " .


Firma menganggukkan kepalanya .


" Apa lagi mbak ? " .


" Gas , bumbu dapur , ini dagingnya berapa bu ? " .


" kalau yang seperempat itu 23 ribu mbak , lagi mahal memang " .


" Saya beli setengah kilo ya bu " .


" Masak banyak ni mbak ? " .


" Ada temen - temen mas Agus bu nau maen ke rumah " . Jawab Firma sambil tersenyum .

__ADS_1


" Apa lagi mbak ? " .


" Itu bu tempe 2 kotak , telur asinnya 10 ya bu " .


" iya mbak , apa lagi ? " .


" Cabe , tauge , kerupuk udang setengah kilo , udangnya sekilo , dagingnya ditambah seperempat lagi ya bu takut kurang " .


" Apalagi mbak ? " .


" Sudah bu tolong di hitung "


" 338 ribu mbak " .


Firma menghela nafas kasar mengetahui jumlah belanjaannya , bagaimana tidak doa hanya menerima 800 ribu dari Agus , sekarang uangnya hanya tersisa 462 ribu untuk sampai satu bulan mendatang .


Sesampainya di rumah Firma segera membersihkan bahan - bahan yang akan di masaknya dan lanjut mengolahnya .


" Dek , di lemari es kok gak ada buah - buahan sih ? " .


" Kita kan sudah lama gak pernah beli buah mas ,, '' .


" Ya beli lah dek masa ada tamu cuma di suguhi makan doang gak ada buah - buahnya ? " . Agus makin menjadi saja dia tidak sadar diri berapa banyak dia memberi uang belanja pada Firma .


Firma melanjutkan aktifitas memasak nya sedangkan Agus sibuk dengan layar ponselnya yang habis jatuh di kamar mandi tadi .


hampir dua jam Firma berkutat di dalam dapur itupun baru menyelesaikan memasaknya belum mencuci wadah bekas digunakannya memasak .


Jam setengah 5 dia sudah bangun sholat subuh , nyuci baju , bersih - bersih rumah , belum sempat dia beristirahat sudah lanjut belanja dan memasak .


Hari ini hari libur tapi dia merasa tidak ada bedanya dengan hari saat suaminya aktif kerja . Firma belum resign dari kerjaannya , dia berencana bulan depan saja di saat usia kehamilannya masuk di minggu ke 30 .


" Dek .. buahnya sudah beli ? " .


" Belum mas , mas saja ya yang beli ? " .


" Males panas gini kamu aja lha dek yang beli " .


" Aku belum selesai mas , mas bisa beli sebentar naik motor " .


" Ya udah mana uangnya ? "


Firma mengeluarkan se lembar uang 50 ribu . " Kurang lah dek , tau sendiri buah harganya mahal " . Firma mengeluarkan lagi satu lembar uang 50 ribu .


" Yaa Allah .. belanja habis segitu di tambah beli buah juga , gimana bisa cukup untuk beli lauk dan sayur sebulan " . Firma mengelus dadanya sendiri sembari beristighfar .


Di rumah kontrakan Agus dan Firma sangat ramai di datangi teman - teman Agus , ada 5 orang yang datang bertamu .


" Dek .. dek .. kamu lagi apa ? " . Agus menghampiri Firma di dalam kamarnya .

__ADS_1


Firma yang baru saja merebahkan badannya pun mau tak mau harus segera bangun .


" Ada apa mas ? " .


" Buatin kopi sama es juga ya ? panas - panas gini kalau gak ada es rasanya makin gerah " .


" Iya mas " .


Meskipun capek lelah tapi Firma tetap membuatkan kopi dan es untuk suami serta teman - temannya .


°°°°°°°


Lima hari setelah kedatangan teman - teman Agus siang itu , Firma semakin menjadi pendiam . Uang yang dia pegang hanya bersisa satu lembar pecahan seratus ribu . Dia bingung uang itu harus dibelanjakan apa untuk hari berikutnya sedangkan gajian masih 3 minggu lagi .


Dia keluar rumah dan berjalan ke arah toko kelontong tidak jauh dari tempat dia tinggalnya . Sesampainya di sana , " Mbak Firma jangan kebanyakan melamun terus gak baik apalagi sedang hamil " . Tegur ibu pemilik toko yang memperhatikan Firma sejak tadi .


" Iya bu .. saya bukan melamun cuma merasa capek aja " .


" Mbak Firma butuh teman ngobrol ? " .


" Saya mau beli mie instant satu kardus bu , saya kan jarang masak , kasihan suami saya kalau pulang malam kadang suka di bikinin makanan , seringnya juga minta di masakin mie instant " .


" Owalah gitu tho .. mau yang goreng apa yang kuah mbak biar nanti dianterin sama anak saya " .


" Campur boleh bu ? " .


" Boleh aja kebetulan ada yang biasanya juga minta di campur belinya " .


" Matur nuwun bu " .


" Goreng 20 biji , kuah 20 biji gitu mbak ? " .


" Ngge bu , jadinya berapa ? " .


" 70 ribu aja mbak " .


" Kok cuma 70 ribu bu ? " .


" Itu yang kuah 3 bulan lagi sudah mau abis mbak tanggalnya jadi di jual murah aja " .


" Matur nuwun ngge bu , mudah - mudahan tokonya semakin lancar " .


" Aamiin makasih mbak , oya mbak sayur ibu ada yang hampir layu sawi sama kangkung masing - masing tinggal 2 mbak Firma mau ? kalau mau ambil aja mbak , biasanya ibu buang kalau gak ada yang mau " .


" Alhamdulillah mau bu .. " .


" Ya sudah biar nanti sekalian di anterin anak saya ya , sekarang dia masih di masjid ikut sholat jamaah belum pulang" .


" Kalau gitu saya pulang dulu bu makasih banyak bu " .

__ADS_1


" Iya neng ati - ati abis hujan licin jalannya " .


Firma sangat bersyukur jauh dari kedua orang tua dan saudara ternyata masih banyak orang - orang baik pada dirinya , bahkan suami nya saja tidak peduli dengan dirinya .


__ADS_2