Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 52 Rina datang


__ADS_3

Lusi keluar kamar dengan sorot mata meneliti saat Firma dan Rina mengobrol .


" Mbak ngobrol di dalam yuk ! " . Rina menarik tangan ku masuk dalam kamar ku kemudian menutup pintunya .


" Sebel banget deh dari dulu aku gak suka sama dia " . Rina menggerutu .


Firma tidak tahu ada masalah apa antara Lusi dan adik ipar nya Rina .


" Ibu pernah cerita kalau Lusi tuh nyari kerja , sebetul nya aku gak tega tapi aku kesel banget sama dia " .


" Memang nya kenapa Rin ? " .


" Kasian soal nya keluarganya itu cuma jadi parasit ke Lusi mbak , cuma Lusi yang bekerja dan mereka tinggal menikmati hasil ,Lusi kan anak pertama jadi dia yang harus mencukupi kebutuhan keluarganya " .


" Terusss ? " .


" Aku tadinya kagum sama dia , dia itu tulang punggung keluarga , bapak nya pemabuk jadi yang harus kerja buat mereka semua , aku juga sempat deket sama lusi bahkan sudah kayak saudara sendiri tapi gara - gara .... " .


" Gara - gara apa ? " .


" Aku punya cowo , sudah kerja dan punya mobil juga eh malah kecantol sama Lusi , aku suruh pilih mantanku itu malah pilih Lusi " .


Sekarang Firma tahu kenapa dari awal ketemu Lusi dan Rina tatapan mereka seperti sama - sama tidak suka .


" Coba mbak liat aku cantik kan ? Lebih cantik dari Lusi , tapi kenapa mantan ku malah pilih Lusi ? " .


" Iya kamu tuh cantik tapi kan lebih baik kamu tau sifat mantan mu dari awal daripada sudah menukah terus baru tau sifat asli nya ? " .


" Mbak aku yakin kalau Lusi pake susuk pelet buat pelet laki - laki mapan , mbak ati - ati juga loh takut nya mas Agus juga di pelet sama dia " .


Firma tertawa , " Kalau sampai mas Agus jatuh di pelukan Lusi itu arti nya iman mas Agus yang lemah , mbak juga sering bercermin kalau untuk wajah Lusi kalau jauh dari mbak tapi untuk fisik Lusi memang punya tubuh yang bisa membuat laki - laki ingin menyentuh nya " .


Tiba - tiba kamar di buka ternyata Agus masuk sambil membawa handuk . " Rina kamu ke sini kok gak bilang - bilang sih ? " .


" Ngapain lah bilang biasa nya juga langsung ke sini aja lagian di aini aku juga punya kamar sendiri ". Rina memang punya kamar sendiri si rumah Firma karena di rumah Firma ada 3 kamar di bawah 1 kamar di atas yang masih belum selesai , rencananya atas dibuat untuk kamar Angkasa kalau sudah besar nanti .


" Kamu itu anak kecil ke aini sendirian aja " . Ledek Agus .


" Aku sudah umur 22 tahun mas bentar lagi juga nau nikah " .


" Nikah ? Sama siapa ? " .


" Ada lah pokok nya mas " .


" Kenalin ke mas loh " .

__ADS_1


" Enggak ! Aku gak mau nanti calon suami ku kena pengaruh buruk nenek lampir yang ada kejerat sama dia nanti " . Mata Rina melihat ke arah Lusi dengan sorot penuh kemarahan .


Pintu kamar tidak di tutup lagi oleh mas Agus jadi bisa terlihat kalau Lusi mondar - mandir di depan pintu entah apa yang dia cari .


" Lus ngapain dari tadi di aitu ,nguping ya ? " . Rina menuduh dengan sinis nya pada Lusi .


" A anu mau ngepel kok ini " .


" Hahaahaha .. Takut dah kalau sudah ketauan " . Rina semakin meledek Lusi .


" Rin jangan gitu deh , dia kan lagi kerja " . Agus membela Lusi .


" Mas mbak kenapa Lusi di perkerjakan di sini ? " .


" Ibu yang nyuruh Rin " . Jawab Agus .


" Kalau ibu yang nyuruh sama aja ibu sudah menggiring rumah tangga anak nya dalam kehancuran , lagian mas kan kepala keluarga di aini kenapa gak menolak nya ? , Mas kan tau kalau Lusi tuh masih muda badan nya juga **** gitu , gimana kalau mas tiba - tiba menyimpan rasa sama dia ? " .


Kalimat Luai memang tidak terduga oleh Firma terlebih Agus .


firma mengangguk pelan dan melihat Agus dengan rasa tidak senang .


" Mas ingin rumah tangga mas hancur karena pihak ketiga ? , gak masuk akal banget sih nyari ART kok yang beginian apalagi lebih mida dari istri nya "


" Tanpa mas minta Rina selalu doain mas " . Ucap Rina tidak mau kalah dengan Agus .


Dari sini Firma jadi yakin meskipun Rina tidak menyukai nya tapi Rina saat ini ada di pihak nya sebab dia tidak suka penghianatan .


" Mbak Firma harus siaga tuh jangan sampai lengah baik pada mas Agus ataupun pada Lusi biar gak sampai ada kesempatan mereka selingkuh " . Rina memberi peringatan pada Firma .


" Iya Rin makasih banyak pesan nya " . Firma menjawab kalimat Rina yang merupakan pesam pentingbitu .


" Mas Agus bukan penghianat kok Rin , iya kan mas ? " . Ada rasa perih saat Firma mengatakannya sebab dia masih ingat hubungan suaminya dengan Liya .


Agus hanya terdiam , karena dia bimbang harus menjawab apa .


" Iya kan mas ?? " . Firma mengulang kembali tanyanya .


" InsyaAllah mas selalu berusaha untuk setia pada mu dek tidak akan ada yang bisa memisahkan kita " .


" Tapi kok kedengerannya kayak mas Agus sedang menduakan mbak Firma ya ? " .


Firma terperangah mendengar kalimat Rina , dia jadi memikirkan bagaimana jika benar yang di katakan Rina .


" Kamu belum berumah tangga jadi jangan sotoy Rin , dan kamu dek jangan percaya omongan Rina " . Agus membela diri .

__ADS_1


" Tenang mbak kalau mas Agus gak setia sama mbak berarti dia juga berniat nerusak kehidupanku kelak " .


" Kok bisa ? " .


" Ya bisa lah mas , karma itu ada kalau mas Agus selingkuh apa mas rela kalau suatu saat aku di selingkuhin juga sama suami ku ? " .


" Breng*** !! Laki - laki apa itu yang berani menyakiti adik ku ? " . Agus terpancing emosi .


" Alhamdulillah mbak Firma punya adik laki - laki , jadi mas Agus biar di bikin babak belur sama dia " .


" Kok bisa ? " .


" Bisa lah mas , mas Agus bisa babk belur di hajar adiknya mbak Firma kalau sampai mas selingkuhin mbak Firma " .


" Mas malam ini aku tidur sama Rina ya ? " .


" Boleh banget dek " .


'' Tumben di bolehin mas ? " .


" Ya gak papa biar Rina belajar tuh gimana jadi istri yang baik " .


" Akhirnya bisa curhat bebas hambatan sama mbak Firma " . Rina menggandeng Firma masuk kamar nya . Setelah tahu Angkasa sudah terlelap di kamar Firma dan Agus .


Semalam suntuk mereka bercengkerama , Rina menceritakan semua masalahnya termasuk konflik dengan ibu kandungnya yang juga ibu mertua Firma .


" Mbak Firma tau alasannya kenapa aku miloh nginep di sini ? " .


Firma menggelengkan kepalanya .


" Aku ke sini biar bisa menghindari ibu mbak , capek di suruh ini di suruh itu harus segera di selesaikan , capek mbak ibu itu banyak maunya tapi gak mau susah , mbak bisa sabar banget hadapi ibu kalau aku punya mertua kayak gitu sudah aku beri racun mbak " .


" Huss gak boleh gitu , kita kan harus tetap hormat sama mertua sama kayak kita hormati suami kita " .


" Ah mbak kumpul sama ibu cuma beberapa hari kalau lama pasti capek juga ngikutin aturan ibu " .


" Mungkin ibu seperti itu demi kebaikan kamu nanti , kalau mbak gak kumpul sama ibu sebab di agama juga ada anjurannya untuk tidak kumpul dengan ibu mertua untuk menghindari pertengkaran atau konflik lainnya " .


" Nah itu mbak makanya aku ke sini biar hubunganku sama ibu tidak renggang , tapi mbak meskipun gak tunggal bareng mbak tapi ibu ikut campur , itu buktinya Lusi di jadiin ART di sini " .


" Mbak Firma juga gak tau Rin " .


Rina sudah mulai menguap . " Mbak aku tidur dulu ya " .


" Duluan aja Rin mbak masih pengen baca novel " .

__ADS_1


__ADS_2