Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 88 Tejo Pergi


__ADS_3

POV. TEJO


Nama ku Sutejo , aku biasa di panggil Tejo , sejak kecil sampai dewasa aku tinggal di kota ini . Tapi saat dewasa aku pernah berpindah - pindah tempat dari pulau satu ke pulau lain .


Kini aku berusia 45 tahun dan memiliki tiga anak dari tiga istri . Semua istri ku menyebar di kota lain yang berbeda .


Aku sempat tersandung kasus pencurian di tempat ku bekerja yang akhir nya aku di pecat secara tidak hormat dan di mintai ganti rugi yang cukup banyak . Sehingga uang simpanan ku terkuras habis untuk membayar kerugian .


Selama berbulan - bulan aku menganggur yang menyebab kan istri - istri ku menelepon merengek meminta di kirimi uang .Kalau aku tidak memberi mereka mengancam meminta cerai dari ku . Tentu saja aku tidak mau melepas kan mereka , aku harus berusaha mencari pekerjaan lagi untuk memenuhi kebutuhan mereka .


Akan tetapi aku tak juga mendapat kan pekerjaan sehingga satu persatu mereka menceraikan ku , aku pasrah tak bisa lakukan apa - apa . Kini aku sudah tak punya istri lagi .


karena terlalu banyak nya masalah di sana akhir nya aku memilih kembali ke kota ini dan mencari pekerjaan di sini .Akhir nya aku mendapat pekerjaan menjadi karyawan di toko pertanian milik pak haji Imam .


Memang sedikit membosankan karena toko tidak terlalu rame tapi tak apalah daripada aku menganggur . Baru dua minggu aku bekerja ada perempuan muda datang melamar pekerjaan , dia manis tapi berkulit agak gelap .


Pemilik toko memang awalnya mencari karyawan baru tapi karena sudah aku isi jadi tentu sudah tak mencari karyawan lagi . Aku sengaja menerima nya menjadi karyawan toko


Aku juga berbohong tentang siapa pemilik toko , Lusi percaya saja kalau aku lah pemilik toko . Lumayan lah aku bisa memanfaatkan nya dengan menyuruh nya bersih - bersih juga memasak .


Sejak pertama melihat Lusi aku sudah bisa menilai sifat dan sikap asli nya . Dia bukan perempuan baik - baik tapi aku berpura - pura tidak tahu saat dia berbohong kalau dia masih gadis , biar lah aku tetap berpura - pura tidak tahu supaya aku bisa memperdayai nya .


Lusi adalah perempuan matre dan licik , aku pernah di kerjain nya hingga harus keluar uang 500 ribu saat di minimarket .


Aku tahu dia hanya berpura - pura tak membawa dompet tapi karena gengsi dan malu akhir nya aku terpaksa mengeluarkan uang 500 ribu untuk membayar belanjaan Lusi .


Hati ku benar - benar tak rela aku pun berjanji akan membalas kelakuan nya .


Saat mau menikahi Lusi , banyak sekali kemauan nya dia meminta mahar berupa uang 50 juta , perhiasan dan motor matic .

__ADS_1


Enak saja mending kalau dia masih gadis , cantik , seksi aku pasti akan perjuangkan nya .


Aku jelas tak mau mengorbankan uang ku demi perempuan licik seperti nya . Aku sudah tahu niat licik Lusi sedari awal jadi aku tak mau menyia - nyiakan kesempatan untuk mengakali nya .


Tadi nya aku tak memiliki uang simpanan sedikit pun , tetapi sekarang aku sudah punya bekal dari merampas cincin berlian dan ponsel Lusi yang mahal .


Ponsel ini akan aku jual untuk membeli ponsel baru yang lebih murah dan untuk mencari kontrakan . Cincin berlian nya akan aku simpan buat jaga - jaga kalau aku tak segera mendapatkan pekerjaan .


Ada yang aneh saat aku menggauli Lusi , seumur hidup aku belum pernah di kalahkan perempuan di atas ranjang . Tapi dengan Lusi bahkan aku tidak bisa merasakan apapun . Ini pengalaman pertama ku tak bisa merasakan apapun meski sudah kerja keras menggauli nya .


Aku sudah bisa mengambil kesimpulan bahwa Lusi sudah tak gadis lagi , dia sudah punya banyak anak atau mungkin suami Lusi senjatanya lebih besar dari punya ku sehingga aku tak bisa merasakan sempitnya lagi . Ah entahlah yang penting aku sudah mendapatkan harta nya .


" Aku harus segera menjual perhiasan - perhiasan ini biar aku bisa cari tempat kontrakan " . Aku mendengar Lusi berbicara sendiri saat di toko tapi aku pura - pura tak mendengar nya .


Siang hari saat jam istirahat Lusi ijin keluar tentunya aku tahu kemana dia akan pergi .


Saat dia menaiki ojek aku segera bersiap - siap meninggalkan toko , kalau Lusi tahu yang sebenarnya pasti dia akan mengobrak - abrik toko pak haji Imam . Daripada aku di suruh mengganti rugi dan jadi tontonan warga akhirnya aku tutup toko dan menggembok nya .


Terlalu gugup nya aku sampai lupa memberikan kunci pada pemilik kontrakan jadi kunci nya masih aku bawa .


Rencana nya aku akan berhenti bekerja , sudah genap sebulan aku bekerja dan uang gaji ku sudah di transfer oleh pak haji Imam . Kunci toko akan aku kirim kan lewat ekspedisi saja .


Setelah kabur dari toko dan kontrakan aku segera mendatangi kontrakan teman ku . Dia selalu menolong ku di saat aku sedang tak memiliki pekerjaan .


Aku dan teman ku memang bukan seumuran tapi kami langsung cocok seperti kakak beradik . Dulu sewaktu dia belum mendapatkan pekerjaan jiga sering main ke kontrakan ibu ku sekedar numpang makan ataupun tidur di sana .


Meskipun aku ini seorang penipu tetapi teman ku itu bukan lah penipu , dia orang yang sangat baik . Aku memeng sering menipu orang tapi aku tak pernah menipu teman ku apa lagi orang sebaik dia .


Sore hari aku sampai di depan kontrakannya , sebelum ke kontrakannya terlebih dulu aku menghubungi nya . Dia sedang bekerja , hanya ada orang tua nya di kontrakan .

__ADS_1


" Masuk Jo " . Ujar bapak teman ku .


" Makasih pak " .


Aku langsung duduk dan mengobrol dengan bapak nya .


" Baru pulang kerja Jo ? " .


" Ini tadi hari terakhir saya kerja pak , toko tempat saya kerja mau di jual sama pemilik nya " . Jawab ku berbohong .


" Mau cari kerja baru ya , Jo bapak sama ibu mau keluar dulu , kamu gak pa pa kan di rumah sendirian ? " .


" Iya gak pa pa , saya mau istirahat aja sambil nonton televisi " . Ujar ku .


Kemudian mereka berdua pergi berboncengan naik motor .


" Assalamu'alaikum " . Suara teman ku dari luar .


" Wa'alaikum salam , lama banget kamu pulang nya " .


" Ini tadi udah ngebut biasa nya aku pulang malam malah " .


Akhir nya aku pun menceritakan keinginan ku mencari kerjaan baru lagi .


" Kamu kayak nya betah banget kerja di sana , ada lowongan gak ? " .


" Kayak nya belum ada sih soal nya kemarin ada yang ngelamar juga nihil hasil nya " .


" Jo , kamu garuk - garuk anu mu terus apa gak pernah cebok ? " . Tanya lagi .

__ADS_1


" Apaan sih kayak kamu gak pernah aja , udah deh mau numpang kamar mandi dulu " .


Aku pun segera ke kamar mandi membersihkan anu ku dengan sabun entah kenapa rasa nya gatal banget sampai aku ingin menggaruk nya terus .


__ADS_2