Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 81 Lusi Melamar Kerja


__ADS_3

POV. LUSI


Keinginan ku untuk kembali bekerja sudah tak bisa di ganggu gugat . Jaka tak bisa lagi menghalangi ku , hari ini aku berniat mencari pekerjaan baru mudah - mudahan saja bisa langsung di terima bekerja .


Aku sangat ingin bekerja apalagi aku mendengar Firma yang janda itu saja masih laku dan di nikahi pemuda kaya , siapa tahu aku juga akan bertemu dengan laki - laki kaya yang mau menikahi ku . Aku pasti akan menerimanya dan mau meninggalkan Jaka yang penghasilannya hanya pas - pasan itu .


Suami ku mas Jaka memang membuka usaha sendiri di rumah dengan modal dari bapaknya . Dia membuka jasa desain grafis yang tak setiap hari ada yang membutuhkannya .


Alasan itu yang semakin membuat ku semangat mencari pekerjaan lagi seperti dulu . Apalagi aku merasa tubuh ku jauh lebih sehat meskipun aku belum memeriksakan lagi kesehatan ku sejak pasca melahirkan .


Pagi hari setelah mas Jaka berangkat ke pasar untuk mengantar ibu nya , aku bergegas berganti pakaian dan bersiap - siap mencari lowongan pekerjaan .


Aku akan menjual kalungku untuk pegangan ku sebab sejak menikah dengan mas Jaka aku tak pernah lagi memiliki uang simpanan . Keseharian ku sungguh pas - pasan , tapi bagaimana dengan anak ku ini , ah akan aku titipkan saja di rumah mertua bukankah ada pak Jaja yang sudah pulang dari mengantar anak Firma .


Sesampainya di rumah mertua ku , bapak mertua bertanya aku akan pergi kemana , aku jawab saja kalau aku ada urusan di luar dan tidak mungkin aku jujur padanya .


Aku bergegas keluar rumah dan menuju toko perhiasan , hah aku tidak menyangka jika kalung pemberian mas Agus duku harganya lumayan , 20 juta uang yang aku dapatkan .


Aku langsung mampir ke toko baju untuk membeli baju , tas , sepatu yang layak untuk melamar kerja . Aku juga membeli ponsel seharga 1,5 juta untuk sementara ini cukup lah ponsel yang biasa daripada tak punya . AKu harus bisa berhemat .


Setelah selesai memilih aku langsung membayar semuanya .


" Ohya mbak di sini butuh karyawan baru gak , aku sedang mencari pekerjaan " . Tanya ku pada kasir toko .


" Di sini karyawan nya sudah banyak mbak , coba cari di toko yang lainnya mungkin ada " . Jawabnya sopan .


Aku memasuki toko kain untuk bertanya siapa tahu ada pekerjaan untukku .


" Mbak maaf di sini ada lowongan kerjaan gak ? " . Tanya ku pada perempuan yang sedang memotong kain .


" Gak ada mbak coba di toko peralatan sekolah itu , kayaknya di sana ada kalau belum di isi orang lain " . kata karyawan toko kain sambil menunjuk toko di seberang jalan .


Aku langsung menuju toko tersebut , di sana aku lihat ada perempuan duduk di meja kasir dan aku menghampirinya .


" Mbak di sini ada lowongan kerja ya , saya ingin melamar mbak " .


 " Iya ada , silahkan tunjukkan ijazah dan KTP nya biar saya liat dulu " .


" Saya gak punya ijazah bu , kalau KTP ada , tapi saya punya pengalaman kerja di rumah makan sebelumnya " .


" Maaf ya sudah peraturan di toko ini jika ingin menjadi karyawan di sini " .

__ADS_1


" Gitu ya , ya udah mbak terima kasih " .


Aku yang sudah melangkah ke pintu di panggilnya lagi .


" Eh mbak " .


" Iya ? " .


" Di depan gang itu ada toko pertanian coba deh tanya ke sana , saya lihat empat hari lalu di pintunya tertempel tulisan mencari karyawan " .


" Terima kasih info nya mbak , saya akan langsung kesana " .


Aku berjalan kurang lebih lima puluh meter untuk mencari toko pertanian itu .


Kesan yang aku lihat saat melihat toko tersebut adalah tampak suram terlebih dengan cat mengelupas di bagian dinding luar nya .


Tak ada AC hanya satu kipas besar yang terlihat seperti sudah bertahun - tahun tidak di bersihkan . Di sana aku melihat seorang laki - laki paruh baya tapi memiliki postur tubuh tinggi besar dengan kumis tebal .


Melihat kehadiran ku dia langsung berdiri dan menyapa .


" Nyari apa mbak , nyari alat buat tanam buah , tanam bunga atau buat bajak sawah ? " .


" Owalah nyari kerjaan , ada saya lagi nyari karyawan biar kalau saya tinggal - tinggal kebelakang ada yang gantiin jaga , kebetulan yang nyari kok ya perempuan " .


" Memangnya kenapa pak kalau perempuan ? " .


" Kalau perempuan kan bisa bantu saya bersihin toko juga , toko ini sudah lama gak di sapu jadi banyak debu nya " .


" Oh gitu ya pak , ya udah saya mau kerja di sini pak , kapan saya bisa mulai kerja ? " .


" Kalau mau kerja hari ini juga gak papa , setiap hari masuk kecuali hari Minggu dan tanggal merah lainnya libur , masuk jam setengah delapan pulang nya jam setengah empat atau setengah enam tergantung situasi nya saja , gaji nya sebulan 1,5 juta , dapat makan satu kali " .


" Ya udah saya mau pak , saya akan kerja mulai hari ini " . Jawab ku .


" Ngomong - ngomong nama kamu siapa ? " .


" Lusi pak " .


" Nama yang cantik seperti orang nya hehehe " .


" Nama bapak siapa ? " .

__ADS_1


" Nama saya Tejo , mudah - mudahan kamu betah ya kerja di sini " .


" Iya pak terima kasih " .


" Lus , kamu sudah makan siang belum ? " .


" Belum pak " .


" Ya udah di belakang ada magic com kamu masak nasi dulu , oya ada mie instan juga nanti kita makan siang bareng " .


Aku kira dia tanya gitu mau traktir makan di luar , tahunya di suruh masak . Aku di sini kerja jadi penjaga toko apa jadi babu sih , gerutu ku tapi tetap saja aku berjalan ke belakang .


Ternyata toko ini ada dapurnya juga meskipun kelihatan kotor dan suram . Sepertinya memang pemilik toko ini orangnya super irit sebab terlihat dari banyak nya tumpukan kardus bekas mie instant .


Setelah selesai masak aku langsung ke depan menghampiri pak Tejo dan mempersilahkannya makan .


" Udah mateng pak " . Ujar ku pada nya .


" Kalau gitu ayo makan bareng " . Jawab nya sembari menyendok kan nasi ke dalam piring nya .


Aku langsung duduk di kursi sebelah pak Tejo dan ikut makan juga .


" Lus , kamu sudah ada tempat tinggal belum kalau belum daripada kos itu ada kamar kosong kamu tempati aja tapi di bersihkan dulu " . Tawar nya .


" Sudah pak saya tinggal sama keluarga saya " .


" Oo .. umur kamu berapa ? " .


" Umur saya 21 tahun pak " .


" Kalau gitu sudah bisa nikah ,kamu mau gak nikah sama duda kayak saya ? " .


" Entahlah pak lagi gak mikir nikah cuma pengen kerja aja dulu biar punya tabungan " .


" Kalau nikah kan malah tiap hari dapat jatah " .


" Jatah ? " .


" Ya di jatah anu , di jatah uang juga , kan enak lebih terjamin " .


Aku cuma mau di jatah uang kalau di jatah gituan sama dia sih ogah , batinku .

__ADS_1


__ADS_2