
" Lus , ngapain kamu buat ulah di aini ? " . Mas Jaka menghampiriku .
" Maaf Firma , tolong tunjukkan pada kami kalau cincin ini memang milikmu ? " . Bu Retno sepertinya percaya padaku .
Di luar dugaan Firma menunjukkan inisial huruf F di bagian dalam cincin .
" Kamu lihat ini , ini bukti cincinku , dari mana kamu dapat cincin ini ? " . Katanya pada ku .
Kenapa aku tak menyadari akan hal itu , " huh dasar sial " . Umpat ku dalam hati .
" Itu memang asli cincin berlian milik Firma , budhe sendiri yang memberikannya pada nak Firma sebagai hadiah saat pernikahannya dengan Agus , kamu dapat darimana Lus ? " . Bu Retno ikut menimpali yang sudah terjadi .
" Kamu malu - malu in Lus , jawab kamu dapat darimana cincin mbak Firma itu ? " . Mas Joko ikut bersuara .
" Kenapa kamu ikut memojokkan ku mas , aku ini istri mu bukan Firma , apa jangan - jangan kamu menyukai janda gatal ini mas ? " . Pekik ku .
" Lancang mulut mu Lus , sudah jelas kamu yang salah kenapa masih berkelit dan apa ini ? kenapa kamu malah menuduh ku yang tidak - tidak ? " .
" Lus , sekarang kamu ngaku aja kamu dapatkan cincin ku darimana , sebab cincin ku hilang saat kamu sama mas Agus pergi dari rumah " . Firma terus memberondong ku dengan pertanyaan yang sama .
" Apa kamu sengaja mencuri cincin mbak Firma kemudian membawa nya pergi Lus ? " . Mas Jaka ikutan mendesak ku .
" Aku gak nyuri di kamar Firma , cincin ini aku dapatkan dari mantan mertua ku sebelum dia meninggal " . Aku membela diri , kenyataannya memang begitu bahwa aku tidak mencuri dari dinda tapi mencuri dari mantan ibu mertua ku lebih tepat nya aku yang merampas dan mengambil paksa dari jari nya sebelum dia meninggal .
" Maafin Lusi mbak , aku gagal jadi suami yang bisa didik dia " . Mas Jaka malah merendahkan diri di hadapan janda gatal itu .
" Sudahlah Jak yang penting cincin ku sudah balik " . Jawab Firma sok bijak .
Aku menatap jijik pada nya , rasa nya sudah muak pada nya kenapa semua orang begitu sayang pada nya bahkan suami ku sendiri ikut perhatian pada nya .
Aku kesal pada nya yang sengaja cari muka , mencari kesalahan ku di hadapan tamu - tamu nya . Aku tak terima di permalukan di depan umum seperti ini . Aku pasti akan membalas nya , sekarang dia di atas maka nya begitu sombong . Nanti kalau aku yang di atas , aku akan meludahi muka nya .
" Mbak Firma maafin kami ya , acara ulang tahun Angkasa jadi kacau begini , kami pamit pulang duluan ya mbak , oh ya ini kado dari Kayla buat Angkasa mudah - mudahan selalu sehat dan menjadi anak pintar yang sholih " .
__ADS_1
" Aamiin , terima kasih banyak ya Jak , sebentar ya tunggu dulu " . Firma yang sok baik itu berjalan menuju meja yang penuh hidangan , tampak dia membungkus banyak lauk pauk , kue dan buah - buahan .
" Gak usah repot - repot mbak , acara nya kan belum selesai " . Apa - apaan mas Jaka ini sok menolak juga padahal kalau di kasih ya ikut makan juga . Aku makin kesal dengan mereka berdua yang sok pakai topeng kebaikan .
" Sudah ndak pa pa , mubazir makanan sebanyak ini kalau ndak abis " . Firma memaksa mas Jaka untuk menerima nya .
Sesampai nya di rumah mas Jaka segera membaringkan Kayla yang sudah tertidur di pangkuan nya . Kami pulang naik taksi yang di pesan suami Firma .
Suami nya begitu tampan dan tinggi , kaya pula . Kenapa bukan dia saja yang jadi suami ku .
" Lus , kamu sungguh menjijikkan , kenapa kamu bisa mencuri cincin mbak Firma ? " .
Mas Jaka tiba - tiba mencekal tangan ku dan menarik ku hingga aku terhempas di kursi .
" Aku sudah bilang kalau aku gak nyuri mas , kalau aku nyuri punya Firma mana mungkin aku memakainya tadi ? " . Aku sangat kesal dengan perlakuan mas Jaka kali ini .
" Terus kalau gak nyuri dari mbak Firma kamu dapat darimana ? " .
" Aku kan sudah bilang kalau aku dapat dari mantan ibu mertua ku " . Aku mengelus tangan yang sudah di cengkeram mas Jaka .
" Maka nya jangan mojokin istri sendiri terus dan milih bela istri orang lain mas , aku heran sama mas kenapa bela Firma terus apa kamu beneran suka sama dia ya ? " .
" Jangan asal ngomong kamu " .
" Kalau gak suka dia terus kenapa kamu nyalahin aku terus ? " . Seketika mas Jaka terdiam entah apa yang sudah di pikirkan nya .
Aku beranjak ke meja makan dan membuka makanan apa saja yang di bungkus kan Firma tadi . Ternyata sangat banyak dan kelihatan enak - enak sekali .
Aku segera mengambil piring dan memindahkan nya ke piring . Sop ayam sosis , ayam goreng mentega , daging krengseng , Capcay , ada dua lagi yang entah apa namanya berikut kue - kue an dan buah - buahan .
Aku menikmati makanan ku dengan lahap , tiba - tiba saja ponsel ku berdering .
Kriing ! Kriing !
__ADS_1
" Ya halo ? " .
" Kapan ? " .
" Oh , OK tapi saya ijin berangkat agak siang ya besok , rasa nya capek banget badan saya " .
" Benarkah ? , wah boleh nih tawaran nya tapi gratis kan ? " .
" Yaah , gak seru nih masak iya di suruh bayar " .
" OK aja deh , ya audah saya tutup dulu ya , mau lanjut makan " .
Sambungan telepon segera aku matikan dan aku melanjutkan menikmati makan ku yang tertunda . Pak Tejo mengganggu saja tapi boleh juga tuh tawaran nya buat pijitin aku , apalagi bayar nya cuma minta di masakin sambel penyet lele saja .
" Makan dulu mas , tadi belum sempat makan kan ? " . Aku mengambilkan makanan buat mas Jaka dan dia menerima nya . Tanpa berkata apa - apa dia duduk di depan ku dan mulai makan .
" Mas , besok aku berangkat pagi " .
Mas Jaka tetap melanjutkan makannya dengan tanpa melihat ku . Entah dia mendengar atau tidak apa yang aku katakan .
" Kalau mas gak bisa jagain Kayla , titipin aja dia ke orang tua kamu mas " .
" Siapa yang jagain Lus ? " .
" Ya orang tua kamu lah mas " .
" Kamu kan tau kalau ibu kerja bapak juga masih sakit " .
" Ya itu kan tugas kamu yang mikir mas , gimana cara nya jagain Kayla " . Ujar ku santai dan sambil menikmati makan ku yang tinggal sedikit .
" Kamu tega sama anak kamu " .
" Mas yang lebih tega , aku audah berbulan - bulan makan cuma pake kerupuk , sekarang giliran aku punya kerjaan kok malah di salahkan , padahal aku kerja buat beli kebutuhan juga bantuin kamu mas " .
__ADS_1
" Ya sudah terserah kamu , aku lagi malas debat , percuma bicara sama kamu gak pernah nyambung dan paham apa yang aku katakan " .