Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 79 Reuni


__ADS_3

Di depan ku berdiri kokoh sebuah villa , aku datang dengan suami ku , " Kok sepi mas , acara nya di sini kan ? " . Tanya ku berbisik pada mas Deni .


Aku bingung sebab villa yang di jadikan reuni tampak begitu sunyi .


" Den , kamu sudah datang ? " . Desy membuka pagar , wajah yang tadi nya ceria berubah menjadi masam saat melihat ku ada di sebelah mas Deni dan menggandeng nya .


" Loh , kamu ajak istri , ini kan reuni SMA nanti istri mu gak nyaman loh " . Ulat bulu itu berkata demikian mungkin maksud nya biar aku tidak ikut masuk , aku tahu dia tidak suka dengan kehadiran ku di sampung mas Deni .


Aku tersenyum sinis pada nya , " katanya acara reuni kok cuma kalian berdua , di tambah aku jadi bertiga mana yang lain ? . Gak perlu khawatirkan aku , aku ikut ke sini buat tameng kali aja ada yang gatel pengen di garuk jadi suami ku aman ada di sisi ku . Lagian suami ku akan jauh lebih nyaman kalau aku selalu ikut kemanapun dia pergi " .


" Yang lain nya akan menyusul sebentar lagi " . Jawab Desy .


Mas Deni menggandeng ku masuk , aku perhatikan pakaian Desy sangat terlalu terbuka . Aku bisa memaklumi mungkin karena dia orang barat jadi hal yang biasa bagi nya memakai pakaian seperti itu .


Ternyata di dalam sudah ada satu laki - laki yang datang .


Dia memeluk mas Deni dan berbisik , " Siapa dia ? " . Sambil melirik ku .


" Kenalkan dia istri ku " . Kata mas Deni memperkenalkan ku tanpa menyebutkan nama ku .


Aku tahu suami ku pasti akan selalu menjaga marwah ku sebagai istri dan perempuan tentu nya .


" Oh , kirain siapa " . Kata laki - laki itu sambil tertawa cekikikan . Aku tak tau apa yang di anggap nya lucu .


Desy memukul bahu nya dan berkata , " Stop , jangan buat aku semakin kesal ya Wil , berhenti tertawa " .


Entah kenapa juga Desy marah pada laki - laki yang ternyata bernama William itu .


Sampai tengah hari yang datang di reuni hanya bertiga , berempat dengan ku . Ada yang janggal dalam acara reuni ini batin ku .


" Mas , kamu punya pemikiran yang sama ndak dengan ku ? " . Aku berbisik pada mas Deni .

__ADS_1


Mas Deni menganggukkan kepala nya . aku menunjukkan angka jam yang ada di ponsel ku .


" Sudah jam segini masak yang datang cuma bertiga aja sih mas , reuni kan harus nya ada panita penyelenggara nya , aku lihat di grup banyak kok anggota nya tapi masak yang datang cuma kita ? " . Tanya ku pada mas Deni .


" Mungkin Desy yang ngadain reuni nya dan gak semua nya di undang " . Jawab mas Deni .


" Nah itu dia , kamu ngerasa ada yang aneh ndak mas , kayaknya dia sengaja hanya mengundang mu saja untuk memuluskan aksi nya . Pelakor kan ada aja cara nya untuk menjebak mu mas " . Mas Deni hanya tertawa cekikikan .


Perempuan bibit pelakor itu turun dari kamar seperti nya dia sedang mengobrol dengan seseorang di telepon . Tak lama kemudian dia membukakan pintu , tadu nya aku berpikir dia menelepon anggota reuni yang lainnya ternyata aku salah yang datang hanya lah pihak catering saja .


Dia menyuruh pihak catering menata makanan di meja bundar yang bisa di putar atau tang biasa di sebut dengan lazy susan .


Usai menata makanan di meja , perempuan bule itu menyuruh nya pergi dan memberikan uang tip pada mereka .


Aku sedikit tersenyum melihat makanan sudah di tata , aku memang sungguh lapar apalagi berangkat dari rumah semalam hanya mengganjal perut dengan roti sampai di kota apel ini , sedangkan pagi tadi dari hotel buru - buru langsung berangkat ke villa ini karena takut terlambat menghadiri acara reuni sekolah mas Deni .


Mungkin karena lapar ini yang sudah membuat ku menjadi cepat marah . Rasa lapar juga menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan glukosa dan nutrisi , sehingga perlu untuk segera makan . Kondisi kekurangan nutrisi inilah yang menyebabkan menurunnya kemampuan otak untuk mengendalikan emosi saat lapar . Kata Paul Currie seorang pakar perilaku nafsu makan dan profesor psikologi di Red College .


" Eh kita bakar - bakar di taman belakang yuk " . Ucap perempuan bule itu sembari menunjukkan bungkusan bahan - bahan barbeque .


" Kalian siap kan minuman aja deh , yang beginian urusan laki - laki " . Kata William sembari mengambil alih bungkusan dari tangan perempuan bule itu .


Aku memang susah menyebutkan nama nya , entah karena kelakuannya yang mepet terus pada suami ku atau memang aku nya yang sudah mulai cemburu .


" Ayo Den kita ke belakang " . Ajak William pada mas Deni dan suami ku itu mengikuti di belakang nya .


Aku menghampiri perempuan yang sedari tadi menunjukkan ketidak sukanya akan hadir ku itu .


" Ayo kita buat minuman " . Ajak ku .


" Tidak perlu , kamu bawa aja itu ke belakang " . Dia memberikan ku teko dengan kasar dan tanpa menoleh pada ku .

__ADS_1


Aku berusaha menahan amarah dan berjalan membawa teko yang di berikannya ke belakang menyusul mas Deni dan William .


Aku meletakkan teko di atas meja yang di naungi payung cukup besar . Perempuan itu menyusul di sebelah ku memberiku segelas minuman . " Nih " . Dia menyodorkannya pada ku dan aku menerimanya .


" Enak teh nya ? " . Tanya nya pada ku .


" Iya " . Jawab ku singkat .


" Kamu pasti sering menikmati minum teh berdua dengan Deni ya di rumah ? , seperti yang sering aku lakukan dulu bersama nya , dia memang tidak berubah dengan kebiasaan nya " . Terang nya .


" Sayang , selesai bajar barbeque kita minum coklat ya ? " . Teriak ku pada mas Deni tapi mata ku tetap menatap mata perempuan bule itu .


" Iya sayang " . Jawab suami ku lembut .


Ku sungging kan senyum pada perempuan yang berusaha menekan mental ku itu .


Acara bakar barbeque sudah selesai dan kami santap bersama .


" Aku ingat loh saat Deni memenangkan project tantangan dari profesor , kamu keren sekali Den waktu itu " . Perempuan itu terus berusaha membuat aku dan suami ku bertengkar .


Suami ku tidak menjawab apapun yang di ucapkan perempuan itu , dia malah sibuk memilihkan daging buat ku dan itu mampu membuat perempuan itu semakin merasa kesal .


" Sayang , seharusnya aku yang melayani mu bukan sebaliknya " . Kata ku manja pada suami ku .


Mas Deni mengusap kepala ku . " Justru aku bahagia dengan sifat manja mu , aku akan tunjukkan pada dunia bahwa kamu lah dunia ku " .


" Deni sekarang sudah berubah dulu dia fokus sama pelajaran tak peduli perempuan , tapi sekarang malah jadi budak cinta " . Ujar William .


" Gak masalah jadi budak cinta toh halal kok kalau sama istri ku sendiri " . Jawab mas Deni .


" Aku ngantuk , kalian lanjutkan dulu makannya , aku ke kamar " . Perempuan itu undur diri mungkin karena di abaikan oleh suami ku .

__ADS_1


__ADS_2