Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 99 Emosi Roby


__ADS_3

" Bu , sebenar nya kedatangan saya ke sini juga ingin mendapatkan bukti kalau Sari memang telah menikah resmi dengan almarhum suami saya mas Deni seperti pengakuan nya pada saya , tapi di sini bu Tania cerita kalau Sari hanya menikah siri , entah saya harus percaya sama siapa " . Firma mengatakan keraguan nya .


" Mbak Firma , sebaiknya mbak Firma istirahat dulu , mandi lah di kamar mandi belakang dekat dengan dapur , di sana juga ada kamar kunci saja pintu nya dari dalam supaya nyaman kalau mau istirahat " .


Firma menurut saja yang di ucapkan Tania , tidak ada jalan lain , dia juga merasa sudah sangat lelah dan butuh merebahkan tubuh nya yang sudah kelelahan dengan perjalanan panjang , begitupun dengan bayi nya yang masih berumur lima bulan .


Setelah membersihkan diri dan juga sholat Firma merebahkan tubuh nya , meskipun mata nya masih susah untuk terpejam dia memaksakan nya untuk bisa tidur .


Adzan Ashar berkumandang , Firma sudah bangun dan sholat , dia menggendong Saira menuju kamar Tania untuk memandikan bayi Tania juga .


" Maaf ya mbak kamu di sini malah saya repot kan , saya juga gak bisa menjamu meskipun sekedar membuatkan minuman karena kondisi saya " .


" Ndak masalah bu , sama dengan bu Tania saya juga suka membantu , makasih banyak ya bu sudah sangat baik sama saya " . Firma mengatakan keadaan sebenar nya .


" Saya juga makasih sudah di bantu rawat anak saya , tapi maafkan suami saya ya mbak yang selalu berkata kasar pada mbak Firma , tolong jangan di masukkan ke hati " .


Malam pertama bagi Firma tidur di rumah orang yang tidak ada hubungan apapun dengan nya . Bahkan di kota ini tanpa saudara atau satu pun teman yang dia kenal .


Sesuai permintaan Tania dia tidur di kamar Tania , dia tidur di sofa sedangkan bayi nya tidur di box bersebelahan dengan bayi Tania .


Hari ini hari kedua dia tidak melihat Roby dari semalam bahkan dari kemarin siang saat Tania mengijinkan Firma masuk di dalam kamar nya .


Firma berpikir apa kah Roby marah karena kehadiran Firma di rumah itu . Sampai hampir malam pun Roby sama sekali tak menampakkan batang hidung nya . Firma ingin bertanya pada Tania tapi merasa tak enak hati .


" Kenapa mbak dari tadi saya lihat kok murung terus ? " . Pertanyaan Tania mengejut kan Firma yang sedang melamun .


" Bu ini susu bayi ibu habis " . Firma beruntung segera menemukan alasan untuk mengalihkan pertanyaan Tania .


" Mas Roby pasti sangat sibuk sampai lupa kalau harus membelikan susu Reyhan , coba saya belikan online dulu ya mbak " . Tania mengotak atik marketplace yang ada do ponsel nya .


" Aduh gimana ini tidak ada yang bisa bayar COD , ada minimarket tapi saya takut kamu nyasar , di kasih air gula aja ya Reyhan nya " . Ujar Tania .

__ADS_1


Firma terkejut mendengar permintaan Tania .


" Tapi bu " .


" Kenapa mbak ? " .


" Maaf bukan nya saya lancang , apa boleh saya memberi ASI pada Reyhan sebab cuma ini yang bisa saya berikan , saya ndak tega kalau cuma ngasih air gula " . Firma menawarkan diri untuk mendonorkan ASI pada bayi Tania .


Seperti yang kita ketahui , jadi donor ASI boleh dilakukan dengan persyaratan adanya permintaan ibu kandung atau keluarga bayi yang bersangkutan . Identitas, agama, dan alamat pendonor ASI diketahui dengan jelas oleh ibu atau keluarga dari bayi penerima ASI . Adanya persetujuan pendonor ASI setelah mengetahui identitas bayi yang diberi ASI .


Tania tak menyangka kalau Firma akan memikirkan hal tersebut .


" Saya sehat kok bu Tania , apa ada keraguan lain nya ? " . Tanya Firma .


" Tapi bagaimana kalau suatu saat mereka dewasa dan bertemu kemudian menjalin hubungan ? " .


" Maaf bu , Seperti yang diungkapkan oleh Dr. Yusuf Qardhawi dalam buku Fatwa-fatwa Kontemporer , kondisi penyusuan yang menimbulkan larangan menikah adalah jika bayi menerima donor ASI dengan langsung menyusu dari payu**** . Jadi, untuk penerima ASI perah tidak akan langsung menjadi saudara sepersusuan dengan anak si pendonor " .


" Aamiin , iya bu saya niatkan ini sebagai ibadah semoga berkah bagi kehidupan kita ya bu " .


Firma mulai memompa ASI nya untuk Reyhan , malam sebelum tidur Firma memastikan kedua bayi itu merasa kenyang , barulah dia bisa beristirahat dengan tenang .


Tiga hari sudah Roby tidak pulang tapi Tania tampak tenang , hal itu membuat Firma semakin penasaran tapi dia bisa apa .


" Mbak Firma , soal Sari tolong kesamping kan dulu ya , fokus saja ke dua bayi ini " .


" Iya bu " . Firma menjawab singkat .


" Oya mbak hari ini jadwal saya terapi , nanti ada tenaga kesehatan yang datang ke sini tolong jaga Reyhan ya " .


" Iya bu " .

__ADS_1


" Di lemari sudut itu ada stroller satu lagi , di pakai saja mbak biar gak capek waktu jagain anak - anak " .


" Makasih banyak bu " .


Di sini Firma merasa beruntung sebab anak nya di perlakukan lebih oleh Tania . Tak berapa lama petugas kesehatan yang akan membantu Tania terapi sudah datang .


Firma memperhatikan Tania yang sedang di terapi , belum ada hasil yang besar sejauh ini tetapi Tania tidak menyerah dia tetap bersemangat untuk kesembuhannya .


Memang kesembuhan hanya Yang Maha Kuasa yang memberikan takdir nya . Jika di takdirkan lekas sembuh pasti lah akan cepat sembuh , jika di takdirkan lama sembuh nya maka manusia hanya bisa bersabar , berdoa dan berikhtiar untuk mendapat kan kesembuhan .


Sore hari nya Roby pulang ke rumah seperti kata Tania dia harus bersikap cuek saja pada Roby .


" Gimana hasil terapi nya apa ada hasil nya ? " . Tanya Roby pada Tania .


" Sedikit " . Jawab Tania singkat dan tanpa menoleh .


" Nah , Saira dan Reyhan sudah wangi nih abis ini kita jalan - jalan ya " . Ujar Firma pada kedua bayi tersebut , Reyhan sekarang tidur bertiga dengan Firma dan Saira atas ijin Tania .


Roby hanya memperhatikan gerak - gerik Firma .


" Reyhan haus ya ? , tunggu sebentar ya " . Ujar Firma lagi .


" Tania , anak kita di asuh sama perempuan gak jelas itu ? " . Roby terkejut melihat putra nya dalam gendongan Firma .


" Memang nya kenapa , kamu bilang akan carikan pengasuh tapi sampai sekarang gak jelas juga , kamu sendiri tiga malam gak pulang gimana nasib kami kalau tanpa bantuan mbak Firma ? " . Tania balik menyudutkan Roby .


Tanpa menghiraukan ucapan Tania , Roby berjalan ke kamar tempat Firma membawa Reyhan dan Saira .


Roby terkejut melihat apa yang terjadi di dalam kamar itu .


" A apa yang kamu lakukan ? " .

__ADS_1


__ADS_2