Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 39 Reuni SMA Firma


__ADS_3

" Undangan siap di edar ya jangan lupa untuk meminta nomer wh******nya juga biar bisa di masukkan grup " Udin memberi komando pada beberapa temannya .


" Gak pa pa susah di awal maklum ini kan reuni perdana banyak temen yang kita gak tau kabarnya jadi susah hubunginya " . Boy menjelaskan pada yang lainnya juga .


" Boy , Firma juga di beri undangan ? " . Tanya Bowo .


" Iya semua di beri , di upayakan semua dapat undangan " .


" Kalau gak bisa hadir gimana ? " .


" Ya mau gimana lagi , Firma kan juga harus menjaga marwah sebagai istri , tau sendiri suaminya kayak gitu " . Udin menimpali meskipun dalam hatinya juga berharap Firma bisa hadir .


" Kita doakan saja mudah - mudahan Firma dan anaknya sehat biar bisa hadir ke reuni , kasihan dia sejak menikah sepertinya di kurung terus sama suaminya di rumah " . Boy menambahkan .


Tiga minggu kemudian acara reuni di selenggarakan dengan sederhana 10 angkatan alumni dari SMA Budi Luhur telah di undang dan yang hadir hampir 90 persennya . Semua sangat berantusias untuk mendatangi undangan reuni sebab dalam acara tersebut di hadirkan juga guru - guru mereka baik yang masih aktif ataupun yang sudah pensiun .


Penggalangan dana yang di lakukan Boy dan 20 teman lainnya memang membuahkan hasil yang luar biasa meskipun acara di selenggarakan dengan sederhana . Penggalangan dana di salurkan antara lain untuk anak yatim , janda yang tidak mampu , panti jompo dan 540 persennya untuk memberi kenang - kenangan seluruh guru yang telah di hadirkan .


" Alhamdulillah ramai banget ya acaranya " . Ujar Bowo merasa bangga dengan kerja kerasnya bersama teman - temannya untuk acara tersebut .


" Iya kalian sukses " . Jawab Boy .


" Bukan kami tapi kita Boy , kan kamu juga yang jadi donaturnya " . Lanjut Bowo .


" Hey Boy , Wo ! Waaaa kalian tambah kece aja penampilannya , kerja di mana ? " .Badrus teman sekelas mereka yang paling usil dan pengagum Firma .


" Kami cuma kerja ikut orang aja kok , kamu sendiri gimana , sudah menikah ? " . Tanya Boy balik .


" Belum , nungguin Firma aja deh " . Tanpa tahu kalau Firma sudah menikah sejak lulus sekolah .


" Bowo dan Boy saling berpandangan kemudian sama - sama menggelengkan kepala mereka .


" Lha kenapa emangnya ? " . Tanya Badrus .

__ADS_1


" Kamu telat Drus , Firma udah menikah , udah punya anak juga loh " . Bowo memberitahu Badrus tapi dia hanya terdiam seperti tidak percaya bahwa Firma akan menikah secepat itu .


" Kapan nikahnya kok aku gak di undang ? " .


" Begitu lulus dia langsung di nikahkan lebih tepatnya di lamar terus di nikahi sih " .


" Kok Firma nya mau aja ? " .


" Jodoh Drus mau gimana lagi " .


" Ya tapi Firma kan harusnya menolak kasihan dia masih terlalu muda apalagi audah punya anak , Firma hadir gak ini ? " .


" Gak tau belum keliatan juga mungkin su .. " . Belum selesai Bowo berkata , Udin dari belakang sudah membekap mulut Bowo .


" Su apa Wo ? " . Badrus penasaran .


Udin yang merasa obrolan mereka terlalu masuk ke rumah tangga Firma akhirnya menyela . " Di sana ada sate taichan kamu gak mau nyoba nih ? " . Ajak Udin pada Bowo dan Badrus yang akhirnya mereka ber empat mencicipi beberapa makanan dan bergabung dengan teman - teman lainnya .


Acara di selenggarakan di gedung sekolah mereka pada hari Minggu dari mulai jam 9 pagi sampai jam 1 siang . Ada yang langsung pulang , ada yang sholat berjamaah dulu , ada yang masih melanjutkan reuni mereka , ada juga yang bantu bersih - bersih .


" Boy aku yakin kamu tau tentang Firma , plis ceritain dong apa yang terjadi sama Firma , kok aku ngerasa ada yang gak beres sama kehidupan Firma yang sekarang " . Badrus masih memaksa Boy untuk memberitahukannya .


" Jangan di sini Drus takut ada yang denger malah gak enak sebab aku sendiri juga gak begitu paham dengan yang terjadi padanya " .


Setelah membantu bersih - bersih Boy mengajak Badrus ke tempat kos Bowo dan Udin . Mereka berdua memang satu tempat kos tapi beda kamar dengan alasan supaya kalau ada saudara yang menginap bisa ada tempat .


Sengaja Badrus di bawa ke kos mereka supaya lebih santai karena di rumah Boy sedang banyak saudara yang inap di sana .


" Gimana Boy ceritanya ? ' . Tanya Badrus tidak bisa lagi bersabar .


" Bentar lah Drus kita baru nyampe nih , apa kamu gak pengen mandi dulu ? " . Tanya Bowo agak senewen karena tahu kalau Badrus dari dulu ingin mendekati Firma .


" Drus , kamu yakin masih pengen tau tentang kehidupan Firma ? " . Tanya Boy .

__ADS_1


" Iya Boy , serius aku " .


" Firma sebetulnya terpaksa nikah waktu itu Drus ! " .


" Alasannya apa ? " .


" Bapaknya sendiri yang memaksanya nikah begitu Firma di lamar laki - laki , bapaknya kan masih kayak orang jaman dulu , masih percaya kalau ada anak gadisnya di lamar artinya dia harus menerima dan pantang buat menolak , itu karena kalau menolak takut di gunai - gunai atau di celaka i seperti anak temennya dulu " .


" Ah pemikiran apa itu , terus Firma tinggal di mana sekarang ? " .


" Dia sama suaminya tinggal di rumah kontrakan , setengah jam an lah kalau dari sini " .


" Kalian kan sahabatnya , apa kalian gak berniat membantunya ? " .


" Maksud kamu ? " .


" Firma itu butuh bantuan kalian kenapa kalian gak peka ? , selama ini kalian tau Firma dalam bahaya tapi kalian cuma jadi penonton aja " .


Boy , Bowo dan Udin terdiam memang betul yang di ucapkan Badrus . Mereka tahu Firma dalam kesulitan tapi sekali - kalinya mereka membantu Firma hanya saat Firma melahirkan saja . Setelah itu mereka tidak tahu apa yang terjadi dengan Firma .


" Kalian kan bisa bantu Firma secara diam - diam , kalian juga pasti gak tau kan Firma kekurangan makan apa enggak , suaminya memperlakukan Firma dengan baik apa enggak " .


" Entar di kiranya kita campur tangan rumah tangga Firma gimana ? " . Bowo menyela .


" " KAlian kan bisa awasi Firma dari kejauhan , gak harus mendekat nunggu Firma mencurahkan isi hatinya " .


" Mending kalau Firma hanya kekurangan makan , gimana kalau Firma mengalami kekerasan Fisik ? , kalau bukan kalian yang bantu Firma terus siapa lagi ? , kalian kan tau Firma kayak gimana orangnya , selalu nutupin kejahatan irang yang di lakukan pada dirinya " .


Kalimat Badrus seperti tamparan bagi Boy , Bowo , Udin , dulu mereka pernah berjanji akan selalu menjaga Firma tapi ketika Firma alami kesusahan mereka justru meninggalkannya .


" Gimana keadaan Firma sekarang ya ? " .Bowo berujar .


" Iya kamu betul Drus ternyata kami bukan sahabat sejati bagi Firma bahkan kita tidak pernah tau setelah melahirkan apa yang di alami Firma " . Boy merenung .

__ADS_1


" Kamu betul Drus , kok aku jadi merasa jadi pecu***** begini " . Tambah Udin membenarkan pemikiran Badrus .


__ADS_2