Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 76 kado


__ADS_3

" Ini " . Desy memberikan sebuah bingkisan .


Firma melepaskan rangkulan ku dan berjalan cepat menuju kamar nya .


" Gawat ini " . Pikir ku .


" Makasih Des " .


Aku menerima bingkisan itu dan segera menyusul Firma yang sudah lebih dulu masuk ke dalam kamar .


Aku sembarangan melempar bingkisan dari Desy . Ku buka pintu kamar , ku lihat Firma membelakangi pintu .


Bergegas ku peluk Firma dari belakang , dia berontak tetapi aku tidak melepaskannya .


" Sayang , maaf telah membuat mu marah " . Suara ku berat beradu dengan birahi tak tertahan .


Tidak mendengar jawaban aku membalikkan tubuh Firma supaya menghadap ku , aku buka cadar Firma dan aku telisik mata nya .


Firma tampak emosi , " Ada hubungan apa mas sama cewe bule itu , kenapa dia datang lagi kalau memang tidak ada hubungan apa - apa seharusnya dia tidak ke sini , kenapa malah seperti ini mas ? aku bisa melihat gelagat dan tatapan nya pada mas " .


" Fir , selama ini aku sibuk mengejar mu , aku tidak peduli dengan apa yang dia rasa padaku . Kalau rasa dia pada ku tidak biasa itu bukan urusan ku " . Aju terus berusaha meyakinkan nya .


" Inget mas laki - laki itu yang di pegang omongan nya , jangan pandai bersilat lidah . komitmen adalah pondasi hubungan , kalau ndak seimbang sudah pasti tumbang . Hubungan yang harmonis memerlukan komitnen yang kuat dari kedua belah pihak ngerti kamu mas " . Firma semakin menatapku .


Aku hanya mendengarkan dan membiarkan Firma mengeluarkan unek - unek nya . Mata kami beradu , ada gejolak yang masing - masing kami tahan .


Aku sengaja menyembunyikan remote AC , aku lihat Firma sudah mulai melunak emosi nya , ada kesempatan yang belum tentu datang dua kali .


Aku merengkuh tubuh nya , memeluknya entah siapa yang memulai pagutan bi*** kami , aku melucuti semua pakaiannya Setelah memperhatikan sejenak wajahnya yang masih dengan polesan make up yang melekat dan makin terlihat cantik , aku semakin beringas pada nya .


Tanpa penolakan dari nya , kami mulai persetubuhan kami yang membuahkan banyak keringat . Satu hal yang baru aku tahu dari nya , bahwa diri nya sangat kuat .


...°°°°°°°...


Aku merasa bersalah pada Firma karena membuatnya tidak nyaman dan salah paham dengan kehadiran Desy .

__ADS_1


Aku sendiri tidak tahu darimana Desy tahu pernikahan ku dengan Firma apalagi hadir juga di akad nikah ku saat di kediaman Firma .


Kehadiran Desy membuat Firma sering menginterogasi ku , memberi banyak pertanyaan saat aku pulang terlambat dari toko .


Aku bisa mengerti dengan sikap posesif Firma yang masih trauma dengan masa lalu nya . Trauma masa lalu nya tidak mungkin mudah untuk di lupakan .


" Kita sudah seminggu menikah tapi sepertinya kamu tidak memberikan kepercayaan padaku Fir , kenapa ? " . Tanya ku mengharap belas kasih nya .


" Ini bukan tentang percaya atau tidak mas , selama perempuan itu masih di sekitar mu , selama itu pula akan selalu jadi bayang - bayang menakutkan buat ku mas , aku ndak mau milikku di renggut orang lain " . Firma berkata tegas meluapkan ketakutan nya saat ini .


" Aku senang kamu posesif pada ku tapi jangan pernah kamu hindari aku , tersiksa rasa nya gak bisa membelai perempuan pujaan hati sekalipun berada di satu ranjang " .


" Aku bahkan terbuka dengan segalanya , pin ATM , nomer brankas dan lain sebagainya aku berikan pada mu " . Lanjut ku .


" Mas , intensitas kalian bertemu pasti akan semakin sering , Desy sering datang menemui mama dan bersikap baik pada nya tapi saat melihat ku dia langsung bermuka masam menunjukkan ketidak sukaan nya terhadap ku , aku yakin Desy memiliki rasa yang tak biasa pada mu mas " . Firma mulai menceritakan yang di alami nya .


Aku menggenggam kedua tangan nya , " Aku gak peduli , aku cuma mau kamu " .


Aku memperhatikan Firma dengan seksama seperti nya dia tipe perempuan yang suka dengan tantangan .


Aku meninggalkan Firma di kamar , sebetul nya hati ku juga khawatir dengan yang aku katakan pada nya tadi .


Tiba - tiba terdengar suara pintu di buka , " Mas , pukul lah aku sampai kamu memaafkan ku , pukul aku sampai kamu ridho pada ku " .


Aku memeluk Firma , aku tidak mau melihat nya menangis , laki - laki yang sejati tidak akan pernah membiarkan perempuannya menangis apalagi karena laki - laki nya yang jadi penyebab sedih nya perempuan .


" Fir , maafkan aku , aku menyesal telah membuat mu menangis . Tolong jangan menangis lagi " .


Mama datang menghampiri dan memukul ku , " Kamu apakan menantu kesayangan ku ampe nangis sesenggukan begini ? " .


Aku menggelengkan kepala .


" Ini salah Firma kok ma " . Firma membela ku .


" Firma ke kamar dulu ya ma " . Dia masih sesenggukan dan masuk kembali ke kamar .

__ADS_1


" Kejar " . Kata mama sedikit mendorong ku .


Aku menyusul Firma , seperti yang aku katakan Firma menyukai tantangan .


Dengan gemulai dia menggoda ku , kemudian mengunci ku di antara pa** nya . Senggama kami terulang lagi dan aku lebih menikmati nya lagi .


Pagi hari nya aku mengejut kan Firma dengan tiket bulan madu ke luar kota .


" Kita akan ke kota apel ? " . Kata nya sumringah mata nya berbinar dan itu membuat ku merasa lega dan juga ikut bahagia .


" Iya sayang dan aku pastikan bahwa tidak akan ada pengacau di sana yang mengganggu kebersamaan kita " .


" Kalau dia mengikuti kita gimana mas ? " . Tanya Firma masih merasa khawatir .


" Tapi masa sih dia akan mengikuti kita ? " . Tanya ku balik sengaja menggodanya .


" Kan bisa aja mas , buktinya dua kaki acara kita ada dua juga hadir " .


" Berarti dia seorang psiko*** yang , kalau gitu janu harus lindungi aku " . Aku sengaja merajuk dan menenggelamkan wajah ku di dada nya .


" Yaah kok jadi aku yang harus melindungi mas , mas dong yang melindungi aku " . Protes nya .


" Tapi kan dia sama berbahaya nya sama kamu yang , upss " . Aku pura - pura keceplosan .


Di dorong nya kepala ku dari dada nya dan di amati nya wajah ku penuh intimidasi .


" Jadi mas sangat pahat tentang cewe bule itu ? " . Tanya nya masih dengan mata yang penuh intimidasi .


" A aku kan cuma menduga nya yang " . Jawab ku tergagap .


" OK kalau gitu jangan pernah melarang ku melakukan hal yang aku mau terhadap cewe bule itu " . Tegas nya pada ku .


Aku tersenyum melihat tingkah Firma yang baru satu minggu ini status nya menjadi istri ku .


" Mas " .

__ADS_1


" I iya siap bu bos apapun yang bu bos lakukan dan mau silahkan di jalani , aku cuma bisa mendukung saja " . Aku cengengesan di depan Firma .


__ADS_2