
Aku sudah tidak betah jadi orang miskin terus - terusan , kenapa aku harus repot - repot urus anak kalau suami ku saja tak bisa memberi ku makan yang layak .
Aku lihat mas Jaka masih tidur pulas di samping Kayla .
" Maafin mama ya nak , mama harus pergi kalau uang mama sudah banyak mama akan jemput kamu " . Bisik ku dalam hati . Sebenarnya aku tak tega meninggalkan Kayla tapi sebaiknya memang begini supaya aku punya tabungan untuk masa depan ku .
Aku segera berangkat ke pasar belanja bahan Capcay seperti pesanan pak Tejo .
" Pasar rame banget sih , bisa - bisa aku berkeringat dan bau amis kalau lama - lama di sini " .
Usai mendapatkan semua bahan aku segera mencari ojek dan menuju ke toko tempat aku bekerja .
" Lus , sudah nyampe kamu ? " . Sapa pak Tejo .
" Sudah lah pak , kan sudah di liat sama bapak " . Jawab ku kesal .
" Jangan marah lah nanti cantik nya hilang " . Goda pak Tejo .
Aku tak menghiraukannya dan langsung menuju dapur mengolah semua bahan .
" Mmmm .. sudah matang Lus ,, aroma nya ampe tercium di depan " . Pak Tejo mengejutkan ku yang fokus memasak , entah sudah berapa lama dia ada di belakang ku .
" Sebentar lagi pak , nasi nya juga sudah matang " .
" Bapak beli es tebu dulu ya Lus , kalau selesai masak kamu langsung ke depan jagain toko " .
" Iya pak " .
Selesai makan .
" Pak , saya boleh tidur di sini ya ? " .
" Loh kok kamu mau tidur di sini katanya kamu tinggal sama keluarga mu " .
" Eh anu pak , itu keluarga jauh jadi gak enak kalau kelamaan tinggal di sana , kalau sudah dapat kos saya pindah kok pak " .
" Oh gitu , ya sudah kamu bisa tinggal di kamar itu , apa mau bapak antar ambil pakaian kamu di rumah keluarga mu ? " .
" Gak usah pak , saya sudah bawa baju ganti lagian saya memang gak punya banyak baju kok " .
Sore hari sebelum toko tutup aku mengecek kamar yang akan aku tempati .
" Pak , pak Tejo " .
" Iya Lus , ada apa ? " .
" Lampu nya kok mati pak , apa gak ada lampu lagi ? " .
" Sebentar bapak ganti dulu lampunya , di depan ada stok lampu " .
Beberapa saat kemudian .
" Nah lampu sudah nyala , masuk Lus " .
Aku langsung masuk ke dalam kamar , toko ini tidak besar tapi juga tidak kecil . Ada satu kamar , dapur dan kamar mandi . Kamar ada di depan masih satu ruangan dengan toko . Di sebelah dapur dan kamar mandi ada gudang .
__ADS_1
Pak Tejo kemudian memasukkan motor ke dalam toko dan menutup rolling door nya .
" Lus , kamu berani gak tidur sendirian di toko ini ? " . Tanya pak Tejo sembari masuk ke dalam kamar .
" Berani kok pak , dulu di tempat kerja yang lama saya juga tidur di mess sendirian sebab teman - teman ada yang tinggal di kos dan ada yang tinggal sama keluarga nya " .
" Oh , ya udah , Lus kamu mau gak jadi istri bapak ? " .
" Memang nya kalau jadi istri bapak dapat apa ? " .
" Ya dapet jatah dong Lus " .
" Jatah apa pak ? " .
" Ya jatah belanja , ya jatah anu " .
" Memangnya dapet jatah berapa ? " .
" Dapet jatah 30 ribu kalau malam di kasih vitamin ya dapet 50 ribu " .
" Itu buat istri apa buat kebutuhan belanja ? " .
" Ya kebutuhan belanja juga " .
" Yaaah .. dapet apa pak uang segitu , mending jadi karyawan aja sebulan dapet 1,5 juta gak perlu capek - capek urus suami , daripada punya suami cuma di kasih 30 ribu tapi buat belanja doang , sudah capek urus rumah , ngelayani suami tapi gak dapet apa - apa , Saya jadi karyawan aja deh pak " .
" Kenapa gak minat Lus kan itu baru tawaran awal " .
" Sehari minimal 100 ribu lah buat belanja sama uang jajan ku , syukur - syukur kalau sehari di kasih 200 ribu " .
" Kok banyak 200 ribu ? " .
" 100 ribu deh " .
" Kalau gitu mas kawinnya yang banyak ya motor matic , kalung emas , cincin emas , gelang mas " .
" Kalau mas kawin nya banyak gitu berarti gak usah pesta ya kawinnya , nikah siri aja " .
" Iya gak pa pa deh yang penting mas kawinnya dapat banyak " .
" Tapi kamu masih segelan kan ? " .
" Masa bapak gak bisa bedain sih " .
" Jadi gak sabar nih , besok kita nikah siri ya ? " .
" OK gak masalah kalau memang harus besok " .
KEESOKAN HARINYA
Pagi hari aku masih bekerja di toko sebab acara akad nikah baru siang nya . Acara di rumah pak penghulu dengan alasan biar tidak ribet kata pak Tejo .
Aku menurut saja bagi ku yang penting aku nanti dapat mas kawin itu saja .
" Lus , sudah siap ? , yuk berangkat " . Pak Tejo menjemput ku di toko .
__ADS_1
" Sebentar saya pake make up dulu " .
" Jangan lama - lama Lus " .
" Ya udah ayo berangkat pak , mahar nya sudah di bawa kan ? " .
" Sudah di siapin di rumah , nanti setelah acara bapak ajak ke rumah , kamu belum tahu rumah bapak kan ? " .
" Mana mobilnya pak kok enggak ada ? " .
" Itu mobilnya yang warnanya putih parkir di depan warung kopi pojok " .
Mataku terbelalak , " Bapak seriys itu mobilnya ? , kenapa bapak menyewa mobil itu ? " .
" Adanya itu Lus " .
Aku menurut saja ketika di ajak masuk mobil , sepanjang perjalanan aku cemberut karena kesal dengan pak Tejo .
Setengah jam kemudian kami tiba di rumah penghulu . Kami di sambut ramah dan di persilahkan masuk , di dalam sudah ada banyak orang yang menunggu .
" Ini mas kawinnya apa ? " . Tanya pak penghulu .
" Uang 500 ribu rupiah " . Jawab pak Tejo .
" Lho pak kemarin sepakatnya kan bukan itu " . Protes ku .
" Buat mas kawin nyebutinnya kepanjangan , ini aja uang 500 ribu , kalau yang lain - lainnya itu hadiah " .
" Beneran loh pak " .
" Jadi apa ini mas kawinnya ? " . Tanya pak penghulu lagi .
" Iya itu tadi pak uang 500 ribu rupiah " .
" Baiklah , sini tangan nya kita mulai sekarang " .
{ Saya nikahkan dan kawinkan engkau Tejo bin Tajab dengan Lusiwati binti Pangat dengan mas kawin uang 500 ribu rupiah di bayar tunai } .
{Saya terima nikah dan kawinnya Lusiwati binti Pangat dengan mas kawin tersebut di bayar tunai } .
" Bagaimana para saksi sah .. ? " .
Sah .. !!
Sah .. !!
" Mulai swkarang pak Tejo dan mbak Lusi adalah pasangan suami istri secara agama , nanti pernikahannya di urus secara negara ya , biar enak kalau punya anak ndak ada masalah " . Pak penghulu mewanti - wanti .
" Iya pak terima kasih banyak sudah di bantu proses akad nya " . Jawab pak Tejo .
" Iya pak sama - sama kalau gitu kita sholat Jamaah Ashar dulu .
Setelah sholat berjamaah kami pun makan dulu , nasi kotak di bagikan ke semua tamu yang datang .
Aku mengintip isi kotak , ternyata cuma nasi uduk , tahu , tempe mendoan dan sambal . Aku menyenggol lengan pak Tejo .
__ADS_1
" Pak kok isi nya cuma gini aja ? " .
" Sudah gak pa pa tadi asal pesan aja di jalan sebab buru - buru yang penting kan bisa di makan " .