Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 85 Pergi Dari Rumah


__ADS_3

Aku sudah tidak betah jadi orang miskin terus - terusan , kenapa aku harus repot - repot urus anak kalau suami ku saja tak bisa memberi ku makan yang layak .


Aku lihat mas Jaka masih tidur pulas di samping Kayla .


" Maafin mama ya nak , mama harus pergi kalau uang mama sudah banyak mama akan jemput kamu " . Bisik ku dalam hati . Sebenarnya aku tak tega meninggalkan Kayla tapi sebaiknya memang begini supaya aku punya tabungan untuk masa depan ku .


Aku segera berangkat ke pasar belanja bahan Capcay seperti pesanan pak Tejo .


" Pasar rame banget sih , bisa - bisa aku berkeringat dan bau amis kalau lama - lama di sini " .


Usai mendapatkan semua bahan aku segera mencari ojek dan menuju ke toko tempat aku bekerja .


" Lus , sudah nyampe kamu ? " . Sapa pak Tejo .


" Sudah lah pak , kan sudah di liat sama bapak " . Jawab ku kesal .


" Jangan marah lah nanti cantik nya hilang " . Goda pak Tejo .


Aku tak menghiraukannya dan langsung menuju dapur mengolah semua bahan .


" Mmmm .. sudah matang Lus ,, aroma nya ampe tercium di depan " . Pak Tejo mengejutkan ku yang fokus memasak , entah sudah berapa lama dia ada di belakang ku .


" Sebentar lagi pak , nasi nya juga sudah matang " .


" Bapak beli es tebu dulu ya Lus , kalau selesai masak kamu langsung ke depan jagain toko " .


" Iya pak " .


Selesai makan .


" Pak , saya boleh tidur di sini ya ? " .


" Loh kok kamu mau tidur di sini katanya kamu tinggal sama keluarga mu " .


" Eh anu pak , itu keluarga jauh jadi gak enak kalau kelamaan tinggal di sana , kalau sudah dapat kos saya pindah kok pak " .


" Oh gitu , ya sudah kamu bisa tinggal di kamar itu , apa mau bapak antar ambil pakaian kamu di rumah keluarga mu ? " .


" Gak usah pak , saya sudah bawa baju ganti lagian saya memang gak punya banyak baju kok " .


Sore hari sebelum toko tutup aku mengecek kamar yang akan aku tempati .


" Pak , pak Tejo " .


" Iya Lus , ada apa ? " .


" Lampu nya kok mati pak , apa gak ada lampu lagi ? " .


" Sebentar bapak ganti dulu lampunya , di depan ada stok lampu " .


Beberapa saat kemudian .


" Nah lampu sudah nyala , masuk Lus " .


Aku langsung masuk ke dalam kamar , toko ini tidak besar tapi juga tidak kecil . Ada satu kamar , dapur dan kamar mandi . Kamar ada di depan masih satu ruangan dengan toko . Di sebelah dapur dan kamar mandi ada gudang .

__ADS_1


Pak Tejo kemudian memasukkan motor ke dalam toko dan menutup rolling door nya .


" Lus , kamu berani gak tidur sendirian di toko ini ? " . Tanya pak Tejo sembari masuk ke dalam kamar .


" Berani kok pak , dulu di tempat kerja yang lama saya juga tidur di mess sendirian sebab teman - teman ada yang tinggal di kos dan ada yang tinggal sama keluarga nya " .


" Oh , ya udah , Lus kamu mau gak jadi istri bapak ? " .


" Memang nya kalau jadi istri bapak dapat apa ? " .


" Ya dapet jatah dong Lus " .


" Jatah apa pak ? " .


" Ya jatah belanja , ya jatah anu " .


" Memangnya dapet jatah berapa ? " .


" Dapet jatah 30 ribu kalau malam di kasih vitamin ya dapet 50 ribu " .


" Itu buat istri apa buat kebutuhan belanja ? " .


" Ya kebutuhan belanja juga " .


" Yaaah .. dapet apa pak uang segitu , mending jadi karyawan aja sebulan dapet 1,5 juta gak perlu capek - capek urus suami , daripada punya suami cuma di kasih 30 ribu tapi buat belanja doang , sudah capek urus rumah , ngelayani suami tapi gak dapet apa - apa , Saya jadi karyawan aja deh pak " .


" Kenapa gak minat Lus kan itu baru tawaran awal " .


" Sehari minimal 100 ribu lah buat belanja sama uang jajan ku , syukur - syukur kalau sehari di kasih 200 ribu " .


" Kok banyak 200 ribu ? " .


" 100 ribu deh " .


" Kalau gitu mas kawinnya yang banyak ya motor matic , kalung emas , cincin emas , gelang mas " .


" Kalau mas kawin nya banyak gitu berarti gak usah pesta ya kawinnya , nikah siri aja " .


" Iya gak pa pa deh yang penting mas kawinnya dapat banyak " .


" Tapi kamu masih segelan kan ? " .


" Masa bapak gak bisa bedain sih " .


" Jadi gak sabar nih , besok kita nikah siri ya ? " .


" OK gak masalah kalau memang harus besok " .


KEESOKAN HARINYA


Pagi hari aku masih bekerja di toko sebab acara akad nikah baru siang nya . Acara di rumah pak penghulu dengan alasan biar tidak ribet kata pak Tejo .


Aku menurut saja bagi ku yang penting aku nanti dapat mas kawin itu saja .


" Lus , sudah siap ? , yuk berangkat " . Pak Tejo menjemput ku di toko .

__ADS_1


" Sebentar saya pake make up dulu " .


" Jangan lama - lama Lus " .


" Ya udah ayo berangkat pak , mahar nya sudah di bawa kan ? " .


" Sudah di siapin di rumah , nanti setelah acara bapak ajak ke rumah , kamu belum tahu rumah bapak kan ? " .


" Mana mobilnya pak kok enggak ada ? " .


" Itu mobilnya yang warnanya putih parkir di depan warung kopi pojok " .


Mataku terbelalak , " Bapak seriys itu mobilnya ? , kenapa bapak menyewa mobil itu ? " .


" Adanya itu Lus " .


Aku menurut saja ketika di ajak masuk mobil , sepanjang perjalanan aku cemberut karena kesal dengan pak Tejo .


Setengah jam kemudian kami tiba di rumah penghulu . Kami di sambut ramah dan di persilahkan masuk , di dalam sudah ada banyak orang yang menunggu .


" Ini mas kawinnya apa ? " . Tanya pak penghulu .


" Uang 500 ribu rupiah " . Jawab pak Tejo .


" Lho pak kemarin sepakatnya kan bukan itu " . Protes ku .


" Buat mas kawin nyebutinnya kepanjangan , ini aja uang 500 ribu , kalau yang lain - lainnya itu hadiah " .


" Beneran loh pak " .


" Jadi apa ini mas kawinnya ? " . Tanya pak penghulu lagi .


" Iya itu tadi pak uang 500 ribu rupiah " .


" Baiklah , sini tangan nya kita mulai sekarang " .


{ Saya nikahkan dan kawinkan engkau Tejo bin Tajab dengan Lusiwati binti Pangat dengan mas kawin uang 500 ribu rupiah di bayar tunai } .


{Saya terima nikah dan kawinnya Lusiwati binti Pangat dengan mas kawin tersebut di bayar tunai } .


" Bagaimana para saksi sah .. ? " .


Sah .. !!


Sah .. !!


" Mulai swkarang pak Tejo dan mbak Lusi adalah pasangan suami istri secara agama , nanti pernikahannya di urus secara negara ya , biar enak kalau punya anak ndak ada masalah " . Pak penghulu mewanti - wanti .


" Iya pak terima kasih banyak sudah di bantu proses akad nya " . Jawab pak Tejo .


" Iya pak sama - sama kalau gitu kita sholat Jamaah Ashar dulu .


Setelah sholat berjamaah kami pun makan dulu , nasi kotak di bagikan ke semua tamu yang datang .


Aku mengintip isi kotak , ternyata cuma nasi uduk , tahu , tempe mendoan dan sambal . Aku menyenggol lengan pak Tejo .

__ADS_1


" Pak kok isi nya cuma gini aja ? " .


" Sudah gak pa pa tadi asal pesan aja di jalan sebab buru - buru yang penting kan bisa di makan " .


__ADS_2