Masa Lalu Suamiku

Masa Lalu Suamiku
Bab 45 Kecelakaan


__ADS_3

Sejak sore perasaan Firma merasa tak enak , dia mondar mandir di ruang tamu entah apa yang dia pikirkan .


Kriiiing kriiing !!


Ponsel Firma berdering dari dalam kamar , Firma bergegas melihat siapa yang menghubungi nya ." Nomer tak di kenal ? " . Firma menekan menggeser tanda telepon untuk menerima telepon .


" Assalamu'alaikum mbak Firma ? saya teman nya Agus ngasih kabar kalau mas Agus di bawa ke rumah sakit kota sejam yang lalu , tapi mbak Firma gak usah khawatir sudah di bantu temen yang lain untuk urus semua nya " .


" Maaf mas Agus kecelakaan apa ya mas ? " . Firma memanggil mas sebab dari suara nya terdengar masih sangat muda usia nya .


" Tadi kejatuhan as nya bahan mbak di ujung kaki nya , tapi belum tau gimana pemeriksaan selanjut nya , mbak Firma bisa langsung ke rumah sakit saja " .


" Makasih banyak ya mas , InsyaAllah nanti saya ke sana " .


" Sama - sama mbak , Assalamu'alaikum " .


Firma bingung bagaimana membawa anak nya ke rumah sakit sebab itu tidak mungkin . Tiba - tiba ponsel nya bergetar lagi , ada pesan masuk dari nomer tak di kenal . " Fir saya Nanang kanu sudah tau Agua kecelakaan ? " .


" Iya mas sudah , tapi saya bingung gimana ke sana nya saya punya anak kecil ndak ada yang jagain " . Firma mengatakan apa yang ada dalam pikiran nya .


" Aku jemput saja ya nanti aku antar ke rumah orang tua mu biar bisa nitipin Angkasa ke mereka " .


" Apa ndak pa pa mas ? " .


" Gak pa pa lah masa iya harua ada fitnah , kalau kamu takut kamu bisa ajak ibu yang punya kontrakan kamu itu aja " .


" Sebentar kalau gitu saya ke rumah bu Romlah dulu mas " .


Sesampai nya di rumah bu Romlah ternyata bu Romlah tidak ada di rumah , Firma mengirim pesan pada bu Romlah . Bu Romlah memberi balasan bahwa diri nya sedang keluar kota , bu Romlah juga memberi saran agar Firma mau saja menerima tawaran teman nya Agus .


Bu Romlah juga tidak tahu bahwa Nanang teman mereka , dia hanya tahu bahwa teman Agus memberi tawaran mengantar Firma .


Firma mengirim pesan pada istri kakak ipar nya , sebenar nya dia sendiri tidak tahu kenapa tiba - tiba ingin memberi kabar pada kakak ipar nya meskipun hubungan nya dengan saudara dari Agus tidak lah baik .


" Mbak , mas Agus masuk rumah sakit " . Firma mengetik pesan pada istri kakak ipar nya itu yang ternyata langsung mendapat balasan .


" Rumah sakit mana kami akan ke sana sekarang " .


Meskipun hubungan Firma tidak baik dengan mereka , tapi satu hal yang tidak bisa di lupakan begitu saja bahwa Agus adalah saudara mereka yang masih baik - baik saja hubungan nya .

__ADS_1


Setelah Firma mengirim balasan pada istri kakak ipar nya , Firma dan Nanang pun segera berangkat ke rumah orang tua Firma untuk menitipkan Angkasa dan kemudian menuju rumah sakit .


Sesampai nya di rumah sakit lamat - lamat dari jauh Firma melihat Rina adik ipar nya dan kekasih nya sedang mengantri di poliklinik kandungan . Hati Firma berdebar tidak karuan bayangan hal yang sudah lalu kembali dalam ingatan nya .


" Mas , tolong tunggu di sini sebentar ya , saya mau ke sana sebentar " . Ucap Firma pada Nanang yang baru akan mengajak Firma ke ruang ICU tempat Agus di rawat .


" OK , kalau gitu aku tunggu di situ ya " . Jawab Nanang sembari menunjuk kursi panjang di depan apotik rumah sakit .


Firma segera beranjak dan memastikan pandangan nya tidak salah . Sudah hampir lima bulan sejak kejadian itu dia tidak tahu kabar tentang adik nya , yang membuat Firma heran kenapa adik ipar nya itu ada di rumah sakit di kota tempat dia tinggal , bukan nya di kota Rina sendiri apalagi jarak kota yang biasa di tempuh sampai lima jam lama nya .


" Rina ! " .


Adik ipar nya itu menoleh dengan raut wajah yang tidak bisa di jelas kan . " Kalian ngapain di sini ? " .


" A anu ada perlu mbak " . Jawab Rina tergagap .


" Jawab yang jujur ! " .


" Ngecek kehamilan mbak " . Jawab laki - laki di samping Rina .


" Siapa yang hamil ?? " . Jawab Firma sambil melihat ke arah Rina .


" Rina mbak " . Jawab laki - laki yang mengenalkan diri nya bernama Wahyu itu .


Wahyu mengangguk pelan .


" Astaghfirullah ... " Firma ingin memaki kedua orang itu saat ini juga tapi tertahan sadar di situ banyak orang .


Adik ipar nya itu makin tak di kenali nya , sekalipun tahu sifat nya yang tak pernah menyukai diri nya tapi Firma tak pernah menyangka bahwa Rina akan nekat melakukan hal sejauh ini .


Rina sama sekali tak terlihat penyesalan meskipun akhir nya ada yang mengetahui dia hamil padahal belum menikah dan bahkan di saat sekolah nya tinggal lima bulan lagi ujian akhir semester di kelas sebelas .


" Astaghfirullah " . Firma menghembuskan nafas kasar nya .


Firma belum sempat bertanya lebih lanjut saat Nanang menghampiri nya dan mengatakan bahwa Agus sudah siuman .


" Mas Agus kenapa mbak ? " . Tanya Rina panik .


" Kecelakaan kerja " . Jawab Nanang begitu melihat Firma enggan memberi jawaban .

__ADS_1


" Di ruangan mana mas nanti kami ke sana kalau urusan kami sudah selesai " . Wahyu ikut bersuara .


" ICU .. " . Nanang memberi jawaban sembari meninggalkan Rina dan Wahyu sembari mengikuti Firma yang bergegas mencari ruang ICU .


Setelah menemukan ruang ICU ternyata Agus sudah di pindahkan ke ruangan rawat inap , dia telah mendapatkan penanganan yang baik oleh petugas kesehatan dan juga sudah siuman .


Firma menghampiri suami nya menanyakan kabar tentang nya . Tetapi Agus hanya diam saja seolah tidak penting Firma bertanya demikian . Tak berapa lama setelah nya kakak ipar nya datang bersama istri nya .


" Sudah ada informasi dari dokter ? " . Kakak Agus bertanya .


" Belum mas , ini juga baru di pindah kan dari ruang ICU '' . Nanang yang menjawab melihat Firma seperti nya sedang tidak baik - baik saja .


" Kamu teman nya Agus ? " .


" Iya saya teman se kantor nya " .


Mereka menunggu cukup lama di rumah sakit . Orang tua Agus sudah di beri tahu dan besok pagi baru lah berangkat dari kampung menuju kemari .


Tiba - tiba seseorang mengetuk pintu pelan .


Tok tok tok !


Firma membuka pintu , ternyata Rina dan Wahyu yang datang dia langaung berhambur masuk memeluk Agus dan kakak nya .


" Mana bapak ibu dek , kok kamu audah nyampe duluan ? " . Tanya kakak ipar Firma .


" Aku dari kemarin ada di aini maa sama temen - temen ku ada acara " . Jawab Rina .


Entah memang benar ada acara atau hanya kebohongan Rina saja yang tahu hanya Rina dan Wahyu sendiri .


" Gus kami harus pulang dulu kasihan anak - anak di rumah " . Kakak ipar Firma berpamitan .


" Ya mas " .


" Mas aku juga pamit ya , malam ini aku sudah balik kampung " . Rina juga ikut pamit .


" Iya ati - ati di jalan " .


" Fir kamu pulang saja kasihan anak kamu , Agus biar aku yang nemenin , kamu ke sini pagi aja kalau sore pulang kerja aku bisa gantiin di sini " Nanang berkata tanpa peduli dengan Agus toh Agus juga tak peduli dengan istri nya pikir Nanang .

__ADS_1


Firma menganggukkan pelan kepala nya . " Mas Agus aku pulang dulu , mas Nanang makasih banyak ya " . Hanya itu yang bisa di ucapkan Firma melihat betapa batu nya sifat suami nya terhadap nya .


Hampir satu jam kemudian Firma sampai di rumah orang tua nya , tetapi ibu nya sudah tidur di samping Angkasa anak nya . Sedangkan bapak nya masih duduk di teras menunggu Firma pulang .


__ADS_2