
Ha Jae : "Yang penting kau jaga gerbang Asian Grub di Daejeon,"
Ha Jae : "Di Seoul sudah ada orang yang lebih tinggi dari mu yang bisa membereskannya sendiri."
...----------------...
...(chat dengan Man)...
...----------------...
Ha Jae : "Kirimkan berkas Jimmy kepadaku. Soal Jimmy, King Dong, bahkan Goun Yong. Biar aku yang membereskannya nanti ☺. Aku butuh banyak tumbal untuk ku makan,"
Man : "Berhenti berbual. Aku akan menyusul untuk membereskan Jimmy."
Ha Jae : "Kamu ini keras kepala, ya. Anak buah Yokada bukan cuman kau. Urus saja kerjaanmu. Ingat tugas mu dari awal. GANTIKAN POSISI KU!"
Man : "Cih!!"
Ha Jae : "Kau harus minta maaf pada Kyun. Kalian harus akur. Mengerti!!"
Ha Jae : "Bay."
...----------------...
...(Man read)...
Big Man termanggu menatap layar ponselnya. Dia tak habis pikir dengan apa yang Ha Jae ungkapkan.
"Sebenarnya, siapa bocah ini?! Cih!!" batin Man.
Man yang mengetahui kenyataan bahwa Ha Jae yang sudah mengetahui kebenaran Kyun. Man merasa bersalah kepada Kyin. Dia juga makin penasaran dengan, siapa sebenarnya Ha Jae.
Di sini lain, Ha Jae hanya tersenyum menyeringai melihat layar ponselnya. Dia membaca informasi detail tentang Jimmy, yang Man kirimkan kepadamya. Ha Jae pun langsung menghubungi seseorang dari ponselnya.
...(chat dengan Yokada)...
...----------------...
Ha Jae : "Sennnnnnnpaiiiiii. お元気ですか (Ogenkidesuka),"
William Yokada : "Kya!! Bocah tengik! Tumben pakai bahasa Jepang, Hah?!"
Ha Jae : "He he 😁 Gugel translate 😁 Senpai,"
William Yokada : "Apa?!"
Ha Jae : "Kangen 😭"
William Yokada : "Kapan balik ke Korea hah?! Kau ini! Sudah gak bisa di hubungi, bikin masalah saja! Semua media meberitakanmu,"
Ha Jae : "Yang penting kan aku gak nonton. Nanti kalau aku sudah selesai aku pasti akan kembali,"
William Yokada : "Memangnya apa yang kau lalukan hah! Membuat gempar seperti ini?!"
Ha Jae : "Senpai, Kok gitu😭😭😭 Aku janji aku akan membereskan semuanya. Tapi dengan syarat 😁"
William Yokada : "Bocah tengik! Apa yang kau mau hah?! Setumpuk coklat, Boneka cakky?!
Ada orang yang mengantarkan boneka jelek ke rumah. Katanya itu milikmu,"
Ha Jae : "Iya itu punyaku. Waktu ke Jungang aku membelinya. Aku lupa tidak mengambilnya,"
William Yokada : "Hais bocah!"
Ha Jae : "Senpai aku serius. Aku punya permintaan,"
William Yokada : "Apa?! Ada apa?! Tak biasanya kau meminta sesuatu dariku?"
Ha Jae : "Justru karna aku tidak mintak sesuatu darimu, Jadi aku mohon,"
__ADS_1
William Yokada : "APA!? Kau tinggal bilang saja. Hais bocah!!"
Ha Jae : "Senpai gitu 😭 He he 😁 Aku ingin kau ijinkan aku membangun sebuah usaha sendiri di Indonesia ☺ Aku tak meminta modal darimu. Hanya Ijin. Ijin,"
William Yokada : "Kau ngigau hah?! Di sini kau sudah punya separoh saham milikku. Bahkan jika kau bisa, kau bisa menjadi pemimpin setara dengan Sanji. Bahkan bisa lebih darinya. Kau ingin mempermainanku, hah?!"
Ha Jae : "Bukan itu yang aku mau
Ini usaha ku. Hidupku. Bukan hidupmu. Bukannya kau yang mengijikan ku untuk hidup. Aku ingin lebih hidup lagi,"
William Yokada : "Kau ini."
Ha Jae : "Aku janji,"
Ha Jae : "Jika aku mengijinkanku, aku akan memberikan Hu Gwang Entertaintment untukmu. Gimana?!"
William Yokada : "Dasar bocah tengik!! Sudah berhenti mengigau!! Lakukan saja jika kau mau. Yang jelas kau harus segera pulang ke Korea mengerti!!"
...----------------...
Yokada begitu sangat kesal dengan Ha Jae yang susah di hubungi.
...(chat dengan Ha Jae)...
...----------------...
Ha Jae : "Senpai 😍 Sarange 😘😘😘 Aku janji aku akan penuhi semua janjiku."
...(Yokada read chat)...
...----------------...
Yokada begitu pusing dengan apa yang dia dengar dari Ha Jae.
"Hais bocah," gumam Yokada.
"Bagaimana bisa dia sesantai ini. Apa dia belum tau?!" batin Yokada.
Yokada yang terlihat bingung dengan keadaan yang terjadi. Dia hanya bisa pasrah dengan semua keadaan ini.
"Kenapa Shin kenapa?? Haiss!! Padahal aku tau jelas ... " gumam Yokada dalam hati.
Yokada tak ada habis-habisnya memikikan akan hal itu. Di sisih lain, Ha Jae yang baru saja mengaktifkan ponselnya. Dengan sangat rindunya menghubungi sahabatnya satu per satu.
...(Chat WA)...
...(♡ GRUB SPESIES HAWA ♡)...
...----------------...
Ha Jae : "Haloha ✋👋"
Ha Jae : "Yo, kenapa sepi?!"
Hani : "Cocooooo 😱"
Hani : "Ini serius kamu!!!"
Hani : "Kangen 😭😭😭😭"
Ha Jae : "Bukan Mahluk Goib 😑"
Hani : "Ha Jae 😭 Kamu kemana aja aku kangen😭😭😭"
Ha Jae : "Udah ih gak usah lebay. Aku di sini,"
...(panggilan telepon Hani dan Ha Jae)...
...(01:05:02)...
__ADS_1
Ha Jae : "Puas kan lo,"
Hani : "Aku gak nyangka ternyata gitu. Huffff 😤 aku jadi kurang respect sama Jimmy."
Jennie : "WHATTTT!!! Apa-apaan ini?! Ha Jae!!! 😭😭😭 Ini kau?! Kenapa gak telpon aku sih?!"
Hani : "Yee tadi di gabungin gak di angkat,"
Jennie : "Diam kau!"
Ha Jae : "He he he. Mau telpon lagi pumpung aku masih banyak waktu,"
Jennie : "KYAA!!! HAN JAE!! Kau harus tanggung jawab!! Kalau enggak, jangan harap aku mau berteman dengan mu lagi."
Ha Jae : "Hehh?! Apa?! Kok tiba-tiba?"
Hani : "Jennie, apa-apaan sih?! Udahlah lupain,"
Jennie : "Diam kamu!! Gak usah urus campur masalah kita,"
Hani : "Tapi Ha Jae kan gak salah apa-apa,"
Jennie : "Yang bilang gak salah apanya?! Dia yang ajak brandalan itu kesini. Dia juga yang menyuruhnya tinggal sama Kyun kan. Jadi dia harus tanggung jawab,"
Ha Jae : "Tunggu. Jadi masalah Kyun dan Man?!"
Jennie : "Gak usah sok lugu deh lo. Gue tau lo sama aja brandalannya kaya mereka.Mau lo apa sebenarnya hah?!"
Hani : "Jennie kok kasar gitu sih? Ha Je kan sahabat kita."
Jennie : "Diem loh!! Gak usah urus campur! Eh Ha Jae. Kalau lo gak tanggung jawab, gue bakalan sebar rahasia lho ke publik, siapa sebenarnya diri lho. Jangan pikir gua tau soal lo."
...----------------...
Ha Jae yang membaca pesan itu pun hanya tersenyum menyeringai.
...(*Chat WA)...
...(♡ GRUB SPESIES HAWA ♡*)...
...----------------...
Ha Jae : "Okay aku akan tanggung jawab. Apa mau mu?!"
Jennie : "Aku pengen lo suruh anak buah lo untuk hajar brandalan itu."
Hani : "Jennie kok kamu gitu sih,"
Jennie : "Diem lo!"
Ha Jae : "Okay. Nanti kalau aku kembali ke Korea, aku sendiri yang akan menghajarnya,"
Jennie : "Okay. Gua pegang janji lo. Awas kalau lo ingkar!"
...----------------...
Ha Jae, yang tetiba mendapat umpatan buruk dari sahabatnya itu pun hanya diam menyeringai. Dia sudah menduga bahwa pacar sahabatnya sekaligus sahabatnya itu pun akan marah besar padanya. Walau pun demikian. Ha Jae masih dapat menyikapinya dengan tenang.
...(Chat dengan unknown)...
...----------------...
Ha Jae : "Halo, Paman."
Ha Jae : "Bagaimana kabarnya?"
Ha Jae : "Semoga baik-baik saja,"
...(sekitar setengah jam kemudian)...
__ADS_1
...****************...