
...(Chat dengan Kim Dogsan)...
...----------------...
Ha Jae : "Halo, Paman."
Ha Jae : "Bagaimana kabarnya?"
Ha Jae : "Semoga baik-baik saja,"
...(sekitar setengah jam kemudian)...
Kim Dogsan : "Hai, Choi Ha Jae. Apa kabar?! Lama tidak ketemu. Kau sudah kembali ke Korea?! Agaknya kau kembali terkenal sekarang, ya. Ha ha ha ha ha!"
Ha Jae : "Paman ini, Lupakan hal itu. Aku baik-baik saja sekarang. Itu semua ulah tikus penganggu. Hah aku pengat sekali di buatnya,"
Kim Dogsan : "Kau butuh bantuan? Aku kan kirim anak pekerjaku untuk membereskannya,"
Ha Jae : "Tidak usah, Paman. Aku hubungi Paman bukan untuk hal itu. Bagaimana Haneul? Dia baik-baik saja kan?!"
Kim Dogsan : "Ahh anak itu. Dia baik-baik saja. Aku menyuruh mereka untuk ikut belajar taekwondo. Mereka harus bisa menjaga diri mereka sendiri bukan?!"
Ha Jae : "Bagus. Terimakasih atas bimbingannya, Paman"
Kim Dogsan : "Hai, Tidak usah terimakasih. Ini semua juga untuk cucuku,"
Ha Jae : "Terimakasih,"
Kim Dogsan : "Kau ini. Pintar sekali memilih anak. Mereka semua sangat berbakat di sekolah. Cepatlah kembali. Tahun baru besok pasti mereka sangat bahagia kau ada di sini,"
Ha Jae : "Akan aku usahakan paman. Titip mereka,"
Kim Dogsan : "Ya. Tenang saja,"
...(Ha Jae read)...
...----------------...
Setelah Ha Jae tidak membalas pesan Kim Dogsan. Kim Dogsan pun mengirimkan beberapa foto ke pada Ha Jae.
...(Chat dari Kim Dogsan)...
...----------------...
Kim Dogsan : "Aku selalu mengawasi mereka dengan baik. Jadi tenanglah,"
(Kim Gogsan juga melampirkan sebuah foto)
Ha Jae : "Terimakasih banyak, Paman,"
Kim Dogsan : "Ya.Sama-sama,"
...(Ha Jae read)...
...----------------...
Choi Ha Jae pun termangu memandang satu per satu foto tersebut.
"Hemm, Yuri. Kau memang sangat cantik," ucap Ha Jae dalam hati.
"Aku yakin kau pasti akan menjadi pengacara hebat seperti keinginanmu. Aku yakin," batin Ha Jae.
"Ha ha!" pekik Ha Jae.
"Nami. Hemm,, Cantik," puji Ha Jae dalam hati.
__ADS_1
"Apa ini. Ya Ampun. Terlihat sekali tomboynya," batin Ha Jae.
"Ha ha ha, Aku pikir Haneul yang paling tomboy. Ternyata kau no.1. Kau sangat keren," puji Ha Jae dalam hati.
Choi Ha Jae pun tertegun saat melihat 2 foto terakhir di ponselnya.
"Haneul!"
"Kau sudah besar sekarang?!" gumam Ha Jae dalam hati.
Tak berasa air mengalir membasahi pipi Ha Jae. Dia mengingat kembali lalunya yang kelam. Lalu yang pernuh dengan tangisan tak berdosa. Lalu yang ...
"Bagaimana? Kau bangga kan?! Lihat anakmu. Dia sudah besar dan cantik," gumam Ha Jae dalam hati. "Haneul. Kau akan selalu menjadi jiwa kecilku. Maaff, Maafkan aku.."
Tangis Ha Jae pun pecah di menjadi-jadi. Dia mengingat semua kejadian lalunya. Kejadian yang tak akan pernah dia lupakan. Kejadian yang sudah menjadi takdir hidupnya.
...(Chat dengan Kyun)...
...----------------...
Big Man : "Oe!"
Kyun The Boy : "Halo sayanggg,"
Big Man : "Brengsek! Dimana aku?!"
Kyun The Boy : "Di hati mu 😘"
Big Man : "Aku serius *******!!"
Big Man : "Cih!! Nanti malam aku tunggu di atas gedung parkir sebelah kontrakan."
Kyun The Boy : "Ya Ampun. Kenapa gak di kontrakan aja hah?! Sambil makan mie, nonton bola,"
Big Man : "Brisikk. Awas jika kau tidak datang!"
Kyun The Boy : "Ya sayang. Aku pasti akan datang,"
...(Man read)...
...----------------...
Man dan Boy akhirnya bertemu malam itu. Man meminta maaf kepada Boy atas pembuatan nya waktu itu. Dia menyesali atas tuduhannya kepada Kyun. Kyun pun yang sudah menduga akan hal itu. Dengan sikap konyol nya mengerjai Man sebagai balas dendam.
"APA!!! KAU BILANG APA?!!!!" pekik Kyun.
Kyun berpura-pura tidak mendengar apa yang Man ucapkan.
"AKU TIDAK DENGAR!! COBA LEBIH KERAS LAGI!!" seru Kyun
"Aku minta maaf!" ucap Man dengan rasa menyesal.
"APA?! KURANG KERASSS!" seru Kyun sekali lagi.
"MAAF," seru Man.
"APA?! LEBIH KENCANG LAGI!!!" titah Kyun.
"BRENGSEK!!! KAU CARI MATI HAH!!" hardik Man.
Man yang merasa di permainkan pun langsung meraih kerah Kyun dengan emosi.
__ADS_1
"Wah kau ini. Yang kemaren saja belum minta maaf. Sudah cari gara-gara lagi," sindir Kyun dengan santainya.
Man hanya terdiam menatap Kyun. Dia tak mau hilang kesabaran dan membuat masalah lebih kacau lagi. Man pun dengan kesal mendorong Kyun. Kyun pun yang melihat kekesalan Man hanya tersenyum geli melihatnya.
"Boy! Thank you untuk semuanya," celetuk Man.
Man tertegun memandang langit malam Daejeon.
"Maaf aku kemaren kelewatan. Aku pikir kau di pihak ayahmu. Cihh! Sialan!" jelas Man.
"HA HA HA HA HA ! Jadi kau minta maaf?! Ha ha ha ha ha," sergah Kyun.
Man hanya bisa diam melihat sikap Kyun yang menyebalkan itu.
"Ayolah," Kyun mendekati Man dan merangkulnya. Kyun mengajak Man memandang luas komplek kecil di hadapannya.
"Hei!! Ha Jae itu sahabatku Dan kau sahabat Ha Jae. Itu artinya kau juga sahabatku," tutur Kyun.
Kyun menepuk punggung Man dengan solibnya.
"Thanks. Sorry untuk semuanya." ucap Man.
"Yoi," sahut Kyun.
Mereka pun berpelukan untuk mengakhiri perbincangan semua itu.
"Hei. Kau sudah hubungi Coco?!" tanya Kyun.
"Kemaren lusa," jawab Man.
"Ahh sial. Kenapa dia tidak mengubungiku," protes Kyun.
"Bukannya kau sibuk?!" jawab Man.
"Kau tau dari mana?! Kau masih membuntutiku ya?! Wah kau ini," selidik Kyun.
"Cihh!" gumam Man.
Man melirik ke arah Kyun yang berdiri di sampingnya. Dia ragu dengan apa yang ingin dia bahas dengan Kyun. Walau bagaimana pun, Man belum sepenuhnya tau, bagaimana Kyun itu sebenarnya.
"Soal Jimmy. Dia utusan Goun Yong. Dia sengaja mendekati Ha Jae," tutur Man.
"Goun Yong?! Siapa dia?" tanya Kyun penasaran.
"Kau tidak tau?!" tanya Man.
"Emmm. Kalau resep es kopi moka aku tau," jawab Kyun dengan santai.
Man menjitak kepala Kyun saking kesalnya. Bagaimana bisa Kyun tidak tau soal itu. Padahal dia adalah sahabat Coi Ha Jae.
"Ao! Hai, sakit! Kau ini kasar sekali. Pantas saja masih jomblo," gerutu Kyun.
"Cihh!!" gumam Man.
"Hei. Kenapa kau tidak dekati Hani aja ha? Aku yakin, Hani sebenarnya tertarik pada mu," usul Kyun.
"Oe! Tutup mulut mu. Aku bukan membicarakan itu tadi," hardik Man merasa kesal.
"Ahh! Kau ini. Jangan terlalu terburu-buru. Tenang dan perhatikan. Kau akan tau, siapa sebenarnya orang yang ada di hadapan mu," ucap Kyun.
"Siapa?" tanya Man.
"AKU! Memang ada orang lain lagi selain aku di sini?!" jawab Kyun.
"Brengsek!!" keluh Man.
Man pun bergegas pergi meninggalkan tempat itu. Dia percuma baginya membahas soal itu dengan Kyun.
"Hei kau mau kemana?! Tunggu!!" seru Kyun.
Kyun pun bergegas menyusul Man. Sejak saat itu. Hubungan Man dan Boy kembali akur seperti semula. Sempat terlihat beberapa kali mereka nongkrong bersama.
__ADS_1
Tapi hubungan Jennie dengan Ha Jae. Masih belum kembali seperti biasanya. Karna sejak hari itu. Ponsel Ha Jae kembali tidak dapat di hubungi.
...****************...