
Choi Ha Jae dan Shin Ji Joon pun langsung bergegas keluar dari toko itu. Mereka menyusul rekan-rekan yang lainnya, ke tempat makan Jepang yang berada di sebrang jalan.
Setelah mereka sampai di rumah makan itu. Baru mereka menginjakan kaki di pintu masuk. Mereka langsung di sambut oleh teriakan suara yang tak asing di telinga mereka.
"COCO DI SINI!" sergah Kyun mengangkat tangannya agar mudah terlihat.
"Wah udah pada pesan ya?" tegur Ha Jae menghampiri mereka.
"Ini kau juga pesan. Shin ayo duduk, kamu mau makan apa?" ucap Jennie menyodorkan buku menu ke Ha Jae dan Shin.
"Eh makanan ini enak lho." seru Hani kepada Jennie, menunjukkan menu makanan yang ada di buku menu.
Shin yang duduk di depan Ha Jae. Dia sesekali mencuri-curi pandangan kepada Ha Jae. Sempat beberapa kali mata mereka bertatapan.
"Oppa, Annyeong." sapa seorang perempuan cantik berlahan mendekat ke arah mereka.
"Oppa? Gak nyangka bisa ketemu di sini. Oh lagi Meeting ya? Maaf mengganggu kalau gitu." ucap wanita itu kepada Shin.
"Oh mereka teman-temanku. Sedang apa kamu di sini?" tanya Shin kepada wanita itu.
Terlihat wanita itu sangat akrab dengan Shin. Ha Jae yang menyadari akan hal itu. Terlihat merasa terganggu dan tak suka. Man yang menyadari perubahan sikap Ha Jae. Terus mengawasi mereka.
"Aku kebetulan sedang jalan-jalan dengan teman-temanku di sekitaran sini. Katanya tempat makan di sini enak, mangkanya kami mampir untuk mencicipinya." tutur wanita itu dengan sangat lembut.
Ngukkkkkkk. (bunyi ponsel Shin Ji joon yang bergetar).
"Mm sebentar, aku ingin angkat telponku dulu." pamit Shin meninggalkan tempat itu. "Halo."
__ADS_1
"Halo Shin. Bagaimana wawancaranya? Apa berjalan lancar?" sahut Yokada dari ujung telepon.
"Tenang saja. Semua berjalan lancar." jawab Shin.
"Oh ya, nanti antar Ha Jae pulang ya. Aku tidak suka jika brandalan itu yang antar dia pulang. Haiss nanti Ha Jae bisa tambah kasar jika dekat-dekat dengan brandalan seperti itu." tutur Yokada.
"Ohh, baiklah. Akan aku antar dia sampai rumah." jawab Shin.
Shin Ji Joon yang sedang berbicara dengan Yokada, tak sengaja melihat Ha Jae yang keluar dari restoran. Raut muka Ha Jae begitu sangat sendu. Shin yang melihat akan hal itu, mulai penasaran dengan apa terjadi. Dia melihat ke arah meja yang mereka pesan. Terlihat Julia sudah duduk di kursi Shin.
Shin juga melihat Man yang bangkit dari duduknya, keluar menyusul Ha Jae. Shin semakin di buat penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi.
"Ahh, nanti aku telpon lagi. Okay." ucap Shin mematikan telponnya.
Dia diam-diam mengikuti Ha Jae dan Man, yang pergi keluar entah kemana. Shin semakin di buat curiga, saat Ha Jae bersama beberapa preman pergi ke sesuatu tempat. Shin menyadari, bahwa Man juga sama sepertinya. Yang juga diam-diam membuntuti Ha Jae.
Dengan hati-hati, Shin mengikuti mereka ke dalam sebuah gang sempit. Dari ujung gang, Shin hanya diam ternyalang saat melihat apa yang Ha Jae lakukan kepada preman-preman itu. Shin tak menyangka dengan apa yang dia lihat di depan matanya.
......................
Shin kembali ke restoran tempat mereka berkumpul. Dia terlihat sangat syok dengan apa yang dia lihat. Dia tak habis pikir jika Ha Jae bisa sebrutal itu.
"Apa yang sebenarnya terjadi?!" batin Shin.
Dia tertegun melihat Julia yang masih duduk di kursi tempatnya duduk. Tak lama Julai pun bangkit dari duduknya.
"Oppa, aku pergi ya. Aku di tunggu teman-temanku. Maaf menganggu kalian." ucap Julia dengan ramah.
__ADS_1
"Ahh iya, hati-hati ya." sahut Hani.
Julia memberikan pelukan dan kecupan manis di pipi Shin Ji Joon. Shin Ji Joon pun hanya diam mendapatkan kecupan manis itu.
"Apa jangan-jangan karna ... " gumam Shin dalam hati.
Julia pun pergi dari tempat itu. Tak lama Big Man datang sendiri, dia terlihat biasa saja seolah tak terjadi apa-apa. Padahal Shin tau, bahwa dia juga menyaksikan dengan jelas, apa yang Ha Jae lakukan.
Cukup lama mereka menunggu. Tapi Ha Jae tak kunjung datang juga.
"Ehh Ha Jae kemana sih?!" tanya Hani.
"Kita tunggu di luar yuk." usul Jennie.
"Tapi gimana Ha Jae. Dia kan belum makan." sahut Hani.
"Dia tidak akan makan. Sudah ayo." sela Kyun.
Mereka oun memutuskan untuk menunggu di depan restoran. Tak lama, Ha Jae datang dari kejauhan.
"Ha Jae!" panggil Lee Hani melambaikan tangan ke arah Ha Jae.
"Kamu kemana aja sih?" tanya Hani.
"Maaf, tadi aku sekalian ke Toilet." jawab Ha Jae menghampiri mereka.
"Ya sudah kalau gitu, kita lanjut jalan-jalan yuk." usul Kyun mendekat ke arah Ha Jae dan merangkul pundaknya.
__ADS_1
"Katanya di Taman Kota nanti malam akan ada Pesta Kembang Api. Gimana kalau kita kesana?!" imbuhnya.
...****************...