Mengejar Cinta Om Duda

Mengejar Cinta Om Duda
Jalan jalan


__ADS_3

"Ngapain sih Cha cemberut aja?" Tanya Ariel ikut bergabung dengan Chaca duduk di gazebo.


"Kesel banget gue sumpah." Kata Chaca cemberut.


"Kenapa?" Tanya Ariel lagi sambil memakan buah.


"Eh Riel gue mau nanya sama lo." Ucap Chaca langsung menatap ke arah Ariel.


"Tanya apaan?" Tanya Ariel.


"Selama lo hamil lo emm lo pengen begituan gak?" Tanya Chaca membuat dahi Ariel berkerut.


"Maksud lo begituan?" Tanya Ariel.


"Ya begituan Riel, ih lo sama aja kaya laki gue gak peka!" Kesal Chaca.


"Ah maksud nya olah raga malem?" Tanya Ariel terkekeh.


"Ah iyalah begitu." Jawab Chaca.


"Enggak sih, malah bawaan nya gue males bgt sumpah. Kenapa?" Tanya Ariel membuat Chaca menghela napasnya dengan kasar.


"Kenapa gue malah pengennya tuh begituan terus yah, tapi laki gue gak peka peka, masak tadi pagi gue minta duluan eh dia nya malah ngeselin." Ucap Chaca cemberut.


"Ngeselin gimana?" Tanya Ariel.


"Ah begitulah." Jawab Chaca sambil menyandarkan kepalanya pada pinggiran gazebo.


Saat Chaca dan Ariel tengah mengobrol tiba tiba keduanya di kejutkan oleh kedatangan Dimas dengan nafas terengah engah.


"Kak Dimas abis lari maraton?" Tanya Ariel.


"Hem." Jawab Dimas sambil mengatur napasnya dan terus menatap Chaca.


"Apa?" Tanya Chaca ketus masih kesel.

__ADS_1


"Maaf." Ucap Dimas singkat.


"Gendong." Ucap Chaca manja sambil merentangkan kedua tangannya membuat Dimas langsung terkekeh.


Dengan senang hati, Dimas pun langsung menggendong Chaca di belakang dan membawanya masuk ke dalam rumah.


"Yah gue di tinggal sendirian hadeuhhh." Keluh Ariel cemberut karena kini dirinya sendirian di gazebo tersebut.


...Kamar...


Sesampai nya di kamar, dengan perlahan Dimas menurunkan Chaca di atas tempat tidur.


Lalu dirinya berjongkok di depan Chaca sambil menggenggam kedua tangan Chaca.


"Maafin Mas yang kurang peka sama keinginan kamu." Ucap Dimas sambil mengecup tangan Chaca.


"Kamu ngeselin." Kata Chaca cemberut.


"Maafin Mas Sayang," ujar Dimas lembut. "Tadi pagi Mas kan baru bangun tidur kecapean jadi Mas kurang bisa mencerna ucapan kamu."


"Terus sekarang maunya gimana biar kamu bisa maafin Mas hem?" Tanya Dimas.


"Gak tau, Chaca udah kesel, udah males udah sebel udah gak mood ngapa ngapain pokok nya." Jawab Chaca.


"Kita ke mall mau? Kita belanja," ajak Dimas langsung membuat mata Chaca berbinar seketika.


"Ayo!" Seru Chaca semangat.


"Mas ganti baju dulu ya, masa pakai beginian," kata Dimas menunjuk pakaian formal yang ia kenakan.


"Hemm baiklah," Ucap Chaca lalu Dimas pun segera mengganti pakaian yang lebih santai.


...Mall...


Sesampainya di Mall, Chaca langsung menuju ke berbagai tempat makanan, tujuan nya bukan belanja barang barang namun menjelajahi stand makanan.

__ADS_1


"Sayang, kamu gak mau belanja aja?" Rayu Dimas, sejujurnya Dimas kurang menyukai Chaca membeli makanan cepat saji seperti ini.


"Enggak!" Jawab Chaca cepat sambil memakan makanan nya.


"Hemm abis ini kita ke situ ya," ucap Chaca menunjuk salah satu stand makanan yang tak jauh dari tempat nya kini.


"Tapi yankโ€”" ucap Dimas terputus.


"Mas, kamu itu jangan pelit pelit kenapa sih sama istri," ujar Chaca cemberut.


"Bukan Mas pelit sayang, tapiโ€”" lagi lagi ucapan Dimas harus di potong sama Chaca.


"Tapi apa? Kalau emang gak mau belanja in Chaca makanan ya udah gak usah sok sok an ngajakin Chaca jalan, sumpah kamu ngeselin banget sih mas, kamu pelit banget sama istri sendiri hiks hiks." Lagi Dimas melakukan kesalahan yang membuat mood istrinya kembali buruk.


Dimas mengusap wajahnya dengan kasar, ia bingung mengapa sejak hamil istri nya mudah sekali menangis dan berubah sikap seperti ini.


"Ya sudah ayo kita beli yang kamu mau," kata Dimas seketika membuat tangis Chaca berhenti.


"Chaca cuci tangan dulu oke," ucap Chaca lalu ia segera beranjak menuju wastafel untuk mencuci tangan nya.


.


.


.


Sabar ya bang Dimas ๐Ÿ™ˆ


yang komen katanya mommy pembohong atau apalah, ini kalian bisa lihat sendiri seberapa bengkak kaki mommy, dan kalian bayangkan gimana rasa sakit nya ๐Ÿ˜ช


Memang benar kaki mommy yang sakit bukan jempol mommy, tapi kalian gak tau gimana rasa sakit nya ini kaki jadi otak mommy fokus ke rasa sakit cenat cenut, tiap nulis baru beberapa kata berhenti karena berasa nyut2an belom lagi kalau anak mommy minta susu minta makan minta minum ya allah, sungguh kalian gak akan tau rasanya gimana.


Jadi tolong jangan asal komen ๐Ÿ˜ช๐Ÿ˜ช๐Ÿ˜ช


__ADS_1


__ADS_2