
Chaca menghentakkan kaki nya dengan kesal lalu ia segera berjalan menuju kamar meninggalkan Dimas yang merasa bersalah.
Tak berapa lama akhirnya Dimas menyusul Chaca ke kamar, dan saat Dimas membuka pintu ia sangat terkejut karena Chaca kini hanya menggunakan lingerie berwarna biru langit yang sangat sexy.
Glek,
Dimas menelan Saliva nya dengan kasar saat melihat tubuh Chaca yang sedang rebahan sambil memainkan hape nya, jangan lupa kan pose Chaca saat ini yang begitu wah.
Bagaimana tidak wah bila Chaca mengangkat kaki satu dan ia tumpukkan di kaki satu lagi sehingga membuat tubuh bagian sensitif Chaca terpampang jelas di mata Dimas.
"Sa—sayang," panggil Dimas dengan jantung yang sudah tak beraturan, sang adik pun sudah memberinya minta di bebaskan dari sarang nya.
"Hem," jawab Chaca cuek.
"Ke—kenapa kamu memakai pakaian seperti ini hem?" Tanya Dimas sedikit gugup saat duduk di samping Chaca.
"Gerah," jawab Chaca singkat.
"Sayang, kau membuatnya bangun." Rengek Dimas yang sudah merasa semakin gerah melihat tubuh sang istri.
"Siapa yang bangun?" Tanya Chaca pura pura tidak tau.
"Yank," Kata Dimas lagi.
"Apa?" Tanya Chaca, "Sana lanjut kerja atau keluar lagi sama Arya dan bian, ngapain masuk sini." Kata Chaca ketus.
__ADS_1
"Maafin mas sayang," Ucap Dimas lembut sambil membelai rambut Chaca.
"Bodo!" Ketus Chaca.
"Rambut mu harum sekali sayang," ucap Dimas lagi sambil mencium dan menghirup aroma wangi dari rambut Chaca.
Tubuh Chaca semakin panas dan meremang di perlakukan seperti itu oleh Dimas, Chaca sudah tidak tahan lagi, ia segera mendorong Dimas ke sandaran tempat tidur dan langsung duduk di pangkuan Dimas.
"Yank, jangan seperti ini," Ucap Dimas terkejut.
"Chaca yang memimpin," bisik Chaca di telinga Dimas yang begitu sexy hingga membuat tubuh Dimas semakin menegang.
Dan terjadilah hal yang sangat di sukai Chaca, mereka mulai pertandingan sepak bola di dalam kamar yang berada di kantor, tanpa keduanya sadari mereka lupa mengunci pintu dan kamar yang tidak kedap suara membuat seseorang yang berada di balik pintu kamar menelan saliva nya dengan kasar karena mendengar suara berisik dari kedua insan yang tengah bermain bola di dalam kamar.
"Sayang, kenapa kamu sering seperti ini hem?" tanya Dimas lembut saat menyelesaikan pertandingan nya.
"Kenapa? Apa Mas tidak menyukainya?" Tanya Chaca tidak suka.
"Bukan mas tidak suka yank, mas sangat suka malah. Tapi mas sedikit takut sama anak kita yank," ucap Dimas sambil mengusap usap perut Chaca yang sudah mulai terlihat sedikit buncit.
"Gapapa kok asal main perlahan dan perut Chaca tidak tertindih, makanya Chaca yang mimpin." Jawab Chaca santai sambil memainkan ketiak Dimas. Entahlah sejak Chaca hamil ia sangat suka sekali bermain bola dengan dimas dan suka sekali tidur serta memainkan ketiak sang suami.
"Yank, geli ... " ucap Dimas pelan karena Chaca terus memainkan ketiaknya.
"Tapi Chaca suka," kata Chaca lalu ia kembali memeluk tubuh Dimas yang sama sama naked dengan nya.
__ADS_1
"Kamu istirahat ya, Mas mau menyelesaiakan pekerjaan Mas, nanti kita pulang bareng oke," Kata Dimas yang hendak beranjak dari tempat tidur.
"Tapi Chaca laper," rengek Chaca manja.
"Astaga Mas lupa kamu belum makan," kata Dimas menepuk kening nya.
"Kamu mau makan apa hem?" tanya Dimas lembut, "Makanan yang kamu bawa tadi?"
"Gak mau," jawab Chaca dengan cepat.
"Itu makanan udah dingin, Chaca gak nafsu lagi makan nya." Ucap nya cemberut.
"Lalu kamu mau makan apa?" Tanya Dimas.
"Hemm Chaca mau makan garang asem buatan Jenar," kata Chaca cepat.
"Sayang, nanti kita minta tolong Jenar saat di rumah yah," Kata Dimas.
"Ya sudah kalau gitu Chaca makan nya nantis aja." Kata Chaca santai membuat Dimas mengusap wajah nya frustasi.
"yank," kata Dimas pelan.
"Garang asem Jenar atau gak sama sekali." Ucap Chaca tegas dan tidak terbantahkan.
Dimas menghela napasnya kasar lalu ia segera menelfon Jenar dan meminta bantuan Jenar, setelah Jenar mengiyakan Dimas langsung segera mandi membersihkan tubuhnya yang lengket karena keringat pertandingan tadi, lalu ia segera menyelesaikan pekerjaan nya sambil menunggu makanan datang.
__ADS_1