Mengejar Cinta Om Duda

Mengejar Cinta Om Duda
OTW Honeymoon


__ADS_3

"Mami hati hati ya." kata Aiden yang kini ikut mengantarkan Chaca dan Dimas ke bandara.


"Kamu juga jangan nakal yah, harus nurut apa kata Oma dan Opa oke." Kata Chaca.


"Siap bos!" Kata Aiden memberi hormat membuat Chaca terkekeh.


"Nanti kalau pulang bawain baby Quen buat Aiden." Kata Aiden seketika membuat Chaca terkejut.


"Aiden siapa yang ngajarin ngomong gitu?" tanya Chaca menyelidik, menatap mertua nya namun Tamara malah pura pura fokus dengan hape nya.


"Aiden pemgen punya baby Queen mi, baby boy sudah ada twin J. Aiden mau baby Queen." Kata Aiden dengan semangat.


"Kalau Aiden mau adik bayi Papi akan bekerja keras tapi kalau harus baby Queen papi gak bisa jamin. So Aiden bantu doa kepada Allah supaya memberikan Aiden baby Queen oke." Kata Dimas langsung mendapatkan cubitan keras dari Chaca.


"Apa sih Mi." tanya Dimas pura pura polos.


"Oke, tapi Papi jangan capek capek kerja nya biar mami gak marah marah." Kata Aiden membuat Dimas tak kuasa menahan tawa nya.


"Kalau papi gak kerja keras kamu gak dapat adik bayi gimana?" tanya Dimas sambil menahan tawa.


Aiden tampak diam dan berfikir lalu ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Sudah sudah makin lama bapak kamu makin ngawur aja." Kata Tamara yang sudah tidak tega melihat wajah Chaca yang malu.

__ADS_1


"Ya udah kami berangkat dulu ya Ma, Pah." Kata Dimas lalu mencium tangan adi dan Tamara.


...🥳🥳🥳...


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 16 jaman, kini Chaca dan Dimas telah sampai di sebuah hotel yang begitu mewah dan mahal yang berada di kota Italia. Yups Chaca dan Dimas memutuskan untuk berbulan madu di sana.


"Sayang, bangun." Panggil Dimas membangunkan Chaca yang tertidur di taxi.


"Hemmm jam berapa ini?" Tanya Chaca sambil mengucek matanya.


"Jam 3 pagi, ayo turun." Ucap Dimas sambil mengecup kening Chaca lalu mereka pun turun dari taxi dan segera memasuki hotel itu.


Setelah sampai di kamar, Chaca yang sudah tidak kuat menahan kantuknya pun segera berhambur ke tempat tidur.


Dimas memutuskan untuk membereskan barang barang mereka sebelum akhirnya ia mandi karena merasa tubuhnya sangat lengket akibat perjalanan jauh.


"Mimpi indah sayang." Ucap Dimas lalu ia mencium kening, mata, hidung hingga bibir chaca dengan gemas sebelum akhir nya ia ikut tertidur dengan memeluk Chaca dengan erat.


"Yank." Ucap Chaca masih dengan mata terpejam dan semakin mengeratkan pelukan nya.


"Kenapa sayang?" Tanya dimas yang belum sempat nyenyak tertidur.


"Hausss." Ucap Chaca dengan suara serak nya.

__ADS_1


Dimas pun bangkit dan mengambilkan air putih untuk Chaca. Dengan mata yang masih terpejam, Chaca pun bangun dan mulai meminum air yang di bawakan okeh Dimas lalu ia kembali tertidur lagi.


"Astaga." decak Dimas terkekeh melihat Chaca.


"Om." Panggil Chaca lagi saat ia tidak menemukan keberadaan Dimas di samping nya.


"Hemm." Jawab dimas masih sambil berdiri dengan bersedekap tangan di dada.


"Peluk." Rengek Chaca manja sambil merentangkan kedua tangan nya namun matanya masih tertutup rapat.


"Tidur lah." Ucap Dimas masih tetap bergeming di tempatnya.


"Peluk Chaca." Rengek nya lagi dengan membanting banting kaki nya di kasur persis seperti anak kecil. batin Dimas


Dimas pun langsung kembali naik ke tempat tidur dan memeluk Chaca dengan erat.


.


.


.


Belum saat nya yeee 😂🤣🤣🤣

__ADS_1


__ADS_2