
"Pagi sayang." Ucap Dimas saat melihat Chaca membuka matanya.
Chaca tidak menjawab, ia hanya tersenyum lalu kembali menenggelamkan kepalanya di dada bidang Dimas.
"Sayang." Ucap Dimas sambil mengusap lembut kepala Chaca. "Bagaimana rencana kuta hari ini hem?" Tanya Dimas lagi.
"five minutes." Ucap Chaca dengan suara serak khas bangun tidur.
"Kalau kamu tidak bangun juga, maka aku akan membuatmu sekalian tidak bangun dari tempat tidur." Bisik Dimas membuat Chaca seketika langsung bangun.
"A-- aku akan mandi lebih dulu." Ucap Chaca lalu ia segera beranjak dari tempat tidur.
Baru beberapa langkah ia berhenti dan berbalik ke arah Dimas.
Cup.
"Morning kiss." Ucap Chaca dengan suara sexy lalu segera berlari ke kamar mandi membuat Dimas terkekeh sendiri.
Sebagai tujuan pertama Chaca dan Dimas mendatangi kota Venesia, Chaca sangat ingin menaiki Gondola in Venice, karena dulu waktu ia tinggal di negara itu ia belum sempat mendatangi banyak destinasi.
Sekitar 40 menit Chaca dan Dimas menaiki Gondola sambil menikmati pemandangan sekitar serta mendengarkan nyanyian merdu dari sang pemandu, Kini mereka melanjutkan perjalanan menuju Correr Museum.
"Yank, apa kau tau sejarah musium ini?" Tanya Dimas sambil berjalan dengan merangkul Chaca dari samping.
"Kak Bryan pernah menjelaskan nya tapi sepertinya aku lupa." Ucap Chaca.
__ADS_1
"Istana Kerajaan Venesia, yang sekarang dikenal sebagai Museo Correr (dinamai sesuai dengan donatur utama lembaga tersebut, Teodoro Correr), berdiri sebagai pengingat sejarah panjang Venesia sebagai negara merdeka dan, selama sebagian besar abad kesembilan belas, sebagai kepemilikan teritorial Prancis dan Austria.ย Museum ini terletak di Piazza San Marco, bertempat di Procuratie Nuove.ย Ala Napoleonica, atau Napoleonic Wing yang dekat, sebuah struktur neoklasik yang dibangun atas perintah Napleon I, menjadi pintu masuk museum.ย Bangunan ini dulunya merupakan istana kerajaan Venesia, yang interiornya menampilkan karya beberapa desainer paling terkenal pada masa itu, termasuk Giuseppe Soli, Lorenzo Santi, dan Giuseppe Borsato.ย Pembangunan istana dimulai pada 1808, dan bangunan yang digunakan oleh penguasa selama abad kesembilan belas.Koleksi museum." Jelas Dimas panjang lebar.
"Woahh, darimana om tau?" Tanya Chaca kagum.
"Itu baru sedikit, bila aku menjelaskan lebih detail lagi mungkin tidak akan selesai sampai musium ini tutup." Ucap Dimas sedikit kesal karena lidah Chaca masih sering kepleset memanggilnya Om.
"Hemm, Chaca suka desain disini. Nanti kalau kita punya rumah, Chaca ingin desain nya klasik seperti ini." Ucap Chaca sambil matanya terus menelisik sekitar.
"Apa kamu tidak suka tinggal di rumah utama?" Tanya Dimas.
"Bukan tidak suka Om. Ada kalanya kita harus mandiri. Dan juga di sana sudah ada Jenar dan Arya. Meskipun rumah utama sngat besar dan banyak kamar. tapi tetap saja akan lebih menyenangkan bila kita memiliki rumah sendiri. Tidak perlu jauh jauh, cukup satu komplek dengan Mama agar kita bisa sering ke rumah utama." Jelas Chaca.
"Kamar atas saja hanya tersisa satu kamar, bagaimana nanti kalau kita memiliki anak lebih dari dua atau tiga, tidak mungkin kan kita satukan mereka." Ucap Chaca sambil membayangkan saat mereka memiliki anak nanti.
"Baiklah, kita akan segera bangun istana kita agar kita lebih bebas berdua." Ucap Dimas dengan senyum penuh arti.
"Berdua?" Ucap Chaca membeo.
"Jangan lupakan Aiden." Imbuhnya sambil menatap tajam ke arah dimas.
"Sayang, bukan aku melupakan nya, tapi nanti kamu tanyakan dia sendiri apa dia mau pindah atau tidak. Karena setau ku dia sudah sangat lengket dengan rumah itu." Ucap Dimas.
"Benarkah?" Tanya Chaca sedikit sedih.
"Tapi bisa kita coba dengan memberikan nya baby Queen. Barang kali dengan adanya baby Queen dia mau ikut kita. Karena ia sangat mendambakan seorang adik perempuan." Ucap Dimas.
__ADS_1
"Hemm." Chaca berdehem dan berpikir sejenak.
"Ayo kita kembali ke hotel." Ajak Dimas.
"Eh tapi kan kita belum selesai jalan jalan nya." Keluh Chaca.
"Kita harus bekerja keras agar cepat memberikan Aiden baby Queen." Ucap Dimas dengan senyum smirk membuat Chaca menelan Saliva nya bergidik.
'Inikah akhir dari perubahan status ku?" Gumam Chaca dalam hati.
.
.
.
Ciee yang nungguin, nanti malam yaaa ๐คฃ๐คฃ๐๐๐๐โโ๏ธ๐โโ๏ธ๐โโ๏ธ๐โโ๏ธ๐โโ๏ธ๐โโ๏ธ
tapi gak janji juga ๐๐๐
Ah iya dan satu lagi, yang mau tau kelanjutan kisah Arya dan Jenar, sesuai permintaan kalian, mommy buat kamar baru. Disana nanti akan di sambung dengan kisah twin J oke ๐ฅณ๐ฅฐ
Jangan lupa tekan Love biar tau setiap saat mommy update ๐ฅฐ๐ฅฐ
__ADS_1