Menikah Dengan Calon Kakak Ipar Ku

Menikah Dengan Calon Kakak Ipar Ku
Pernikahan


__ADS_3

Ke esokan hari nya keluarga Wisnu maupun keluarga Windi berkumpul untuk membahas pernikahan Windi dan Wisnu yang akan di adakan 5 Hari ke depan. Seluruh keluarga sudah sepakat untuk mengadakan pernikahan secepat nya.


Benny dan Fitri yang terlalu sibuk mempersiapkan pernikahan Wisnu sampai melupakan Refa yang berada di Korea, Mereka tidak memberitahu Refa kalau Windi akan menikah dengan Kakaknya.


Keluarga Windi mengambil alih untuk urusan penyewaan gedung dan ketering Makanan, Sedang keluarga Wisnu mengurus Tempat pemberkatan pernikahan Wisnu dan Windi. Untuk Wisnu dan Windi hanya di beri tugas untuk mencari Gaun pernikahan dan cincin pernikahan mereka berdua.


Kedua nya hari ini sudah berjanji akan bertemu di butik langganan keluarga Wisnu. Meskipun pernikahan ini karena kesalahpahaman tapi Windi ingin gaun pengantin ia sendiri yang memilih nya.


Setiba Disana Windi langsung melakukan fitting gaun pengantin pilihannya. Begitu juga dengan Wisnu yang mencoba Tuxedo yang pas untuk nya, Setalah memilih pakaian yang sesuai dengan pilihan apa yang mereka inginkan. Keduanya kembali ke rumah.


ketika pernikahan Wisnu dan Windi di umumkan keluarga Windi sudah tiba di Indonesia. Keluarga Windi tinggal di dekat rumah Wisnu agar tidak terlalu jauh.


°°°


Satu hari menjelang pernikahan Windi merasa bahwa keputusan nya tidak tepat karena ia merasa kalau dirinya tengah mempermainkan Dua hati yang saling memiliki ikatan batin satu sama lain.


Ya Tuhan... kenapa aku menjadi ragu untuk menikah dengan Wisnu? Kenapa hati ku merasa aku tidak siap untuk menikah dengan nya... Tapi di satu sisi hati kecil ku mengatakan kalau keputusan ku menikah dengan Wisnu adalah yang terbaik? Aku harus bagaimana? Besok hari pemberkatan pernikahan ku dan Wisnu... Pernikahan pertama ku dengan nya...


Aku tidak tau sampai kapan pernikahan ini akan bertahan... aku hanya berharap semoga dalam pernikahan ini memiliki kenangan yang indah... Dan dipisahkan secara baik-baik....


Tuhan...Jika dia jodoh ku yang engkau kirim kan untuk ku... Maka teguh kan hati ku untuk selalu bersama nya... Namun jika dia bukan jodoh yang engkau pilihan kan untukku... Jadi kan pertemuan ini menjadi pertemuan yang berarti untukku tuhan..


Tuhan...Esok adalah awal baru dalam kehidupan ku... Aku hanya meminta mu... untuk selalu bersama ku dan membimbing ku ke jalan yang benar...


°°°


Hari ini, Hari dimana Windi dan Wisnu akan memulai kehidupan baru nya menjadi sepasang suami istri...


Windi kala itu sedang duduk di depan cermin yang memperlihatkan pantulan dirinya yang sudah di rias seperti putri kerajaan... Ia terlihat sangat cantik dengan balutan gaun putih nya...


Ia tinggal menunggu panggilan dari mamanya untuk acara pemberkatan dirinya dan Wisnu...


__ADS_1


Windi menatap pantulan dirinya di cermin... Tanpa aba-aba air matanya keluar dari kelopak mata indah nya


"Aku tidak menyangka. Jika pernikahan yang aku dambakan dengan orang yang aku cintai... Kini semua sudah berakhir...Aku menikahi seseorang yang tidak aku cintai..Takdir seperti mempermainkan hati ku... Aku di pertemukan oleh seseorang yang aku anggap sebagai jodoh ku... Namun kenyataannya aku justru menikah dengan kakak dari pria yang aku cintai.." Gumam Windi Dalam hati.


"Tuhan...Aku tidak menyalahkan takdir yang engkau tulis kan untukku...Hanya saja aku seperti tidak ikhlas dengan perasaan ini Tuhan.." Gumamnya kembali seraya memejamkan singkat mata nya.


Saat memejamkan singkat matanya, terdengar suara pintu terbuka. Dengan segera Windi menghapus air matanya.


" Sayang... Ayo kita turun yang lainnya sudah menunggu diri mu.." Ujar Keylly seraya tersenyum lembut.


Windi menganggukkan kepalanya dan tersenyum kearah Keylly." Baik lah ma ayo kita ke altar pernikahan.."


Keylly menggandeng tangan Windi menuju Altar Pernikahan. Di depan pintu masuk Altar pernikahan James menunggu kehadiran Windi dan Keylly.


James tersenyum menatap putrinya yang terlihat sangat cantik sekali...


" My little girl kamu terlihat sangat cantik sekali.." Kata James ketika menghampiri Windi dan Keylly


" Yasudah ayo kita ke altar pernikahan." James memberikan tangannya untuk digandeng oleh Windi.


James dan Windi berjalan ke altar pernikahan, Semua orang menatap Takjub ke arah Windi yang terlihat sangat cantik sekali.


Ketika sampai di altar pernikahan, James menyerah tangan Windi kepada Wisnu..


Tangan Windi dan Wisnu saling menggenggam satu sama lain dan mata mereka yang menatap ke arah pendeta.


" Tuan Wisnu Surya Witamma Apakah anda bersedia menjadikan Nona Windi Andy Sarah Winata sebagai istri sah anda, Baik dalam keadaan kaya ataupun miskin, sehat maupun sakit.."


" Setia menemaninya, dan senantiasa mencintai nya sampai Akhir Hayat.."


Kedua mata Windi dan Wisnu saling menatap satu sama lain." Aku bersedia..." Ujar Wisnu seraya tersenyum kearah Windi.


" Nona Windi Sarah Winata Apakah anda bersedia menjadikan Tuan Wisnu Surya Witamma sebagai Suami sah anda, Baik dalam keadaan kaya ataupun miskin, sehat maupun sakit.."

__ADS_1


"Setia menemaninya, dan senantiasa mencintai nya sampai Akhir Hayat..."


Windi hening sejenak, Ia menghela perlahan nafasnya dan memejamkan singkat kedua matanya." A-aku bersedia..." Mata Windi berkaca-kaca menatap ke arah Wisnu yang sedang menatap matanya dan menggenggam tangan nya dengan sangat erat.


" Sekarang saya umum...Anda berdua sudah Resmi menjadi suami Istri."


" Sekarang pengantin Pria di perbolehkan mencium pengantin Wanita."


Wisnu melepaskan genggaman tangan nya dari Windi, Perlahan tangan nya mengangkat selendang pengantin yang menutup wajah Windi.


Wajah Wisnu perlahan mendekat ke wajah Windi, Bibir nya dan Windi tinggal beberapa centi lagi. Sampai pada akhirnya Wisnu mencium singkat bibir merah jambu milik Windi.


Windi yang mendapati ciuman dari Wisnu membuat jantung nya berdetak dua kali lebih kencang dari biasanya.


Astaga! Ada apa dengan jantung ku? Kenapa bisa berdetak kencang begini?


Wisnu melepaskan ciumannya dan menatap kearah Wajah Windi yang tampak merah merona.


Fitri datang membawa kan cincin pernikahan Wisnu dan Windi.


Wisnu menyematkan cincin berlian Kejari manis Windi, Begitu juga dengan Windi menyematkan Cincin pernikahan Meraka ke jari manis Wisnu.


Setalah pemasangan Cincin keduanya menghadap kearah hadirin yang datang menyaksikan Janji suci pernikahan mereka. Kedua nya tersenyum ke arah hadirin yang hadir ke acara pernikahan mereka.


Tentu saja itu bukan senyum tulus, namun senyum kepalsuan dari mereka berdua..


Hari ini aku sudah sah menjadi Istri dari Wisnu, Pernikahan yang terjadi karena kesalahpahaman di antara kami berdua... Batin Windi seraya menatap sekilas wajah Wisnu yang tersenyum.


Aku tidak tau... Apakah kedepannya aku bisa membuka hati ku... Untuk mencintai mu.. Entah lah aku tidak tau... Bagaimana kedepannya hati ini memilih kepada siapa ia akan singgah selamanya disana... (Windi)


Oh Windi sekarang kamu sudah resmi menjadi istri ku... Meski kita menikah kerena kesalahpahaman... Tapi aku berharap pernikahan ini akan terus berlangsung selamanya sampai maut memisahkan kita berdua...


Aku berjanji akan selalu berusaha untuk membahagiakan dirimu... dan memberikan mu rasa nyaman dalam suatu hubungan... Aku tidak akan membiarkan siapa pun itu melukai dan menyakiti mu Windi...

__ADS_1


__ADS_2