Menikah Dengan Calon Kakak Ipar Ku

Menikah Dengan Calon Kakak Ipar Ku
Merebut Milik ku


__ADS_3

Keesokan Paginya Wisnu terbangun dari tidurnya, Entah kenapa kali ini ia merasa sangat segar sekali ketika bangun tidur, Ia Menatap kearah sebalah yang memperlihatkan wajah Windi yang masih tertidur pulas. Bayangan semalam ketika dirinya dan juga Windi menyatukan cinta nya masih terekam jelas di ingatan. Sekarang tidak ada yang perlu ia takut kan jika Refa mencoba merebut Windi dari nya karena selain Windi mencintai, Windi juga telah terhubung oleh dirinya secara lahir mau pun batin nya, Yang perlu Wisnu lakukan sekarang adalah terus berusaha keras agar ada Wisnu junior di perut rata Windi.


Tangan Wisnu mengelus lembut Perut Windi yang putih mulus. Sentuhan tangan Wisnu yang lembut membuat Windi terusik dan terbangun dari tidurnya, Matanya mengerjap-ngerjap menyesuaikan cahaya. Hal yang pertama kali ia lihat adalah senyuman manis yang sudah terukir jelas di wajah Wisnu.


" Isnu." Ujar Windi dengan suara khas orang yang baru bangun tidur


Wisnu tersenyum manis mendengar suara Windi. " Yes Baby. " Ujar Wisnu


Windi bangun dari posisi nya, Ia menyandarkan kepalanya di bahu Wisnu dengan nyaman. Windi mendongakkan kepala nya menatap wajah Wisnu yang tampan Wisnu.


" Kamu sudah bangun dari tadi? " Tanya Windi


Wisnu menyingkirkan anak rambut Windi yang menghalangi wajah cantik nya. " Hm lima menit yang lalu. " Matanya masih terus menatap ke arah Windi.


Windi hanya diam saja memejamkan matanya menikmati sandaran bahu Wisnu yang begitu nyaman.


Wisnu yang memperlihatkan Windi memejamkan kedua matanya, tersenyum manis. Bayangan mereka bercinta semalam masih terekam jelas di fikiran Wisnu, membuat tongkat nya diam kini menjadi tegak. Windi yang merasakan tongkat Wisnu menegak membuat nya membuka matanya dan menatap bingung ke arah Wisnu.


" Isnu? " Ujar Windi seraya menatap ke arah Wisnu. Windi terpaku dengan rahang kokoh Wisnu yang begitu mempesona.


" Hem.."


" Isnu kenapa dia seperti semalam? " Tanya Windi dengan polos.


" Tidak tau Baby, Apa kamu mau meniduri nya? " Tanya Wisnu


" Ha? Bagaimana cara nya? "


Wisnu yang mendengar pertanyaan Windi membuat Tersenyum licik. " Kamu cukup menikmati nya seperti semalam. " Bisik Wisnu


Blush


Wajah Windi kini sudah memerah seperti kepiting rebus, Ia tak menyangka Wisnu akan mengatakan itu. Tapi benar apa yang di katakan Wisnu kalau dia sangat menikmati permainan mereka semalam sampai tengah malam.


Windi yang sedang memikirkan kejadian semalam terkejut karena tanpa aba-aba Wisnu langsung menc*um dan menindihi badannya.


Wisnu ******* dan memainkan gumpalan Windi dengan lembut, Windi yang terbuai membelas ******* Wisnu. bibir Wisnu terus ******* bibir Windi dengan lembut, Tangan nya semakain meremasBola Windi dengan lembut, Sedangkan tangannya nya lain mengelus-elus Area Pribadi Bawah Windi dengan lembut


Tangan Windi melingkar di leher Wisnu, Ia benar-benar terbuai oleh sentuhan-sentuhan lembut Wisnu.


Wisnu melepaskan ciumannya, Ia menetap intens mata Windi. Seulas senyum an manis terpancar di wajah tampan Wisnu. Wisnu menempelkan keningnya ke kening Windi.


" Kamu siap Baby? " Tanya Wisnu dengan S****al.


Windi hanya mengangguk kepalanya, Wisnu mengarahkan tongkatnya ke dalam sangkar. Wisnu masih merasakan milik Windi yang masih sangat sempit. Windi memikik kaget ketika ada benda tumpul Besar berusaha masuk ke dalam tubuhnya, Ia kembali mencakar punggung kokoh Wisnu.


Wisnu mulai menggoyangkan pinggulnya dengan pelan, Keduanya menikmati permainan mereka di pagi hari dengan penuh cinta sampai mereka kembali terlelap ke dalam mimpi.


°°°


Korea


Refa yang sedang sangat letih setelah memeriksa proyek yang sedang ia tangani memilih bersantai sejenak di Apartemen nya. Karena nanti malam ia akan menghadiri undangan makan malam oleh salah satu Investor dari Proyeknya.


Astaga kenapa aku sangat merindukan Windi? Batin Refa.


Ia membuka akun sosmed fack nya menstalking akun sosmed Windi, Ia mengetik kolom pencarian nama akun Instagram nya. Hal yang pertama kali ia lihat adalah postingan Windi 2 jam lalu yang menampilkan dua tangan yang menunjukkan cincin dan jam Couple dengan Caption My love my Husband, Posting tersebut membuat Refa sengat kesal, Ditambah komentar-komentar di postingan Windi yang semakin membuat Refa Sangat kesal.

__ADS_1


Bagaimana mungkin? Bagaimana mungkin sudah menikah? Ini pasti bohong kan? Tapi jika ia berbohong kenapa ia memposting ini dengan Caption seperti itu? Batin Refa bertanya-tanya.


Dalam hati nya merasakan sesak dan bagaikan di timpa batu yang besar. Ia masih tidak percaya kalau Windi sudah menikah. Karena itu sangat tidak mungkin, Karena ia dan Windi baru jalan tiga bulan semenjak kejadian di Cafe dan sekarang Windi memposting foto dan caption seperti itu.


Refa membanting ponselnya ke sembarang arah, Ia menjambak rambut nya frustasi.


" Arrghhh!!! Tidak, Tidak aku tidak akan membiarkan siapapun merebut Windi, Karena dia hanya pantas untuk ku! Aku akan membunuh siapapun yang telah berani merebut wanita ku!! Ya aku akan membunuh nya karena telah lancang mendekati wanita ku, Hahahaha" Refa tertawa misterius membayangkan bagaimana ia akan membunuh pria yang telah lancang mendekati wanita nya. .


" Hahahaha Baby Kamu tidak akan pernah menjadi milik orang lain sampai kapanpun, Kamu selamanya hanya akan menjadi miliki ku, Aku akan merebut mu dari nya Hahaha. " Suara tawa Refa menggelegar di kamar itu.


Tatapan Refa yang semula sendu kini menjadi sangat tajam, matanya memancarkan aura yang sangat berbeda dari yang sebelumnya.


Terdengar suara Ditto yang mengetuk pintu Kamar nya.


" Tuan Muda Apa Anda baik-baik saja tuan? " Tanya Ditto dari balik Pintu kamar Refa.


Refa yang mendengar suara Ditto mengrileks nafasnya perlahan. " Aku tidak papa. " Ujar Refa sedikit berteriak


" Baik la Tuan muda. " Ujar Ditto


Mendengar suara langkah Ditto yang semakin menjauh membuat Refa sedikit lega. Ia harus menyembunyikan ke marahan dirinya agar orang lain tidak tau siapa dirinya sebenarnya.


°°°


Pukul 10:00


Wisnu terbangun mendengar suara dering ponsel nya , Ia mengulurkan tangannya mencari ponsel nya yang berada di atas nakas. Tanpa melihat siapa yang menelfon nya.


" Halo? "


" Halo Kaka, Tadi Refa mengirim email tentang perkembangan proyek yang Refa tangani. " Ujar Refa


Ia melihat nomor yang sedang tersambung. Refa?


" Tadi kamu bilang apa Fa? "


" CK, Kakak aku mengatakan kalau aku sudah mengirimkan email tentang perkembangan proyek yang sedang aku tangani. " Ujar Refa dengan sedikit kesal


" Oh baik la, Nanti aku akan memeriksa nya. "


" Kakak apa benar kakak sudah Menikah? "


Mendengar pertanyaan Refa membuat tubuh Wisnu sedikit menegang. " I-iya sudah. "


" Jadi itu benar? CK kenapa tidak ada yang mengatakan nya pada ku? Kamu menikah dengan siapa Kaka? Apa dia cantik dan baik? " Tanya Refa Penasaran.


Mendengar pertanyaan Refa membuat Wisnu melirik ke arah Windi yang masih tertidur pulas. " Iyah dia Sangat cantik dan berhati malaikat. "


" Benarkah? "


" Tentu saja dia wanita yang sangat sempurna yang dikirim kn tuhan untuk ku. "


" Siapa dia? Apa Kaka punya fotonya? Aku ingin melihat wajah kakak ipar . " Ujar Refa dengan penuh semangat.


" Di-dia.."


" Isnu.. " Panggil Windi

__ADS_1


Wisnu yang mendengar Windi memanggil nya, membuat Wisnu tersenyum dan menatap lembut ke arah nya.


" Isnu kamu sedang menelfon siapa? " Tanya Windi


" Refa, Telfon nya kakak tutup dulu yah. "


" Aish baik lah, Kaka ipar sedang memanggil mu. "


Wisnu menutup telfonnya dan berjalan menuju ke arah Windi. " Ada Baby? " Tanya Refa dengan lembut.


" Telfon dari siapa? "


" Dari Panji. " Ujar bohong Wisnu


Windi menganggukkan kepalanya, Ia menatap wajah Wisnu dengan wajah menggemaskan. " Isnu Aku lapar. " Ujar Windi dengan manja


Wisnu mengacak-ngacak gemas rambut Windi. " Hahaha baik la kamu mandi dulu yah setelah itu kita makan. " Ujar Wisnu dengan lembut


Windi hanya diam saja memasang wajah cemberut nya, Melihat itu membuat kening Wisnu berkerut. " Ada apa baby? "


" Isnu ini sangat perih, Aku tidak bisa berjalan. Kamu menyiksaku semalaman di tambah tadi pagi kamu juga melakukan nya membuat bagian bawah ku perih. " Ujar kesal Windi


Mendengar perkataan Wisnu membuat dirinya panik. " Apa sangat sakit? "


Windi menganggukkan kepalanya. " Iyah Isnu.. "


" Buka biar aku lihat. "


Windi menggeleng kan kepalanya. " Ti-tidak. "


" Baby biar kan aku melihat nya Baby. "


Lagi-lagi Windi menggeleng kan kepalanya membuat Wisnu menghela nafas nya. " Baiklah kamu tunggu di sini dulu yah. "


Wisnu melenggang pergi meninggalkan Windi. Tak selang berapa lama ia keluar dari kamar mandi, Ia kembali menghampiri Windi yang masih duduk di ranjang. Ia menggendong Windi ala bridal style ke kamar mandi. Dengan hati-hati Wisnu menurunkan Windi di bathtub.


Wisnu memandikan Windi dengan telaten dan sabar, Ia benar-benar memandikan Windi, Walaupun tak jarang ia mengecup tubuh Windi dengan lembut, Tapi itu hanya sekedar kecupan saja tidak ada yang lainnya, Selesai mandi Wisnu memakai kan baju Windi. Tidak lupa ia mengeringkan rambut Windi yang bahas dengan hair dryer.


Keduanya memilih menggunakan pakaian yang santai casual yang telah disiapkan Panji semalam. Pakaian mereka terlihat serasi dan senada.


Wisnu menggendong Windi seperti Kuala menuju sofa yang berada di kamar mereka. Setelah meletakkan Windi di sofa Wisnu membersihkan sisa-sisa penyatuan mereka semalam. Windi yang melihat ketulusan Wisnu membuat hati nya menghangat dan semakin mencintai Wisnu.


Wisnu yang sadar dirinya di perhatikan Windi sedari tadi membuat nya ikut menatap Windi. Sedang kan Windi yang ketahuan menatap suaminya menjadi salah tingkah. Selesai membersihkan tempat tidur nya Wisnu menelfon Panji untuk menyiapkan makan untuk mereka berdua.


Tak selang beberapa lama pintu Bell kamar berbunyi, Wisnu membukakan pintu dan memperlihatkan Panji dan seorang pelayan hotel yang membawakan sarapan untuk mereka.


Keduanya makan dengan nikmat, Windi memakan semua yang ada di hadapannya karena rasanya ia benar-benar sangat lapar dan perlu mengisi tenaga nya. Wisnu yang melihat Windi makan dengan lahap membuat nya gelang-gelang Kepala.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Hai teman-teman jangan lupa dukung like,koment,vote, Rate 5 dan tambahkan di daftar favorit kalian yah:)


__ADS_2