Menikah Dengan Calon Kakak Ipar Ku

Menikah Dengan Calon Kakak Ipar Ku
Tampan


__ADS_3

Pukul 18:00


Windi terbangun dari tidur nya dan tidak mendapati Wisnu di sebalah nya. Ia mengucek-ngucek matanya, Mata nya mengedar ke seluruh Kamar nya. Ia melihat pintu kamar yang sedikit terbuka.


Windi menyingkirkan selimut nya, Saat hendak beranjak dari ranjang perutnya kembali merasa nyeri seperti tadi.


Baru saja ia akan melangkah Windi sudah kembali meringis kesakitan "Aww..."


Windi memejamkan singkat mata nya dan menghela nafas nya secara perlahan.


Dengan langkah yang menahan nyeri di perut nya, Windi berjalan keluar dari kamar nya. Saat akan turun Pandangan nya tertuju ke ruang tamu yang memperlihatkan seorang pria tampan yang sedang serius membaca berkas-berkas yang berada di tangannya.


Windi menuruni tangga dengan tangan sebalah kanannya yang masih memegang perut nya.


" Isnu. " Panggil Windi ketika ia sudah dasar anak tangga.


Mendengar suara Windi yang memanggil nya membuat ia Mengalihkan perhatian terhadap Windi yang sedang berjalan ke arahnya. Seulas senyuman terpancar di wajah tampan Wisnu.


" Baby."


Windi berdiri di sebalah Windi dengan sekilas menatap berkas-berkas yang berserak di meja. " Apa kau sibuk Isnu? " Tanya Windi


Wisnu menggelangkan kepalanya. " Tidak baby, Aku tidak pernah sibuk jika itu menyangkut dirimu Baby. " Ujar Wisnu seraya tersenyum.


Mendengar perkataan Wisnu membuat hati Windi merasa bahagia dan menampilkan senyum kecil ke arah Wisnu. " Benarkah?"


Wisnu mengangguk kepalanya dan terkekeh geli. " Tentu saja, Karena kamu adalah prioritas ku, Tidak ada yang lebih penting dari mu. " Ujar Wisnu seraya menarik Windi hingga terjatuh di pangkuan nya, ia menghujami ciuman di seluruh wajah Windi dengan gemas.


Windi mengalungkan tangannya di leher Wisnu serta tersenyum manis." Sungguh? Bahkan jika itu pekerjaan yang sangat penting sekali pun? "


Wisnu mencubit pelan hidung Windi. " Iyah sungguh, Kamu akan selalu menjadi nomor satu untuk ku Baby. " Ujar Wisnu seraya menciumi kembali suruh wajah Windi


Windi yang mendapat perlakuan manis membuat kedua pipi nya merona, Ia menunduk kepala nya. Wisnu terkekeh ketika melihat wajah Windi yang memerah.


" Baby kenapa pipi seperti kepiting rebus. " Goda Wisnu, ia berhenti menciumi wajah Windi dan menatap gemas melihat wajah merona Windi.


Windi memukul pelan dada Wisnu. " Hentikan Isnu. " Ujar Windi dengan cemberut.


" Hahaha baikla, Sekarang katakan apa kau menginginkan sesuatu hm?" Tanya Wisnu dengan lembut seraya mengecup seluruh wajah Windi.


Windi memikirkan sesuatu yang dapat membuat nya merasa puas hingga satu ide terlintas di otaknya. " Ah Isnu Bisakah kau membuat kan ku Nasi goreng spesial dengan telur mata sapi setengah matang, dan sedikit pedas? " Tanya Windi seraya menatap lembut ke arah Wisnu.


Wisnu tersenyum mendengar permintaan Windi, ia merasa seperti sedang menghadapi wanita hamil. Ahh rasanya Wisnu tidak sabar untuk cepat memiliki seorang anak.


Wisnu mengangguk kepalanya dan tersenyum manis kearah Windi. " Baik lah tuan putri, Pangeran tampan mu ini akan menuruti segala permintaan mu. " Ujar Wisnu.


Mendengar itu membuat Windi bersorak gembira. " Yeyy. "


Sembari menunggu Wisnu yang sedang memasak Windi memilih untuk menghibur dirinya dengan menonton televisi meskipun acara yang ia tonton benar-benar sangat membosankan.

__ADS_1


Ha kenapa zaman sekarang siaran di televisi benar-benar sangat membosankan. Batin Windi.


Ia menghela kan nafasnya, Melatak kedua tangan nya di kedua pipi nya. Mata nya bergerak menatap Wisnu yang masih sibuk membuat makanan yang ia inginkan. Melihat Wisnu yang sedang memasak menggunakan Apron yang menganggantung di leher nya membuat kadar ketampan Wisnu bertambah.


Tuhan dia sungguh tampan sekali Batin Windi seraya mengerjap-ngerjap matanya menatap kagum ke arah Wisnu.


Ralat bukan hanya tampan tapi dia juga sangat sexy dan imut sekali. Windi beranjak dari posisi nya, ia menatap punggung lebar Wisnu yang begitu menggoda ditambah Wisnu yang dengan cekatan memasak untuk nya.


Wisnu yang sedang fokus memasak di kejutkan dengan tangan kecil yang melingkar di pinggang nya.



Wisnu menolehkan kan kepalanya kebelakang melihat Windi yang sedang menyenderkan kepalanya di punggung Wisnu yang sangat nyaman untuknya.


" Baby. "


" Ehm?"


" Baby Kau ingin mengganggung acara masak ku hm?"


" ..." Windi hanya diam tidak memperdulikan ocehan Wisnu, Ia benar-benar sangat nyaman sekali memeluk Wisnu dari belakang. membuat nya ingin terus memeluk Wisnu dengan sangat erat.


" Baby. "


" ..." Wisnu menghela nafas nya, Ia mengangkat telur yang sedang ia masak dan mematikan kompor nya, Melepaskan tangan Windi yang sedang memeluknya dengan sangat erat.


Windi mencibik kesal bibirnya. " Tapi aku ingin memeluk mu Isnu. " Rengek Windi


" Hahaha kau bisa memeluk sepuasnya ketika aku sudah selesai masak untuk mu baby. "


" Tapikan..." Perkataan Windi terputus oleh ciuman tiba-tiba dari Wisnu.


Wisnu melepaskan ciumannya menatap lembut kearah Windi " Baby jika kamu tidak menurut aku tidak akan segan-segan melakukan nya lebih dari itu baby. " Ancam Wisnu


Windi melotot kan matanya tak percaya. " Aish baik la tapi Gendong. " Rengek Windi dengan Kedua tangan nya yang mengangkat ke arah Wisnu.


Wisnu menghela nafas nya dan menggeleng kepalanya tak percaya. Wisnu menggendong Windi seperti Kuala dan mendudukkan nya di atas meja makan. Sebelum melanjutkan kegiatan memasak nya Wisnu memberikan ciuman singkat di bibir Windi.


"Tunggu lah Sebentar makanan akan segara tersaji kan. " Ujar Wisnu


Windi mengangguk kepalanya dan tersenyum manis ke arah Wisnu, Ia menatap punggung kokoh Wisnu yang bergerak dengan cekatan dalam memegang alat-alat masak seperti chef profesional.




Wisnu yang sedang mengaduk-aduk nasi menoleh kearah Windi yang sedari tadi Menatap dan tersenyum kearahnya.


" Baby kenapa kamu sedari tadi Menatap ku? "

__ADS_1


" Isnu kenapa kau tampan sekali jika seperti itu, Membuat ku ingin mengurung mu sepanjang hari di rumah dan tidak boleh membiarkan siapapun melihat kau memasak karena kau akan semakin bertambah tampan. " Ujar Windi tanpa sadar karena sedari tadi Fikir an dan matanya hanya terfokus kepada Wisnu


Deg!


Sial! Wisnu merasakan debaran jantung nya berdetak dua kali lebih kencang mendengar perkataan Windi. Mukanya juga memerah seperti kepiting rebus.


Wisnu berdehem untuk menetralkan debaran jantung nya." Ekhm, Baby apa aku sangat tampan? " Tanya Wisnu dengan percaya diri.


" Tentu saja kau sangat tampan sekali." Ujar Windi dengan cepat, persekian detik kemudian ia tersadar akan ucapan nya barusan.


Sial! Windi langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan nya. Wisnu di buat terkekeh mendengar Jawaban istrinya. Ia mengambil dua piring dan meletakkan masakan nya di atas piring. Kedua tangannya memegang kedua piring yang berisikan nasi goreng spesial lengkap dengan telur setengah matang di atasnya, dan sedikit taburan daun sop di atasnya tidak lupa dengan jeruk nipis sebagai pelengkap toping di atasnya



Wisnu meletakkan makanan nya di atas meja makan, setelah itu ia kembali ke posisi istri nya yang sedang menunduk malu.


" Apa Aku Sangat tampan?" Goda Wisnu dengan menaikkan salah satu alisnya


" I-iya..." Jawab Windi dengan gugup


" Aku tau itu baby. " Ujar Wisnu dengan percaya diri.


"CK menyebalkan." Windi langsung melompat turun, Namun saat mendarat Perut nya kembali nyeri membuat nya meringis kesakitan, Hal itu membuat Wisnu panik.


" Baby ada apa? "


" Tidak apa-apa Isnu perut ku hanya sedikit nyeri. "


Wisnu hanya diam, ia berjongkok di hadapan Perut rata Windi. Tanpa di duga Wisnu mengecup lembut perut Windi, membuat sang empu melongo tak percaya.


" Sudah mendingan? " Wisnu mendongak kan kepala nya menatap ke arah Windi yang sedang melongo.


" Su-sudah." Wisnu bangun dari posisinya, ia menarik lembut tangan Windi. Ia menggeserkan kursi untuk Windi.


" Terimakasih." Wisnu hanya tersenyum manis ke arah Windi. Kedua nya makan dengan nikmat.


Windi benar-benar sangat menyukai masakan Wisnu karena menurut nya makanan Wisnu Sangat lezat di lidahnya. Ia awalnya sempat tak percaya dengan rasa masakan Wisnu yang ternyata benar-benar sangat lezat sekali.


.


.


.


.


.


jangan lupa dukung like,koment,vote, Rate 5 dan tambahkan di daftar favorit kalian yah:)

__ADS_1


__ADS_2