My Future Husband

My Future Husband
BAB 37


__ADS_3

Beberapa tahun kemudian..


Rumor mengenai Arkan yang dituduh melecehkan mahasiswa di kampus menjadi berita hangat. Ada mahasiswi yang menyebarkan berita jika Arkan melecehkannya agar skripsinya di ACC. Bahkan bukti menyorot jelas ke Arkan, seakan membuat Arkan telak tak bisa berkutik lagi dengan hal itu.


Sontak berita itu membuat Febri kaget, bahkan enggan bertemu Arkan. Ia memercayai hal itu, karena semua bukti mengatakan dengan jelas. namun Gadis itu membawa Cessa serta Alwan kecil menjauh dari Arkan. Ia ingin memulai hidup baru tanpa Arkan. Ia muak mengetahui banyak wanita yang terlibat dengan pria itu. Ia tidak mau menerima fakta yang lebih menyakitkan lagi. Padahal waktu itu Febri sedang mengandung anak ke dua mereka. Tapi dengan tekad yang bulat Febri ingin membesarkan ketiga anaknya sendiri tanpa bantuan Arkan. Dan ia tidak ingin terjebak lagi dalam rayuan pria itu.


Sanggupkah Arkan membawa Febri kembali pulang ke pelukan nya? dan meyakinkan gadis itu jika rumor itu adalah sebuah kebohongan.


"Percayalah jika itu tidak benar, aku tidak mungkin mengkhianatimu sayang." Ujar Arkan mencoba menahan Febri di tengah kampus.


"Tanyakan pada dirimu sendiri, bagaimana cara meyakinkanku. Jika kamu saja tidak bisa membela dirimu dan membuktikan jika kamu benar." Arkan gelisah, seharusnya disaat seperti ini Febri berada di sisinya menguatkan nya bukan menambah beban pikirannya.


"Aku akan membuktikan itu semua, tapi bukan sekarang."


"Sulit bagiku untuk percaya sedang bukti menunjukkan padamu." ujar Febri melihat foto-foto Arkan bergelung bersama wanita yang tidak lain mahasiswa nya di kampus. semuanya terasa nyata.


"tapi itu belum tentu aku sayang. Bahkan aku tidak merasakan apapun." Jelas Arkan merasa ini tidak beres. Malam itu ia tidak ingat apa yang terjadi. Seharusnya ia tidak menerima minuman dari mahasiswinya itu. Ia di jebak. Pasti ada yang ingin membuat namanya jelek, padahal ia menjadi salah satu kandidat yang akan menjadi rektor. Kalau sudah begini, namanya tercemar dan hilang sudah kesempatan jadi rektor di universitas yang dia ajar. Pasti ada yang sengaja ingin membuatnya mundur.


"Tapi bukti menjelaskan kalau kamu yang tidur dengannya." bantah Febri.


"Demi Allah Febri bisakah kamu percaya padaku." Ucap Arkan mencoba meyakinkan Febri. Ia sudah tidak peduli banyak orang yang memperhatikan mereka saat ini.


"Aku akan pergi dengan Cessa dan Alwan." Febri seakan tak peduli gadis itu meninggalkan Arkan dalam keadaan Frustasi. Bahkan ia belum sempat mengatakan pada Arkan jika ia mengandung anak mereka yang baru berusia beberapa bulan.


Febri tersenyum pahit sambil mengelus perutnya tanpa sadar. Mengingat anak-anaknya ia jadi teringat adiknya Abimanyu yang usianya tidak beda jauh dengan Alwan. Adiknya itu begitu beruntung bisa hidup dengan orang tua yang lengkap dan memberinya segalanya baik kasih sayang dan harta. berbeda dengan Alwan yang ditelantarkan orang tuanya. Walau ia membenci Arkan ia tidak bisa membenci Alwan. Maka dari itu ia tidak ingin Alwan hidup bersama Arkan, lebih baik membawa anak itu bersamanya dari pada bersama Arkan yang ucapannya tidak bisa di pegang.


****


catatan:


Believe in me....


IBelieve,


Aku Percaya,


I don't know how I got here, uh


Aku tak tahu bagaimana bisa sampai di sini


I knew it wouldn't be easy


Aku tahu ini tidaklah mudah


But your faith in me was so clear


Tapi keyakinanmu padaku begitu jelas


It didn't matter how many times I got knocked on the floor


Tak masalah berapa kali aku terjatuh


But you knew one day I would be standing tall


Tapi kau tahu suatu hari nanti aku kan kokoh berdiri


Just look at me now


Lihatlah aku kini


Cause everything starts from something

__ADS_1


Karena segalanya berawal dari sesuatu


But something would be nothing


Tapi sesuatu akan jadi tiada arti


Nothing if your heart didn't dream with me


Tiada arti jika hatimu tak bermimpi bersamaku


Where would I be


Kan jadi apa diriku


If you didn't believe (Believe, believe)


Jika dulu kau tak percaya


Believe


Percaya


There were days when I was just broken, you know


Ada hari-hari ketika aku hancurluluh, kau tahu


There were nights when I was doubting myself


Ada malam-malam saat aku ragu pada diriku sendiri


But you kept my heart from folding


Tapi kau menjaga hatiku agar tak hilang asa


It didn't matter how many times I got knocked on the floor


Tak masalah berapa kali aku terjatuh


Kau tahu suatu hari nanti aku kan kokoh berdiri


Just look at us now


Lihatlah kita kini


Where would I be, if you, if you


Kan jadi apa diriku, jika kau, jika kauIf you didn't believe


Jika dulu kau tak percaya


Wouldn't know, how it feels, to touch the sky


(Aku) takkan tahu rasanya menyentuh langit


If you didn't believe, believe, believe


Jika dulu kau tak percaya, percaya, percaya


It didn't matter how many times I got knocked on the floor


Tak masalah berapa kali aku terjatuh

__ADS_1


You knew one day I would be standing tall


Kau tahu suatu hari aku kan kokoh berdiri


Just look at us now


Lihatlah kita kini


There were days when I was just broken, you know


Ada hari-hari ketika aku hancurluluh, kau tahu


There were nights when I was doubting myself


Ada malam-malam saat aku ragu pada diriku sendiri


But you kept my heart from folding


Tapi kau menjaga hatiku agar tak hilang asa


It didn't matter how many times I got knocked on the floor


Tak masalah berapa kali aku terjatuh


Kau tahu suatu hari nanti aku kan kokoh berdiri


Just look at us now


Lihatlah kita kini


Where would I be, if you, if you


Kan jadi apa diriku, jika kau, jika kauIf you didn't believe


Jika dulu kau tak percaya


Wouldn't know, how it feels, to touch the sky


(Aku) takkan tahu rasanya menyentuh langit


If you didn't believe, believe, believe


Jika dulu kau tak percaya, percaya, percaya


It didn't matter how many times I got knocked on the floor


Tak masalah berapa kali aku terjatuh


You knew one day I would be standing tall


Kau tahu suatu hari aku kan kokoh berdiri


Just look at us now


Lihatlah kita kini


jangan lupa Follow Instagram Author @wgulla_


Jangan lupa Vote biar bisa masuk rangking dan author akan lanjut setelah 300 Vote terimakasih hehehehe


love you semuanya my reader..... semoga sehat selalu...

__ADS_1


__ADS_2