
Arkan dan Febri saat ini berada di pasar swalayan untuk belanja bahan untuk mengisi dapur. Sedari tadi Arkan terus menempel di sisi Febri seakan tak ingin lepas. Febri hanya diam dengan tingkah Arkan yang aneh ini. Bahkan ia tak sungkan mencuri kecup padanya. Febri hanya bisa mendelik marah ketika Arkan melakukan itu. Dasar pria tua tidak tahu tempat! padahal mereka itu sekarang berada di tempat umum.
"Eh itu bukannya pak Arkan..."
"Sama istrinya kayaknya..."
"iya ih..."
"Pak Arkan makin tua makin gantengnya jantan gimana gitu.. apalagi badannya bagus kayak tentara.." terang salah satu gadis dari ke empat gadis yang tak jauh dari mereka. Febri meyakini jika mereka adalah mahasiswa Arkan. Kenapa mereka sibuk sekali membicarakan suaminya? Dasar tidak tahu malu apa mereka tidak lihat disini ada istri nya. Febri mendengus tidak suka. Berani-beraninya mereka membicarakan ketampanan suaminya. Sedangkan sang suami biasa saja. Sepertinya Arkan tidak menyadari jika suaminya itu menjadi bahan fantasi anak didiknya.
"Brewok nya itu loh tambah bikin seksi.. gimana gitu..." ucap gadis itu dengan memuja Arkan.
__ADS_1
Febri bertambah geram mendengar itu lalu melihat brewok suaminya. Kenapa ia baru sadar jika suami nya bisa seseksi ini?
"Rambutnya juga kayak artis Korea... si kapten Ri yang ganteng itu.." Febri menyesal pernah menyuruh suaminya potong seperti Hyun bin sekarang. Febri melempar kol dengan keras ke troli. Telinganya semakin panas mendengar ucapan mahasiswanya.
"Kamu kenapa sayang?" Tanya Arkan menyadari perubahan sikap istrinya. Istrinya itu tiba-tiba memberengut kesal padanya. Padahal sedari tadi ia diam.
Febri memincingkan mata nya tak suka mendengar jawaban Arkan. Bisa-bisa nya pria itu bilang kenapa? Kenapa sih suaminya itu tidak peka sekali.. atau jangan-jangan di kampus nya banyak sekali mahasiswi yang naksir Arkan tapi pria itu biasa aja. Contohnya seperti tadi..
"Mas nanti di cukur ya.." Arkan reflek memegang brewoknya. Tumben sekali istrinya mempermasalahkan brewoknya. Arkan hanya tersenyum lalu mengangguk.
"Kok di botakin sayang? kenapa? kan ganteng kayak gini?"
__ADS_1
"Justru itu masalahnya mas.."
"kamu malu punya suami ganteng..." Febri menggelengkan kepala.
"Trus?" tanya Arkan bingung.
"Kamu kalau ganteng nanti makin banyak yang suka.. Aku Ngak mau punya saingan.." Arkan tertawa mendengar itu. Jadi istrinya cemburu.. pasti gara-gara omongan mahasiswa nya tadi. Arkan tahun istrinya tadi menguping pembicaraan mahasiswa nya. Tapi Arkan pura-pura tidak tahu. Ia takut Febri menuduhvnya jika ia tertarik dengan anak didik nya.
"Ya jelas lah! siapa yang nggak cemburu coba kalau suaminya di jadikan objek fantasi wanita lain!" keluh Febri sambil mencubit tangan Arkan kesal. Arkan hanya bisa mengaduh kesakitan. Sialnya jadi laki-laki selalu salah di mata cewek. Padahal tidak melakukan apa-apa. Padahal juga tidak tahu salahnya apa! Arkan mendesah pasrah.
"Pokoknya habis pulang brewok sama rambut di cukur sampai habis!!" Ujar Febri kesal sambil berkacak pinggang marah. Arkan lesu mendengar itu. Ia bisa apa selain biang ia. Dari pada ia di suruh tidur di luar dan menghadapi ngambeknya Febri yang tak kunjung surut.
__ADS_1
***
jangan lupa follow Instagram author @wgulla_ ♥️♥️♥️