My Future Husband

My Future Husband
Bab 40


__ADS_3

Kapan semua ini berakhir.. Tidakkah kau lelah berpisah denganku.. sungguh aku merindukan saat-saat bersama mu...


*****


Febri menunggu bis di halte. Ia habis mengantar anaknya berangkat sekolah. Ia sudah menjual mobilnya untuk usaha dan menyewa rumah. Sebuah mobil berhenti di hadapannya.


Febri menatap kesal mobil itu siapa lagi kalau bukan Arkan. Pria itu belum menyerah. Baru saja Febri akan pergi. Tangannya lebih di tarik oleh Arkan. Arkan tambah tampan dengan brewok yang tumbuh di sekitar dagunya. Pasti pria itu lupa mencukur tapi entah kenapa terlihat mempesona di mata Febri. Febri menggelengkan kepalanya. Ia tidak boleh terpesona oleh Arkan. Ia harus menahan dirinya.


"Sampai kapan kamu akan terus menghindar?" Tanya Arkan, ia muak dengan sikap Febri yang menganggapnya seolah-olah kucing yang harus di hindari.


"sampai kapan mas akan menyerah???" Balas Febri.


"Saya tidak akan menyerah untuk orang yang saya cintai." Jelas Arkan.


Febri berdecih melihat bis yang ia tunggu datang. Ia melepaskan genggaman itu dengan cepat. Berhasil ia berhasil melepaskan diri dari Arkan.


"Jangan ganggu kami lagi!" Ucap Febri sebelum pergi.


"Dengar ini Febri, waktu yang saya berikan untuk mu menyendiri sudah hampir habis. Maka bersiaplah karena saya akan menemui kalian." Balas Arkan baginya sudah habis kesabarannya menghadapi Febri. Ia akan maju sendiri memperjuangkan cintanya. dan membuat Febri kembali mencintainya.


"Febri..." panggil Arkan sekali lagi mencegah kepergian Febri. Ia menarik nafas dalam satu tarikan. Lalu mengungkapkan isi hatinya yang telah ia pendam lama. Lebih baik mengalah dari pada menjadi egois. Ego itu hanya merusak bukan menyatukan. Maka dari itu dalam sebuah pernikahan hal utama yang harus dijauhkan adalah ego. Agar bara api dalam pernikahan bisa dipadamkan bukan di pantik semakin besar.


"Tidakkah kau lelah bersikap seperti ini..." Lanjut Arkan.


"Berpisah bukanlah satu-satunya jalan."


"Jujur aku lelah dan merindukan saat-saat bersamamu." hati Febri tersentuh tapi ia berusaha untuk tidak berlari memeluk Arkan. Ia ingin menghukum Arkan. Agar pria itu tidak melakukan hal seperti itu lagi.


"Bersama juga bukan satu-satunya pilihan mas untuk sekarang." Balas Febri.


"Aku akan buktikan pada mu dek, kalau bersama satu-satunya pilihan untuk kita dek."


Febri masuk ke dalam bis tanpa menatap Arkan. Ia langsung duduk di kursi yang kosong. Tanpa sadar air matanya menangis. Jujur ia merindukan Arkan. Sangat merindukan pria itu. Padahal ia ngidam ingin di belikan buah apel malang oleh Arkan. Tapi ia harus kuat menahannya.


Febri menatap jalanan, dan gedung-gedung bertingkat. Ketika itu ia melihat mobil di Arkan di belakang bis. Ternyata pria itu mengikutinya. Ada sedikit rasa senang. Tapi egonya masih tinggi untuk memaafkan pria itu. Ia ingin tahu seberapa keras Arkan memperjuangkan nya. Anggaplah dia kekanak-kanakan tapi itulah yang diinginkannya.


Febri tersenyum mengamati Arkan yang mengikutinya. ia masih mencintai Arkan. Jika ia ingin pisah dari Arkan sudah lebih dulu ia menceraikannya. Tapi Febri memilih untuk menjauhi Arkan. Ia hanya ingin menguji kesabaran Arkan. Kadang sekali-kali ia ingin Arkan tidak selalu merasa benar sendiri. Ia ingin dipahami sebagai perempuan. Ia ingin di mengerti. Padahal dulu juga ia sering menunjukkan rasa tidak sukanya jika ada mahasiswa perempuan me-ngechat Arkan dengan kata-kata yang manja dan genit. Tapi Arkan hanya membiarkannya dan tidak bertindak tegas. Bahkan memarahinya dan berkata dirinya terlalu berlebihan dalam cemburu. Padahal ia hanya ingin menjaga suaminya dari fitnah. Begini kan jadi nya Andai saja dulu Arkan tegas. Pasti semua ini tidak akan terjadi.


"Aku harap kamu benar-benar berusaha mas. Demi anak kita...."


****


catatan:


All I hear is raindrops


Yang kudengar hanyalah tetes hujan


Falling on the rooftop


Terjatuh di atas atap


Oh baby, tell me why'd you have to go


Oh kasih, katakan padaku mengapa kau harus pergi


'Cause this pain I feel it won't go away

__ADS_1


Karena luka yang kurasa ini tak mau pergi


And today I'm officially missin you


Dan hari ini aku sungguh merindukanmu


I thought that from this heartache, I could escape


Kupikir dari sakit hati ini, aku bisa lari


But I've fronted long enough to know


Tapi cukup lama tlah kucoba hingga kutahu


There ain't no way


Tak ada jalan


And today, I'm officially missing you


Dan hari ini, aku sungguh merindukanmu


Ooh...


Can't nobody do it like you


Tak ada yang bisa melakukannya sama sepertimu


Said every little thing you do, hey, baby


Katakan hal-hal sederhana sepertimu, kasih


Semua itu membekas di benakku


And I'm officially


Dan aku sungguh


All I do is lay around


Yang kulakukan hanyalah tidur-tiduran


Two years full of tears


Dua tahun yang penuh air mata


From looking at your face on the wall


Karena pandangi wajahmu di dinding


Just a week ago you were my baby


Seminggu yang lalu kau adalah kekasihku


Now I don't even know you at all


Kini aku sama sekali tak mengenalmu

__ADS_1


I don't know you at all


Aku sama sekali tak mengenalmu


Well, I wish that you would call me right now


Kuberharap kau 'kan hubungiku saat ini


So that I could get through to you somehow


Agar kau bisa memahamiku


But I guess it's safe to say, baby


Tapi kurasa tak mengapa tuk katakan, kasih


Safe to say that I'm officially missin you


Tak mengapa tuk katakan bahwa aku sungguh merindukanmu


Well, I thought I could just get over you, baby


Kukira aku bisa dengan mudah melupakanmu, kasih


But I see there's something I just can't do


Tapi kutahu ada sesuatu yang tak bisa kulakukan


From the way you would hold me


Dari caramu mendekapmu


To the sweet things you told me


Hingga hal-hal manis yang kau katakan padaku


I just can't find a way to let go of you


Aku tak bisa temukan cara 'tuk lepaskanmu


It's official


Sungguh


Hoo... you know that I'm missin you, yeah, yes


Hoo... Kau tahu bahwa aku merindukanmu


All I hear is raindrops, ooh, yeah


Yang kudengar hanyalah tetes air hujan


And I'officially missin you


Dan aku sungguh merindukanmu


*****

__ADS_1


jangan lupa follow Instagram author @wgulla_ dan @gullastory_ ♥️♥️♥️♥️


__ADS_2