
Aku hanya takut terluka jika bertemu dengan mu lagi.... Aku berusaha untuk menghindari mu untuk menguji seberapa jauh rasa yang kau miliki padaku... Arkan aku hanya ingin tahu seberapa besar cinta mu pada ku....
your love Febri your Favorite wife ,♥️♥️♥️
*****
Hal paling menyakitkan untuk Arkan adalah kehilangan istri dan anak-anak nya. Ia yakin jika ia tidak bersalah ini cuma akal-akalan seseorang agar membuat namanya buruk dan dia tidak bisa di jadikan kandidat rektor. Arkan menghela napas. Lagi pula ia tidak ingin jadi rektor walaupun ia merupakan seorang profesor muda di kampus ini. Bagi nya keluarga nya jauh lebih penting. Masalah harta dan jabatan bahkan mertua nya bisa menjamin itu tanpa dia mengemis. Tapi sekarang karena berita bodoh itu ia harus kehilangan keluarganya.
Untung Reno mampu membuktikan ia tidak bersalah, ia dijebak. Bahkan sekarang pihak kampus meminta maaf padanya dan meminta untuk tidak di tuntut balik. Tapi Arkan lebih memilih keluar dan bekerja di salah satu universitas swasta yang mau menampung nya. Namanya sudah di bersihkan tapi tetap saja dia masih di pandang jelek orang-orang. Begitu juga dengan Febri. Sudah dua Minggu lamanya gadis itu tidak mau menemuinya. Arkan hanya bisa menatap Febri kejauhan di sebuah rumah minimalis yang di sewa gadis itu.
Kadang ia Menangis di dalam mobil, melihat Febri yang kesusahan merawat anak-anak nya seorang diri. Dan yang membuatnya tak percaya Febri si anak manja kini berubah menjadi dewasa. Istri nya itu sekarang menjual baju baik secara online dan offline. Febri memang suka fashion, dan dia memanfaatkan hobinya dengan benar. Ia juga sering melihat Febri mengirim paket sambil membawa ke dua anak nya. Ia merasa menjadi suami yang tidak becus. Arkan merasa menjadi suami yang gagal. Lagi-lagi ia harus membuat Febri menderita karena kecerobohan-nya.
Arkan pernah mencoba menemui Febri. Tapi dia menolak kehadirannya. Bahkan mengunci pintu rumahnya tanpa mau membuka. Hal itu membuat Arkan tersakiti karena penolakan Febri. Padahal ia ingin menjelaskan semuanya. Sifat Febri yang keras kepala itulah yang membuat dia tidak ingin mendengar penjelasan apapun dari siapapun.
Arkan masih diam di dalam mobil. Dia sudah berada disini dari jam tujuh malam hingga sepuluh malam. Lampu rumah itu juga sudah mati. Ia menghela napas, lalu kembali ke rumah. Berharap ada keajaiban gadis itu akan memaafkannya. Arkan akan mencari cara agar Febri kembali lagi ke dalam pelukannya, ia akan memberikan waktu sedikit lagi pada Febri untuk menenangkan diri. Disaat selesai ia tidak akan membiarkan wanita itu lepas dari genggaman nya.
__ADS_1
"Bersabarlah sayang semua akan kembali seperti semula. Hanya ada aku, kau dan anak-anak kita." ujar Arkan dengan penuh keyakinan. Ia akan segera kembali setelah semua ini selesai. Ia tidak akan meninggalkan keluarga nya begitu saja. ia membutuhkan mereka untuk melengkapi hidup nya.
****
Febri menutup gorden jendela nya. Ia tahu Arkan selalu mengamatinya dari luar. Dan dia tidak bodoh seberapa keras Arkan ingin kembali memulai hubungan lagi. Tapi ia takut untuk memulai nya lagi, ia takut itu terjadi lagi. Suaminya sudah di cap jelek orang-orang, dia malu. Dia tidak habis pikir dengan Arkan kenapa dia bisa terjebak dengan muridnya itu. Seharus nya dia tidak bodoh membiarkan murid nya se ruangan berdua saja. Tanpa ada siapapun. Bahkan dalam Islam saja melarang. Berdua-duaan bukan dengan mahram di tempat sepi tidak boleh. Apalagi sore hari di saat kampus sudah sepi tidak berpenghuni. Mungkin bagi Arkan tak apa asal tidak kelewat batas. Tapi kita tidak pernah tahu hal yang terjadi selanjutnya. Suami setia pun bisa saja di goda. Jadi Febri marah karena Arkan bebas menemui perempuan manapun tanpa mengenal waktu dan tempat. Masih beruntung pria itu terbukti tidak bersalah karena di jebak. Andai saja ayah nya tidak sanggup menemukan bukti pasti Arkan akan di pecat tidak terhormat dan di masukan ke dalam penjara.
Febri menghela napas, ia tahu Arkan di jebak. Tapi ia tidak bisa memaafkan Arkan yang melakukan hubungan seperti itu dengan wanita itu. Ia tidak tahu sejauh mana mereka saling menyentuh apalagi Arkan dalam posisi tidak sadar. Ia tidak bisa mentolerir walau hanya sebatas pelukan pun apalagi tidak mengenakan pakaian sama sekali. Tapi hati kecilnya berkata lain. Ia rindu Arkan. Mungkin ini bawaan dari bayi. Tanpa sadar Febri mengelus perutnya lembut. Ia sangat merindukan suami nya yang menyebalkan itu. Ia ingin bertemu tapi gengsi.
"Bunda kenapa nangis?" Alwan tiba-tiba masuk ke kamar Febri. Febri menghapus air mata nya. Ia tidak ingin terlihat lemah di hadapan Alwan.
"Belum ngantuk Bun." jawab Alwan mendekati Febri. Alwan belum bisa tidur karena memikirkan papa nya yang tak kunjung pulang. Ia merindukan Arkan bersama mereka. Tapi akhir-akhir ini Arkan tak ada bersama mereka.
"Sini bunda peluk biar tidur." Febri menepuk kasur, Alwan menurut.
"Bunda sama papa marahan ya?" Tanya Alwan tiba-tiba. Ia merasa aneh dengan bundanya yang pindah rumah dan menjauhi mereka dari Arkan.
__ADS_1
"enggak kok, bunda cuma lagi main kangen-kangenan sama papa. Jadi nanti yang kangen duluan dia yang kalah dan harus nerima hukuman." Ucap Febri sambil memeluk Alwan. ia takjub dengan Alwan yang bisa begitu peka dengan kejadian di sekitar nya di usia nya.
"pantas Alwan lihat papa di luar. Kayaknya papa udah kangen bunda. Misal Papa kalah berarti papa dapet hukuman dari bunda.." Alwan mengucapkan apa yang ia lihat tadi. Ia merasa aneh dengan orang tuanya yang tiba-tiba berpisah dan tidak ingin saling bertemu lagi.
Febri terdiam mau tidak mau dia menggangguk. Ia mengiyakan apa yang Alwan katakan dari pada anak itu tahu kebenaran yang sebenar nya. Alwan itu kelewat pintar jadi ia akan kesulitan untuk membodohi anak itu. Ia jadi merindukan saat-saat mereka berkumpul bersama.
"Kalau begitu besok Alwan akan buat papa masuk ke dalam rumah ini. Biar papa bisa kumpul bareng kita lagi, sekalian Alwan mau lihat Bunda hukum papa." Setelah mengatakan itu Alwan terlelap. Sedangkan Febri tersenyum miris. Andai itu terjadi ia tidak akan kuat menghadapi nya ia belum sanggup bertemu Arkan.
*****
jangan lupa follow Instagram author @wgulla_ dan @gullastory_ ♥️♥️♥️♥️♥️♥️
love you ♥️♥️♥️♥️♥️
semoga kita semua terlindungi dari virus Corona ..
__ADS_1
aamiinnn......