
Tak lama berjalan dan memasuki lip setelah Li menekan tombol lip ke lantai satu tempat parkir bawah tanah berada, setelah sampai Li dan yang lainnya langsung menyuruh para pengawal membuka bagasi untuk menaruh barang mereka, sedangkan sul hanya menaruh Barang sembarang karena mobil yang dia kendarai sendiri jadi menaruh barang di samping tempat duduk yang kosong, sedangkan Li menaruh seluruh belanjaannya ke dalam mobil.
"paman-paman bisa menunggu sebentar lagi, atau kalian bisa pergi makan saja lebih dulu jangan menjaga mobil disini, ini sudah siang sebaiknya paman-paman pergi makan dulu"kata Li.
""baik tuan muda kami akan pergi secara bergiliran, karena kami tidak berani meninggalkan mobil itu dan barangnya"kata seorang pengawal sambil menunjuk ke arah mobil Lamborghini yang di bawa sul
"baiklah terserah paman saja bagaimana baiknya"kata Li lalu berjalan menuju lip bersama yang lainnya.
Setelah menekan tombol empat karena di lantai empat adalah tempat toko elektronik di mall SI tak lama pintu lip terbuka Li mengajak semuanya mencari toko hp.
"tuan muda ,tunggu"kata seorang laki-laki tua menghampiri Li dari belakang.
"Maaf siapa anda, kata Li sambil berbalik"melihat laki-laki tua yang memanggilnya.
"maaf tuan muda saya Reno Buts direktur yang mengurus hotel ini, saya pernah melihat tuan muda sekali di rumah pemimpin sebelumnya saat perkenalan tuan muda enam delapan bulan lalu, maaf karena tidak menyambut kedatangan tuan muda"kata Reno Buts
"tidak apa-apa paman, aku hanya mengajak kawan-kawanku berjalan-jalan di mall"kata Li
"apa yang tuan muda butuhkan, Akan saya Carikan, dan tuan muda tidak perlu bayar, karena ini mall milik keluarga tuan muda"kata Reno Buts.
"tidak bisa paman, aku harus tetap membayar karena kalo tidak akan merusak jalur perdagangan di mall ini, dan aku minta tunjukkan toko hp terbaik di sini paman"kata Li
sedangkan semua calon istri dan teman Li terkejut dengan percakapan Li dan orang yang menjadi direktur di mall itu.
setelah itu Reno Buts menunjukkan jalan ke salah satu toko hp terbaik di mall itu, Li dan yang lainnya langsung masuk ke dalam toko hp itu bersama dengan Reno.
melihat kedatangan direktur mall itu seorang pramuniaga langsung menghampiri Reno.
"apa yang pak direktur butuhkan sehingga rela ke toko kami"kata pramuniaga yang seorang wanita umur tidak lebih tua dari Li.
__ADS_1
"Oh ini tuan muda Li pemilik mall ini, tolong tunjukkan hp termahal dan terbaru yang baru keluar di toko kalian"kata Reno sambil menunjuk Li.
"Maaf sebelumnya saya kurang sopan tuan muda, silahkan ikut saya bersama teman-teman anda"kata pramuniaga itu masih kaget karena pemilik mall itu ada disana dengan kaki sedikit gemetar pramuniaga itu menunjukkan jalan untuk Li ke arah hp terbaru yang baru keluar.
tak lama mereka berjalan pramuniaga itu berhenti.
"i ini tuan muda hp termahal dan terbaru di yang ada di toko kami sekarang dan sudah ada mereknya masing-masing"kata pramuniaga itu menunjuk hp yang ada di atas meja.
"Kalian pilihlah yang kalian mau, aku sudah punya hp jadi tidak perlu lagi"kata Li
setelah itu semua yang di suruh untuk memilih mulai mencari hp yang mereka inginkan masing-masing sedangkan Li hanya melihat-lihat sekitar saja sambil membaca Tentang hp di atas meja tersebut.
"ouh ya kak, Tolong ambil dan bawa hp yang teman-temanku dan calon-calon istriku pilih, lalu bawa ke tempat pembayaran"kata Li menatap pramuniaga itu.
"baik tuan muda"kata pramuniaga itu lalu menuju mereka yang sedang milih hp sedangkan Li sudah membawa hp iPhone 14 pro max menuju ke tempat pembayaran
setelah sampai Li menaruh hp di tempat pembayaran itu sedangkan Reno juga ada di sana dan diam menatap Li.
"saya sangat berterima kasih pada pemimpin karena mempekerjakanku di mall ini, karena sudah sangat banyak membantu keluarga saya yang dulunya miskin"kata Reno.
"Baguslah aku senang mendengarnya"kata Li
Tak lama pramuniaga cantik itu membawa sembilan hp yang dipilih oleh teman-teman dan calon-calon istrinya Li lalu pramuniaga itu menaruh semua hp itu di atas meja pembayaran.
"Apa tuan muda juga ingin sekalian membeli kartu dan memasukkannya ke dalam hp ini masing-masing"tanya pramuniaga itu.
"Oh ya silahkan sekalian kartunya dan daftarkan"kata Li
setelah itu pramuniaga itu mengerjakan apa yang Li katakan sedangkan Li sedang asik mengobrol bersama dengan Reno dan yang lainnya.
__ADS_1
"sudah tuan muda, ini hpnya"kata pramuniaga itu tidak menyebutkan harganya.
"Berapa total semuanya"tanya Li
"ini mall milik tuan muda ,jadi tidak perlu membayarnya"kata Reno
"Maaf paman Reno tapi itu akan menyusahkan pekerjaan tuan Reno nantinya, jadi tolong kakak pramuniaga jumlahkan total semua harga hp ini "kata Li
mendengar itu Reno pun tidak bisa menolak keinginan Li dan menyuruh pramuniaga itu menjumlahkan total semua harga hp itu.
"semuanya jadi tiga ratus enam puluh juta tuan muda"kata pramuniaga itu kepada Li
"gunakan kartu ini"kata Li menyodorkan kartu ATM miliknya.
cling
setelah Li memasukkan pin ATM yang di suruh pramuniaga itu bunyi transaksi berhasil di mesin ATM kecil itu.
"ini untukmu kak pramuniaga, terima kasih telah melayaniku dengan baik,dan paman Reno nanti akan aku suruh bibiku memberikan bonus kepada anda karena telah melayani kami dengan baik"kata Li sambil menyodorkan hp kepada pramuniaga itu
"benarkah tuan muda"kata Pramuniaga itu masih ragu menerima hp yang masih di tangan Li
"Terima saja, itu pemberian tuan muda dan semoga kamu bisa bekerja lebih baik"kata Reno
"terima kasih tuan muda"kata pramuniaga itu sambil menerima hp iPhone 14 pro max yang Li berikan.
setelah itu Li dan yang lainnya menuju parkir bawah tanah untuk pulang, Li menyuruh Reno tidak perlu mengantarnya tapi Reni bersih keras mengantar Li sampai ke tempat parkir.
setelah masuk ke dalam mobil dan menyuruh pengawal menyetir mobil menuju ke kediaman tak lama di jalanan mereka sampai di kediaman keluarga Rettes.
__ADS_1
mereka sampai pada malam hari sedangkan Li melihat sekeliling rumah tidak melihat keberadaan kakeknya jadi Li memutuskan mengurus semuanya beristirahat di kamar masing-masing.termasuk Li juga menuju kamarnya, setelah menaruh barang yang Li beli dia berbaring di tempat tidur dan tanpa sadar Li tertidur.