
pagi.....
Li terbangun hampir setiap hari jam 5 lebih atau jam 5 kurang, rasanya Li sudah terbiasa bangun, jam segitu dan seperti biasa setelah bangun Li mandi dan duduk di sopa di kamar tidurnya, Li merenungkan apa yang akan dia lakukan 5 hari ke depannya.
"Bagaimana kalo aku jalan-jalan sendiri besok ke mall-mall di Kota ini"gumam Li di dalam hatinya.
Setelah lama berpikir tak terasa Waktu terus berjalan dan menunjukkan jam 7 pagi, seperti biasa Li dan Dani sarapan dan menuju ruang keluarga.
"setelah dari semua yang kamu pelajari apa yang akan kamu lakukan hari ini.... karena 5 hari lagi master zao akan datang dan membawamu ke sekte bulan bersinar "Tanya dani kepada Li yang duduk di sopa dan saling berhadapan.
"Kakek tua tidak perlu tau bagaimana anak muda menghabiskan waktunya"Jawab Li sambil mengalihkan pandangannya dari Dani
"Ya sudah terserah apa yang kamu kerjakan aku tidak akan mengurusi mu lagi"kata Dani dengan kesal.
setelah mereka mengobrol cukup lama Li pamit ke kakeknya dan keluar menuju garasi mobil mewah di rumah keluarganya itu.
"Mobil yang aku pakai waktu belajar terlalu mahal untuk di bawa keluar dari sini"kata Li sambil berjalan-jalan di melihat-lihat mobil mewah yang jumlahnya hampir ratusan.
"Mmmmm sebaiknya aku menggunakan mobil ini walaupun walaupun terlihat mewah tapi mungkin harganya tidak terlalu mahal kalo di bawa keluar untuk jalan-jalan"kata Li sambil berdiri dan masuk kedalam mobil tersebut.
Li tidak merasa mobil warna hitam yang dia pakai mahal jadi dia menyetir menuju jalanan-jalanan kota, tapi pada kenyataan Li Memakai mobil Mobil Bugatti La voiture yang harganya kurang lebih 209 milyar rupiah.
"Kenapa semua orang menatap mobil ini, aku merasa mobil ini tidak terlalu mahal"Kata Li sambil mengemudikan mobil dengan pelan di jalanan kota
"Sebaiknya aku menambah kecepatan"Lanjut Li
__ADS_1
Li mengemudi dengan sangat cepat di jalanan kota dan seperti ada yang mengikuti mobilnya dari belakang.
"Tuan yang mengemudikan mobil hitam di depan kami silahkan pinggirkan mobil anda"kata sebuah suara di jalanan itu.
Setelah melihat ke belakang Li melihat mobil polisi yeng mengikutinya dan terpaksa Li menepikan mobilnya.
setelah menepi Dua orang polisi berdiri di depan pintu keluar mobil, dan Li keluar dari mobil. dua polisi yang satunya laki-laki sekitar umur 35 lebih dan seorang perempuan umurnya mungkin tidak jauh dari umur Li sekitar 24 tahun kurang lebih.Melihat Li yang sangat muda keluar dari mobil itu mereka terkejut melihat pemuda yang mungkin di pikiran mereka yang umurnya 19 tahun kurang lebih.
"eeehhh tuan muda, Memiliki surat-surat mobil ini,,,,,"kata polisi wanita atau polwan itu bertanya ke pada Li yang keluar dari mobil dan berdiri di depan mereka.
"Ada...."Kata Li sambil mengeluarkan surat-surat di dalam mobilnya.
"ini kan mobil yang hanya ada 10 unit di dunia kenapa ada di sini"gumam polwan itu dengan bengong.
"Ada apa..."Tanya polisi Laki-laki di dekat perempuan itu.
"kalo boleh saya tau siapa nama tuan muda....?" tanya polisi laki-laki itu kembali menatap Li.
"Nama saya, Li chang Rettes"Jawab Li
Mendengar Nama keluarga di belakang nama Li adalah Retres kedua polisi itu seperti ketakutan, dan siapa yang tidak mengenal keluarga Rettes yang sudah berhasil mengembangkan Kota di seluruh kota-kota di Negara mekar sejati ini.semakin banyak orang yang berkumpul melihat mobil Li yang terparkir di pinggir jalan itu.
"Maaf tuan muda tapi kami terpaksa menilang anda karena melebihi kecepatan di jalan raya dan anda tidak mempunyai Surat ijin mengemudi (SIM).dan silahkan anda hubungi keluarga anda untuk mengurus ini kami siap menunggu di sini"Kata polisi itu kepada Li sambil menuliskan surat tilang pertama yang artinya baru pertama kali Li melanggar Lalu lintas dan mengemudi tidak menggunakan SIM.
Li mengeluarkan Hpnya dari saku celananya dan menghubungi kakeknya.setelah telpon terangkat Li mengatakan apa yang terjadi padanya.
__ADS_1
"heeehhh bocah itu baru pertama keluar sudah membuat masalah bagiku"Kata Dani yang lagi duduk bersama pengawal pribadinya di ruang keluarga.
"Apakah terjadi sesuatu dengan tuan muda ketua..."tanya Raka
"Sepertinya dia di tilang dan mengemudi dengan sangat cepat serta dia tidak punya sim, kau Raka Dan Riki urus itu dan bawa uang secukupnya untuk meminta maaf karena ini pertama kalinya dia melanggar hukum"kata Dani
"Siap ketua"jawab Riki dan Raka bersamaan.
Karena lokasi sudah di bagikan oleh Li tak lama mereka sampai di sana dan membawa juga mobil mewah yang hampir sama mewahnya dengan mobil yang di kendarai oleh Li, setelah menepikan mobil, Raka dan Riki menuju ke arah Li.
"salam tuan muda"Kata 2 orang yang datang
"kak Raka dan kak Riki tolong selesaikan ini untukku"kata Li menatap 2 orang yang baru datang itu
"siap tuan muda,... pak tolong hapus surat tilang itu karena ini hari pertama baginya mengendarai mobil di jalan Raya"kata Raka sambil memohon kepada 2 orang polisi itu. dan memberikan sebuah bungkusan uang.
"Maaf tuan kami akan menghapus surat tilangnya dan jangan memberikan itu kepada kami"jawab polisi laki-laki itu karena sebagai pengayom masyarakat dia harus jujur.
"Aku juga minta maaf kepada kalian karena telah menyusahkan kalian, jadi terima saja itu sebagai permintaan maaf dariku karena melanggar hukum dan memang benar ini pertama kalinya bagiku"kata Li menyela ucapan polisi laki-laki itu.
"Benar kami tidak bermaksud menyogok anda pak polisi dan ibu polwan kami hanya sekedar meminta maaf dan memberikan sedikit bantuan bagi kalian berdua"kata Raka
Mendengar ucapan itu polisi laki-laki itu dengan terpaksa menerima uang itu dengan tangannya.
"Terima kasih atas kebaikan tuan, Kalo begitu kami pergi dulu, lain kali kalo tuan dan tuan muda punya masalah jangan sungkan menelpon kami"Kata polisi laki-laki itu sambil masuk ke dalam mobil polisi bersama polisi wanita itu. setelah masuk mereka hanya bisa terdiam di dalam mobil karena melihat isi bungkusan itu adalah uang dalam jumlah 40 juta. Tapi dengan sikap adil mereka membagi uang itu dan pergi menjalankan tugasnya.
__ADS_1
Li menyuruh Raka untuk menyetir mobil karena Li belum mempunyai SIM untuk mengemudikan mobil, sedangkan Riki di suruh kembali ke rumah keluarga Rettes, sedangkan Raka dan Li menuju ke sebuah Mall yang tidak jauh dari tempatnya sekarang.