
lima master menemani Li dan Zain menuju ke sekte bintang terang, diantaranya Liman,Cakra,Juan,Far dan Zao.
kelima master itu adalah yang teratas di antara master lainnya yang ada di sekte bulan bersinar.
setelah Liman berpesan pada penjaga gerbang sekte dia memandang hutan dengan wajah serius.
"Master bagaimana kita akan pergi ke tempat yang jauh itu"kata Li saat mereka bertujuh baru saja ke luar dari gerbang sekte dan hanya diam mengamati hutan.
"Apa kamu masih belum bisa terbang, maka aku akan menggendongmu seperti aku membawamu kemari"kata master Zao melihat Li
"hahahaha master Zao maaf bukan aku meremehkanmu, tapi....."kata Cakra terhenti
__ADS_1
"Aku bisa master jangan khawatir"kata Li menghentikan Cakra saat ingin membuka sebenarnya kekuatan Li.
Li sendiri sudah bisa terbang dengan elemen angin yang dia miliki, dan jika di gabungkan dengan elemen lainnya mungkin di antara master di sekte bulan bersinar tidak ada yang akan mampu menyamai kecepatan Li saat terbang.
"sebaiknya mari kita berangkat"kata Liman sebagai kepala sekte sambil terbang lebih dulu dan di ikuti master lainnya dan juga Li.
Li,Zain dan para master terbang menuju ke arah sekte bintang terang, hutan belantara membentang sejauh mata, sedangkan Li dan Zain hanya mengikuti para master di belakang. setelah dua jam lebih terbang mereka sampai di atas bangunan kuno yang sebelumnya di jadikan untuk Pertandingan lima bintang.
Setelah terbang tiga jam lebih dari bangunan kuno baru mereka sampai di depan gerbang sekte bintang terang.
Master yang menjaga gerbang tersebut langsung memimpin jalan menuju tempat penyambutan lima murid bintang, seperti yang mereka lakukan setiap lima tahun sekali.
__ADS_1
Saat Li,Zain dan master yang bersamanya sampai di ruangan yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil yang mungkin hanya mampu menampung tiga sampai empat puluh orang, dan di dalamnya sudah di sediakan tempat masing masing bagi setiap tiga sekte. ruangan itu berbentuk bundar. dan di tengahnya kosong tidak ada apa-apa.
"kakak selamat datang di kediamanku, maaf kalo penyambutan ku kurang menyenangkan bagimu"kata seorang master dari sekte bintang terang, dia adalah kepala sekte bintang terang yaitu Rain great atau adiknya Liman great dari sekte bulan bersinar.
"Saudara Liman, sudah lama tidak berjumpa, semoga persahabatan kita bertiga tidak akan pernah runtuh"kata seorang dari sekte matahari yang juga sebagai kepala sekte dia adalah Riz Rin.
"Adikku dan saudaraku Rin apa perlu aku memperkenalkan diri kepada semua orang baru di sini sebelum kalian"tanya Liman sambil memandang bolak balik Rain dan Riz
"Tentu karena anda adalah yang tertua di seluruh ketiga sekte"kata Riz membuka bicara.
"benar apa yang di katakan saudara Riz, sebaiknya kakak lebih dulu, aku tidak enak mendahului yang lebih tua"kata Rain adiknya Liman
__ADS_1
"Baiklah, aku perkenalkan diri, namaku Liman great dan aku kepala sekte bulan bersinar, bagi yang tau ataupun yang belum mengetahui, terima kasih atas kehadiran kalian semua di pertemuan yang penting ini"kata Liman
sedangkan Rain dan Riz memperkenalkan diri mereka setelah itu kepada yang ada di ruangan pertemuan itu, Li mengingat nama akhir Riz Rin dan orang yang membunuh orang tuanya juga berkeluarga Rin di akhir namanya. Li masih menahan diri dan mengikuti acara penyambutan tersebut.