
"Coba kamu lihat di kepala patung hewan best itu bukankah sama seperti bentuk kalung yang juga pakai sekarang, coba saudara Zain tempelkan satu dulu mungkin bisa membuka pintu bangunan ini"kata Li
"benar ini sama persis, akan aku coba"kata Zain maju melepaskan kalung miliknya dan menempelkan Kalung besi pada kepala patung hewan best yang sama persis Tersebut
Krekkk
kreekkkk
kreekkkk
setelah Zain menempelkan kalung miliknya satu pintu terbuka saat itu juga dan memang untuk membuka pintu bangunan di hutan best yang mereka temukan itu tidak memerlukan kedua kalung itu untuk membuka pintunya cukup satu saja sudah bisa masuk
Setelah pintu terbuka Li dan Zain memasuki pintu itu
dan sama seperti bangunan sebelumnya itu juga perpustakaan untuk buku jurus
"Ini sepertinya perpustakaan juga seperti sebelumnya tapi bedanya di sini Buku ini tingkat fana surgawi tahap satu dan dua"kata Li melihat satu persatu buku jurus tersebut
"wah ini akan cocok untukku yang berada di tingkat fana surgawi tahap pertama"kata Zain
"sebaiknya jika kamu ingin mengambil buku, ambillah yang kamu butuhkan dan bukannya kamu juga menemukan buku sebelumnya tentang berpedang kenapa kamu tidak mempelajari itu dulu baru mengambil jurus lagi"kata Li memperingatkan Zain
"benar kata saudara Li buku yang sebelumnya milik Dewi bunga itu masih ada padaku, dan belum selesai aku pelajari, jadi aku juga tidak akan mengambil apa-apa tenang saja"kata Zain mengembalikan buku jurus itu ke tempatnya
setelah itu Li dan Zain melihat sekitaran perpustakaan itu tapi tidak ada yang menarik perhatian mereka juga dengan patung yang ada di lantai dua hanya berdiri tanpa ada barang di dekatnya seperti patung sebelumnya
"ini sudah cukup lama tapi kenapa hutan ini tidak terjadi malam"kata Zain heran
"iya mungkin hutan ini berbeda dengan dunia nyata, aku juga merasa dari tadi kita sudah lama terbang tapi tidak kunjung sore dan malam mataharinya selalu berada di atas seperti siang hari, sebaiknya kita keluar mencari tempat yang lain lagi aku punya cara"Kata Li
"kita akan mencari lagi"kata Zain bersuara lemas
"Kalo kamu tidak ingin ikut dan tinggal di sini saudara Zain bisa beristirahat di sini"kata Li
"tidak aku akan mengikuti saudara Li kemanapun"kata Zain karena tidak ingin sendiri di hutan best tersebut
lalu Li dan Zain keluar dari perpustakaan itu lalu Li terbang ke atas setinggi yang dia mampu sambil di ikuti oleh Zain di bawahnya juga ikut terbang bersama dengan Li
__ADS_1
sampai satu jam penuh Li terus terbang ke atas baru dia bisa melihat hutan best itu memiliki pelindung di atas dan pinggirannya tapi ada pinggiran yang terlihat rapuh
"kenapa saudara Li hanya terus terbang ke atas"tanya Zain
"coba kamu lihat sendiri"kata Li
setelah Zain melihatnya dia terpana hutan best itu seperti memiliki pelindung di ujungnya
"itu Perpustakaan pertama yang kita temui, di bawah kita perpustakaan kedua yang kita temui, dan coba kamu lihat di sana dan di sana"kata Li menunjuk dua arah bergantian
"Itu seperti perpustakaan, tapi yang di sana seperti istana"kata Zain
"benar itu seperti perpustakaan sebelumnya tapi aku tidak percaya itu perpustakaan karena kedua perpustakaan sudah kita temukan, kalo di lihat dari isinya keduanya satu perpustakaan saja hampir satu juta buku di dalamnya"kata Li
"terus kemana kita akan menuju sekarang" tanya Zain
"tunggu dulu, coba kamu perhatikan yang tertulis di atas perpustakaan di bawah kita"kata Li
"itu bukankah itu hanya huruf U dengan gampar busur panah ke tempat yang berlawanan"kata Zain
"oh ya itu U untuk Utara berarti di awal kita pertama itu kalo dari sini menuju ke selatan, kalo ke bentuk perpustakaan selanjutnya kita akan ke timur, dan kalo ke bentuk istana itu ke barat"kata Zain
"sudah ayo kita timur lebih dulu ke bentuk yang sama persis dengan ke duanya"kata Li sambil terbang ke arah timur bersama dengan Zain
Zain mengikuti Li dari belakang, Li dan Zain terbang cukup lama tanpa menghitung waktu mereka tidak menyadari berapa lama mereka terbang karena tidak membawa jam
selama tiga jam lebih kurang baru Li dan Zain sampai di bentuk perpustakaan ketiga
"ini sepertinya tempat senjata"kata Zain
"ya sama seperti yang kamu pikirkan, dan di kedua batu berbentuk pedang itu juga ada bentuk sama persis seperti kalung yang kita miliki"kata Li
Zain berjalan sambil melepas kalungnya dan menempelkan yang sama persis seperti kalung di patung berbentuk pedang tersebut
tak lama pintu itu terbuka Li dan Zain masuk ke dalam melihat tempat penyusunan barang di dalam tempat yang mereka masuki lebih banyak dengan beberapa rak kayu di sekitarnya
"ini senjata tingkat kekuatan ilahi, ini senjata tingkat fana surgawi"kata Zain melihat dua buah pedang secara bergantian
__ADS_1
"Benar ini adalah gudang senjata dan barang lainnya"kata Li melihat sekeliling tempat itu
Li dan Zain berada di dalam gudang barang itu cukup lama sehingga mereka keluar karena tidak ada yang mereka butuhkan untuk sekarang
"kamu tidak menginginkan senjata dan barang lainnya saudara Li"tanya Zain
"tidak ,bagaimana denganmu"kata Li
"tidak juga, kalo aku lihat pedang sebelumnya lebih kuat"kata Zain
"dari mana saudara Zian tau kalo pedang di pinggang mu itu lebih kuat"kata Li
"karena aku tidak bisa melihat tingkat pedang ini"kata Zain
"ouh begitu, pedangmu itu sama dengan punyaku tingkat fana surgawi tahap tiga"kata Li
"oh benarkah pedang ini "kata Zain memegang pedang yang dia dapatkan sebelumnya dan tidak percaya kalo pedangnya sudah tingkat fana surgawi tahap tiga
"sudah ayo kita ke barat karena jaraknya semakin jauh mungkin butuh waktu lebih lama lagi"kata Li terbang ke atas dan menuju ke arah barat di ikuti oleh Zain menuju bangunan yang bentuknya seperti istana itu
Li dan Zain terbang cukup lama , bangunan yang akan mereka tuju pun tidak mengetahui dimana tempatnya karena mereka terbang tidak terlalu jauh di atas pepohonan
"Saudara Li sebelumnya kamu mengatakan sama seperti pedang yang aku miliki maksudmu apa"tanya Zain
"ouh itu, aku juga punya pedang yang sama dengan punyamu tapi masih lebih kuat dari yang kamu punya sekarang, pedang milikku tergolong senjata tingkat fana surgawi tingkat Langit, sedangkan punyamu tergolong senjata tingkat fana surgawi tingkat bumi"kata Li menjelaskan
"Bolehkah aku melihatnya"kata Zain penasaran
"tidak, aura senjata itu bisa membuat orang tertekan kalo di keluarkan, kamu mau jatuh dari sini"kata Li kepada Zain
"sebegitu hebat kah senjata tingkat Langit itu saudara Li"kata Zain
"Iya tapi kelemahannya tidak bisa di pakai jika tidak memenuhi standar senjata itu, misalnya kalo kamu pada kultivasi tingkat fana surgawi tahap pertama kamu bisa menggunakan senjata tingkat Langit jika sama dengan kultivasimu sekarang tapi jika senjata tingkat Langit lebih kuat darimu maka kamu akan terbunuh oleh senjata itu sendiri"kata Li
"uuuuh segitu mengerikannya senjata tingkat Langit itu, mungkin aku tidak akan bisa memilikinya karena jumlahnya yang sedikit"kata Zain
"Jumlahnya memang sedikit, tapi setiap senjata tingkat Langit memilih tuannya sendiri, jika kamu beruntung kamu akan mendapatkannya suatu saat"kata Li
__ADS_1