
pagi....
Li terbangun sangat pagi, seperti biasa Li keluar ke lapangan untuk melatih jurus-jurus miliknya, apa lagi besok dia akan menghadapi murid dalam peringkat satu Li semakin Semangat berlatih. sedangkan pagi itu baru tersebar di seluruh sekte bahwa Li menantang murid dalam peringkat satu.
waktu latihan Li sangat lama sehingga matahari mulai muncul baru Li berencana kembali ke dalam gedung aula obat.
Di sana sudah terlihat banyak orang yang ingin menukar pil dengan berbagai tanaman,buah dan hewan best.
"Apa ada yang perlu saya bantu master...?"tanya Li sambil berjalan menghampiri Len sing yang sedang sibuk melayani orang yang ingin menukar barang.
"Bisa kamu layani sebagian yang lain...Nanti aku tunjukkan mana yang mereka inginkan"kata Len kepada Li.
"Bisa"kata Li
setelah itu Li membantu Len sing melayani orang yang ingin menukar barang mereka.Li hanya membantu memeriksa jenis tanaman ,buah dan hewan best bagi Li semua itu sudah di hafalkannya karena sudah membaca buku tebal tentang tanaman buah dan hewan best.jadi Li hanya perlu arahan dari Len tentang jenis pil yang di simpan di lemari belakang mereka.
"Li bisa kita bicara sebentar...?"kata seorang wanita yang menghampiri Li saat sedang melayani seorang, tidak lain wanita itu adalah Lila.
"Tunggu sebentar di sana"tunjuk Li ke kursi tempat biasa orang duduk-duduk santai di aula obat.
__ADS_1
Sebagian orang heran dengan nama yang di sebutkan oleh Lila yaitu Li , karena sudah tersebar bahwa Li menantang murid dalam nomer satu.
"Apa saudara yakin akan menang melawan Roma Rom, dia terkenal sangat kejam dalam bertarung..?"Tanya seorang yang sedang Menukar obat kepada Li. Li melihat sekeliling hampir semua orang takut melihat orang itu karena kultivasi nya kekuatan ilahi di tahap 2 di bawah semua master sekte. sedangkan Li hanya biasa saja karena kultivasi yang Li miliki lebih tinggi.
"ohhhh jadi namanya Peringkat pertama Murid dalam itu Roma Rom,Maaf sebelumnya, saya Li Chang Rettes, dengan saudara siapa saya bicara...?Dan termasuk dalam murid sekte bagian mana...?"kata Li dengan sangat sopan sambil memeriksa gelang ruang orang itu, tidak heran banyak yang di tukarkan karena kultivasi ya hampir menyamai master sekte bulan bersinar.
"iyaa,,,nama saya Juna Mong, saya termasuk bagian murid inti"kata Juna kepada Li
Li mendengar itu biasa saja karena murid inti sekte hanya berjumlah sepuluh saja. untuk menjadi murid inti juga harus mengalahkan murid inti agar bisa merebut posisinya. tapi Li tidak pernah berniat seperti itu.
"Saudara Juna adalah orang hebat jadi tidak heran di sekitar anda merasa takut"kata Li menyanjung Juna
mendengar itu Juna sedikit tersenyum, setelah menukarkan barang Juna pergi dengan cepat dan Li masih melayani beberapa orang yang ingin menukar barang dan mereka mulai mengenali Li sebagai orang yang menantang murid dalam nomer satu.
"mmmmm bagaimana bisa dia tidur sambil duduk"kata Li sambil memandangi wajah Lila yang sangat cantik seperti rembulan di malam hari.
Li menyentuh-nyentu hidung Lila beberapa kali agar Lila bangun dan cara itupun membuat Lila terbangun dari tidurnya.
"Haaaahhh ini sudah hampir siang saat kamu selesai aku jadi sedikit ngantuk, jadi aku tertidur"kata Lila sambil menguap sedikit.
__ADS_1
"Aku kira kamu akan tertidur di sini seharian, apa yang ingin kamu bicarakan. aku tidak punya waktu sebentar lagi akan pergi melakukan tugas karena ini sudah hampir siang"kata Li
"kenapa kamu menantang murid dalam nomer satu itu..?" tanya Lila
"tidak ada,,,, aku hanya bosen, apa kamu mengkhawatirkan ku nona manis"kata Li sambil menggoda Lila
"Ti...ti..tidak, aku tidak mengkhawatirkan mu"kata Lila berdiri sambil berjalan pergi dengan muka merah di wajahnya.
"Hei tunggu kamu mau kemana?"teriak Li sedikit lebih keras menatap Lila pergi.
Lila tidak menjawab dan terus berjalan pergi dari aula obat sedangkan Li tidak mengejar Lila karena waktu menyelesaikan tugas untuk membersihkan sisa hewan best di aula obat bersama sul dan teman lainnya.
"Saudara Li kenapa kamu menantang orang itu...?"tanya sul yang sedikit sudah merasa lebih bertenaga dari pada kemarin saat Li bertemu dengannya begitu juga Ten Ben dan Yang.
"tidak ada....aku hanya tidak suka melihat orang berbuat sesuatu yang tidak baik di dunia ini dan jangan khawatir aku akan memberinya pelajaran"kata Li sambil membersihkan sisa best dan membawanya ke tempat pembakaran.
"Apa saudara Li tidak takut orang itu sudah ada di tingkat kultivasi kekuatan ilahi tahap awal..?"tanya Ben dengan sedikit khawatir.
"Ouh jadi kultivasi nya tingkat kekuatan ilahi,,jangan khawatir besok jam 8 pagi akan aku beri pelajaran"kata Li biasa saja sambil bercanda.
__ADS_1
melihat Li seperti itu sul Ten Ben dan yang khawatir akan keselamatan Li tapi Li yang di khawatirkan bersikap biasa saja.
setelah membersihkan sisa hewan best Li kembali ke dalam aula obat, sedangkan sul Ten Ben dan yang, kembali ke kamar di perumahan murid luar.