
Li terbangun di pagi hari dan setelah membersihkan diri Li memakai pakaian yang sama lagi,karena pakaian orang kuno yang di berikan oleh sekte saat baru pertama datang di sekte, dan semua murid dan master juga sama memakai pakaian kuno itu, tapi anehnya pakaian kuno itu seperti mempunyai energi yang bisa menghilangkan kotoran, Li sendiri sudah tau sejak pertama datang ke sekte bulan bersinar.
"Sebaiknya hari ini aku melatih seluruh jurus yang aku kuasai agar dapat memanfaatkannya dalam pertempuran nantinya"kata Li yang sudah ada di lapangan dengan rumah miliknya.
Li mulai melatih jurus pelindung tubuh di susul jurus tendangan,Peringan tubuh,tangan kilat,semua jurus yang Li latih yaitu dari buku yang dia terima dari dewa keadilan hanya tinggal jurus pedang naga saja yang Li belum latih karena waktu itu Li belum mempunyai pedang dan sekarang pun Li lebih memilih melatih jurus kegelapan dan cahaya dari pada melatih jurus pedang karena jurus kegelapan dan cahaya Li sudah menguasainya.
satu jam berlalu Li sudah selesai berlatih dan matahari baru muncul di sekte.setelah itu Li duduk di depan halaman rumahnya dengan santai dan memikirkan banyak hal apa yang akan dia kerjakan.
"aku akan pergi ke aula obat tapi tunggu sedikit siang saja"kata Li saat mengingat dia harus membuat pil dalam jumlah banyak.
"Sepertinya kamu tampak bahagia setelah kembali"kata seorang dari halaman depan perumahan Li, dia adalah Lila yang berjalan ke arah Li
"Kamu sepertinya sangat merindukan ku nona manis, sampai harus datang ke rumahku"kata Li menggoda Lila saat melihat Lila sudah ada di depannya.
"Aku hanya menghawatirkanmu saja"kata Lila mengelak sambil duduk di kursi tidak jauh dari Li.
"Jadi ada maksud apa nona manis datang menghampiriku"tanya Li.
"Tidak ada aku hanya menghawatirkanmu saja"kata Lila
"meong,,,meong "suara kucing dari gelang Li tiba-tiba bangun dan keluar sendiri lalu kucing itu langsung melompat ke arah Lila.
"Ada apa dengan kucing kecil ini ketika ada Lila dia langsung keluar dan menuju kepadanya"gumam Li dalam hatinya sambil melihat kucing kecil itu di pangkuan Lila.
__ADS_1
"Pus pus pus, kucing kecil apa kamu mau makan"kata Lila menatap kucing kecil itu.
"meong-meong"suara kucing kecil itu sambil mengangguk.
Lila yang datang ke rumah Li asik bermain dengan kucing kecil itu, Sementara Li di hiraukan oleh Lila.
Tak lama shanti datang bersama Zain dan langsung duduk di tempat Li tanpa berkata sedikitpun.
"sepertinya hari ini akan terjadi perang besar"kata Zain yang duduk cukup jauh dari Li ,Shanti dan Lila.
sementara Li,Shanti dan Lila hanya terdiam saling memandang satu sama lain.
"Ini silahkan di minum dan di makan"kata Nana pengurus rumah Li membawa gelas berisi minuman dan kue-kue.
"tuan Zain bisa saja"kata Nana sambil berbalik pergi.
"hahhhhh Shanti ini perkenalkan Lila sebelumnya aku juga pernah mengatakan bahwa Lila adalah calon istriku dan ini juga Lila perkenalkan ini Shanti"kata Li sambil menghela napas berat.
setelah mendengar itu Lila dan Shanti berkenalan dan mulai berbicara satu sama lain, melihat Lia dan Shanti cepat akrab Li merasa tenang.
"Kenapa kucing kecil itu bangun saudara Li"tanya Zain saat melihat kucing kecil itu di pangkuan Lila.
"aku juga tidak tau, semenjak Lila datang kucing kecil itu terbangun"kata Li sambil minum dan makan kue.
__ADS_1
"saudara Shanti kenapa kamu tidak tunjukkan hewan punyamu kepada Lila"kata Zain
"iya aku lupa"kata Shanti sambil mengeluarkan burung Phoenix kecil miliknya dari gelang ruang dan burung itu terbangun.
melihat burung Phoenix itu Lila menjadi tertarik memilikinya dan benar saja baru saja berpikir Phoenix kuning menyala itu langsung menuju ke arah Lila.
"sepertinya ada yang aneh dengan hewan kenapa akrab sekali dengan saudari Lila"kata Shanti.
"benar apa kata shan, coba saudara Zain keluarkan harimau kecil milikmu"kata Li
setelah Zain mengeluarkan harimau kecil miliknya dan benar saja langsung menuju ke arah Lila dengan cepat.
"ada apa dengan ketiga hewan itu, akrab sekali setelah berada di tangan Lila tidak seperti kita yang memegangnya"kata Li melihat ketiga hewan best itu.
"mmmm benar kata saudara Li"kata Zain
"saudari Lila, apa ada hubungannya denganmu"tanya Shanti kepada Lila.
"mmmmmm kalo tidak salah dulu leluhurku suka memelihara hewan best"kata Lila sambil memainkan ketiga hewan best di pangkuannya.
ketiga hewan best itu merespon perkataan Lila dan mengangguk bersama.
"sepertinya benar apa yang saudari Lila katakan"kata Shanti melihat hewan best itu.
__ADS_1
Mereka cukup lama mengobrol di Depan rumah Li, setelah cukup siang Li menyuruh Lila menemani Shanti berkeliling sekte bersama Zain, sedangkan Li akan menuju ke aula obat untuk membuat pil.