
"Mungkin kucing kecil itu bukan hewan sembarangan saudara Li , lihat kedua hewan kami terlihat takut"kata Zain
"Rooo rooo"suara singa kecil itu sambil mengangguk mengerti apa yang di bicarakan Zain.
"Benarkah begitu burung kecil"kata Shanti juga menatap burung Phoenix miliknya.
"Suuuiiit suuuiiit "suara burung Phoenix kecil itu sambil mengangguk juga.
"sudahlah sekarang kita pilih saja barang yang kita ingin kan di peti kaca itu dari pada membuang waktu"kata Li
Li berkeliling dan membaca semua tentang penjelasan barang tersebut tapi belum menetapkan keinginannya sedangkan Shanti, Zain dan hewan mereka sudah menentukan barang yang mereka inginkan.
"miaong miaong"suara kucing itu di atas peti kaca yang juga berisi dadu seperti sebelumnya dan Li juga membaca penjelasan isi dadu itu dan sama seperti sebelumnya.
"Ambillah kali kamu mau"kata Li
"miaong miaong"suara kucing itu mengangguk dan mulai menghantam kaca itu dengan kakinya.
sedangkan Li masih berkeliling melihat semua penjelasan tentang barang yang ada di dalam peti kaca itu.
"menyembuhkan segala macam penyakit baik luka dalam maupun luka luar, dengan cara memberikannya setetes ke orang yang terkena penyakit tersebut"Kata Li saat membaca sebuah Peti kaca dan didalamnya terdapat sebuah botol kecil seukuran telapak tangan.
lalu Li memutuskan untuk menghancurkan peti kaca itu, Zain,Shanti dan Li berusaha menghancurkan peti kaca yang mereka inginkan.
__ADS_1
lima hari berlalu baru mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. termasuk juga kucing kecil milik Li.
"sisa dua hari lagi bagaimana kalo kita istirahat dulu sudah banyak energi yang terkuras"kata Zain
"iya seperti rencana awal kalian berdua bawa hewan best yang mengejar kalian ke danau darah, sedangkan aku akan mencari tempat terlebih dahulu untuk menjebak hewan best itu"kata Li sambil ingin berjalan keluar.
"apa aku boleh ikut"kata Shanti melihat Li berjalan ingin keluar.
"tidak sebaiknya kamu tatap di sini bersama saudara Zain, karena di luar bisa saja lebih berbahaya dan saudara Zain tolong jaga Shanti"kata Li berbalik dan berjalan pergi
"baik saudara Li"kata Zain
Li berjalan dan terbang sana sini untuk mencari tempat menjebak hewan best selanjutnya. Li terbang untuk menentukan ujung tempat dia berada tapi setelah seharian terbang Li tidak menemukan ujung tempat itu.
"miaong miaong"suara kucing kecil di pundak Li itu sambil menunjuk dengan kaki ke arah gunung es.
"Apa kamu yakin di sana"tanya Li kepada kucing kecil itu
"miaong miaong"suara kucing kecil itu sambil melemparkan dadu dari mulutnya dan menangkapnya dengan kaki kecilnya setelah itu memakannya kembali.
Lalu Li menuju ke arah gunung es itu belum sampai di sana saja seperti tubuh Li akan membeku. bagaimana kalo dia sampai di sana, Li memilih terbang di atas gunung es itu dan melihat di gunung itu semua hewan membeku.
"benar katamu kucing pintar"kata Li sambil mengelus kucing kecil itu.
__ADS_1
"miaong miaong"suara kucing kecil itu kegirangan.
Setelah itu Li memutuskan menunggu hari besok tidak jauh dari gunung es itu.
Roaaaaaarrr
roaaaaaarrrr
roaaaaaarrrr
suara hewan best berjumlah enam muncul dari langit Li tidak menyangka bahwa dia hewan best menuju ke arahnya.
"ah sial tingkat kesulitannya bertambah, bagaimana nasif Shanti dan Zain"kata Li sambil melihat dua hewan best menuju ke arahnya dengan berlari lebih cepat dari biasanya.
Li terbang menuju ke atas gunung es dan benar saja dia hewan best itu masuk ke gunung es untuk mengejar Li dan dua hewan best itu membeku di sana.
"Ahhh dingin sekali sialan, aku harus cepat mencari Shanti dan Zain"kata Li
Dengan cepat Li terbang menuju ke arah istana tapi tidak menemukan Zain dan Shanti, Li lalu menuju ke arah danau darah tapi tidak menemukan Shanti dan Zain dia hanya menemukan dua hewan best sudah terlilit tanaman di sana.
Li kemudian mencari keberadaan Shanti dan Zain tak lama Li menemukan mereka tapi hal yang mengejutkan Li melihat Shanti dan Zain sedang di makan oleh best yang mengejar mereka, Li sudah terlambat menyelamatkan Shanti dan Zain.
"huuuhhhj aku terlambat"kata Li melihat Shanti dan Zain menghilang dari tempat itu dan hewan best yang mengejar Shanti dan Zain juga menghilang.
__ADS_1