PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
UJIAN MASUK 4


__ADS_3

Tiba giliran Li masuk dan berjalan ke dalam ruangan di atas panggung itu sesampainya Li tidak menemukan apa-apa.


"sepertinya aku hanya akan mengalahkan 4 saja agar aku bisa ikut ke ujian selanjutnya dan mengetahui ujian apa itu"kata Li di dalam ruangan itu


rooooaaaarrr


suara di belakang Li terdengar keras, muncul seekor kerbau yang bertanduk berwarna kuning emas dan itu adalah hewan best tingkat 6 atau sama dengan kultivasi tubuh pembentukan jiwa.


dan sekarang Li menekan kultivasi tubuh di pembentukan jiwa dan kultivasi qi di inti emas tahap awal.


kerbau itu yang tidak di pedulikan oleh Li langsung menuju ke arah Li dengan cepat.


Bagi Li hewan best di depannya tidak ada apa-apanya baginya.


Dalam sekejap Li sudah meninju hewan buas itu ketika tepat di dekatnya dan tidak menggunakan jurus hanya menggunakan kekuatan tangannya yang berbentuk api dengan mudah Li membunuh kerbau itu.


Setelah kerbau itu terbunuh menunggu beberapa detik baru muncul kerbau lagi dan Li membunuh satu per satu dengan cepat dan setelah membunuh 4 Li langsung keluar ruangan itu.


"nomer 200 empat poin"kata bawahan Cakra itu


setelah itu Li menuju ke arah master Zao dan sul.


"kenapa saudara Li tidak membunuh banyak hewan best di dalam itu, apa saudara Li tidak sanggup melawannya"kata sul menatap Li dengan sombongnya.


"sudah cukup itu bagiku, agar tidak menonjolkan diri"kata Li


"sikap yang bagus bagi anak muda seperti dirimu Li, jangan sombong seperti cucuku ini"kata master Zao bicara.


Setelah waktu berlalu 230 orang sudah selesai untuk ujian ke dua, ada yang hanya bisa membunuh 1 sampai 3 hewan best. selebihnya banyak yang keluar dengan luka-luka di tubuhnya.


Cakra sebagai pemimpin ujian memberikan pil penyembuh kepada peserta yang luka-luka,dan menyuruhnya istirahat sejenak sampai pulih luka yang di alami peserta.


"Baiklah waktu istirahat sudah cukup, untuk ujian ke tiga tidak memberikan efek apa-apa,dan kita tunggu master menyiapkan tempatnya"kata bawahan Cakra sambil melihat Cakra sedang menyiapkan tempat di atas panggung itu.


Tidak banyak yang berubah bentuk dan hanya mengubah sedikit ruangan itu lalu Cakra masuk ke dalam ruangan itu.

__ADS_1


"Persiapan sudah selesai silahkan nomer peserta 1"Kata bawahan cakra sambil berdiri di depan pintu ruangan yang sudah di bangun.


Nomer 1 naik ke panggung dan tak lama keluar dari panggung.


"nomer 1 dua poin


begitupun selanjutnya.


"nomer 2 satu poin


"nomer 3 dua poin


”nomer 4 dua poin


"nomer 5 satu poin


......................


Acara ujian terus berlangsung peserta yang masuk ke dalam ruangan hanya mendapatkan 2 poin paling banyak kecuali yang menguasai 4 elemen lainnya yang keluar ada yang mendapat 4 sampai 5 poin. Li dan sul hanya heran melihat yang terjadi ujian begitu cepat berlalu sehingga tak lama giliran sul sudah untuk masuk.


"tentang apa ujian di dalam saudara sul"tanya Li yang sudah melihat sul kembali di depannya.


"Hahahhahahaah enak saja kau, cari tau sendiri, biar kau tau itu"kata sul sambil menjulurkan lidahnya.


Li yang mendengar itu tidak memaksa dan hanya berjalan karena sudah tiba waktunya untuk ujian tersebut.


setelah masuk ke dalam Li hanya melihat orang-orang tua duduk di tempatnya masing-masing seperti sebuah kursi dan meja panjang.


"Anak muda silahkan kau lihat dinding kaca itu"kata seorang yang berdiri di samping para orang tua itu.


Li hanya melihat dan setelah melihat terlihat sebuah skema tentang kehidupan seperti sebuah televisi dan Li fokus menghapal apa yang dia lihat tapi gambar itu terlihat cukup jelas ada banyak macam gambar di dinding kaca itu. setelah lama adegan itu lalu di matikan seolah punya remote kontrol.


"pertanyaan pertama Apakah ada gambar ikan di sana"tanya seorang yang berdiri di samping orang-orang tua itu.


"Ada master"kata Li menjawab dengan apa yang dia lihat sebelumnya di dinding itu.

__ADS_1


"Berapa jumlah ikan itu"tanya orang itu lagi


"mmmm enam master"kata Li dan tanggapan orang-orang di depan Li masih normal.


"Warna apa saja ikan itu"tanya orang itu


"Merah kuning hijau putih biru dan hitam"jawab Li


"Apakah kamu melihat sebuah burung di dinding tadi"tanya orang itu


"ada master"jawab Li


"Berapa jumlah burung yang kamu lihat"tanya orang itu


" lima master"jawab Li dengan apa yang dia lihat sebelumnya.


"berapa warna burung itu dan berapa jumlah warna setiap burung"Tanya orang itu


"tiga putih dan dua hitam,master"jawab Li


"Apakah kamu melihat seorang di dinding tadi"tanya orang itu


Li yang mendengar pertanyaan itu berpikir sejenak.


"ada master"jawab Li karena mengingat ada seseorang di gambar dinding tadi.


para master yang mendengar jawaban itu mulai dengan wajah serius memandang Li. padahal array gambar itu sangat susah di tebak bagi mereka yang masih berada di dalam kultivasi pembentukan jiwa sedang kan master sekte yang duduk di sana juga masih memandangi Li dengan serius. karena dari dulu yang melihat gambar tak jelas itu adalah yang jenius di atas jenius.


"berapa jumlah orang itu"tanya orang itu lagi.


"Jumlahnya ada empat orang master"jawab Li.


"apakah kamu yakin itu, dan pertanyaan apa yang sedang mereka lakukan di sana"tanya orang itu.


"mmmm yakin master, dua orang sedang berlatih bela diri di rumah itu, sedangkan dua orang lainnya sedang duduk di bawah pohon yang seorang perempuannya sedang hamil dan menonton dua orang itu berlatih bela diri"jawab Li dengan apa yang dia lihat sebelumnya.

__ADS_1


Semua master di sana ternganga mendengar jawaban Li. karena semasa ujian tidak pernah ada yang berhasil menjawab 9 pertanyaan itu dengan benar sementara kepala sekte sendiri hanya mampu menjawab 6 pertanyaan saat ujian masuk.


__ADS_2