
Li berlari dan terbang menghindari hewan best itu tapi hari sudah hampir gelap dan Li teru memikirkan sebuah rencana, sore hari Li melihat sebuah danau airnya berwarna merah darah darah dan Li langsung menuju ke danau itu.
"Mmmmm aku akan coba ke atas danau itu mungkin saja bisa menghilangkan hewan ini"kata Li
Li langsung menuju danau darah dan terbang di atasnya
Saat Li sedang terbang di atasnya kaki Li di lilit oleh sebuah tanaman dan menarik kaki Li, Li menghantam tanaman itu dengan elemen yang Li miliki tapi tanaman itu tidak mempan lalu Li memperhatikan hewan best itu semakin dekat kepada Li tapi hewan itu di lilit habis oleh tanaman yang ada di danau darah itu.
roaaaaaarrrr
roaaaaaarrrr
__ADS_1
suara hewan best itu melawan tapi tanaman itu lebih kuat dan menarik hewan best itu ke dalam danau itu.
sedangkan Li masih di tarik dari ketinggian oleh tanaman yang merambat itu di kakinya.
"jurus tangan kilat"kata Li sambil melepaskan jurus tangan kilat miliknya ke tanaman itu dan itu berhasil setelah menghantam tanaman itu dan Li langsung menjadi dari tempat itu.
"huuuuuhhhhhh sialan Aku kira itu danau biasa tapi itu danau kematian menurutku"kata Li setelah menjauh dari danau itu.
Li melihat sekeliling dan Melihat banyak murid yang masih di kejar oleh hewan best itu dan Li tidak mengenal satu pun dari mereka. Li melihat sebuah istana tidak jauh dari dari pandangannya karena sinar lampu yang ada di istana itu, lalu Li menuju ke istana itu.
Suara kaki keluar dari dalam istana itu dan Li melihat sebuah tulang yang memakai zirah besi menjaga istana itu setidaknya jumlahnya hampir puluhan tulang yang memakai zirah besi.
__ADS_1
"ini tidak baik"kata Li sambil sedikit menjauh dari istana itu.
Li memikirkan bagaimana dia mengalahkan tulang yang memakai zirah itu.
Li kemudian menuju ke arah istana itu dan semua tulang yang memakai zirah itu keluar dari istana itu. langsung ingin menyerang Li, tapi Li tidak tinggal diam dan berusaha melawan , beberapa kali Li menghantam tulang itu sehingga patah berkeping-keping tapi tulang itu kembali ke tempatnya semula.
"ah sial jika terus begini kapan akan Menyelesaikan pertarungan ini"Kata Li saat melihat tulang itu kembali seperti semula dan memakai zirah dengan pedang yang sudah ada.
Li mencoba membakarnya dengan elemen api namun tidak mempan, Li mencoba menggunakan berbagai cara tapi itu juga tidak mempan.
"Bagaimana kalo aku memancingnya keluar sedikit lebih jauh dan membuat sebuah jebakan bangunan dgn array dan mengurung tulang sialan itu"gumam Li dan sedikit menjauh dan ternyata semua tulang yang memakai zirah itu mengejar Li.
__ADS_1
Sudah cukup jauh Li membuat sebuah ruangan tanpa pintu untuk mengurung tulang itu dan benar saja berhasil tapi melihat Li yang terbang di atas tulang itu berusaha memanjat dan bisa memanjat dinding tanah yang Li buat.
"Ahhhh sial dia bisa memanjat,aku akan menutup bagian atasnya agar tidak ada yang bisa keluar"kata Li dan benar saja Li menutup bagian atas bangunan tanah itu dengan tanah dan Li menunggu pergerakan dari tulang itu tapi tidak ada lalu Li menambahkan lagi ketebalan dinding dan penutup agar tulang itu tidak bisa keluar.