PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
BERLATIH DENGAN SANGAT CEPAT


__ADS_3

Di kamar Li, sul, Yang ,Ten dan Ben berbaring saat malam, mereka setelah balik dari aula pusaka merasa ada banyak pertanyaan dalam diri mereka masing-masing.


"saudara Li menurutmu bagaimana kita membagi waktu belajar jurus-jurus dari buku yang kita tukar di aula pusaka itu"tanya sul yang berbaring di dekat Li.


"Saat pagi dan sore mungkin,karena siangnya kita harus menyelesaikan tugas membakar bekas best di aula obat"jawab Li


"Bagaimana kalo kita berlatih bersama"kata Yang saat mendengar pertanyaan sul.


"maaf tapi kalian berempat bisa latihan bersama, karena aku banyak hal yang harus ku kerjakan, tau sendiri master obat dan master array sudah mengajakku untuk belajar tidak baik aku menolaknya"kata Li


"benar apa yang di katakan saudara Li"kata Ten membenarkan ucapan Li


"Dan kalian juga sudah bisa mencapai kultivasi tubuh tingkat awal di tubuh emas, jadi mungkin beberapa bulan kalian sudah bisa mencapai kultivasi kekuatan ilahi" kata Li


"kenapa saudara Li tidak menaikkan kultivasi milik saudara Li"tanya sul


"tidak ada"kata Li sambil berpikir.


tak lama mereka asik bicara dan mulai tertidur satu persatu.


Pagi...


di pagi hari seperti biasa Li terbangun sangat pagi sekitar jam 4 lebih kurang, Li keluar kamar dan di luar kamar hanya kesunyian pagi yang terlihat. Li mulai membasuh dirinya dengan elemen air dan mengeringkan pakaiannya dengan elemen angin dan elemen api.


"sepertinya Aku harus cepat belajar dari buka yang aku tukar di aula pusaka "kata Li di luar kamar.


Li mulai mengeluarkan 3 buku yang sebelumnya dia tukar di aula pusaka Li mulai membaca buku kuning yang bergaris emas tentang elemen cahaya, Li membaca setiap detail buku elemen cahaya itu.


"mmmmmm disini hanya ada satu jurus yaitu kecepatan cahaya, apa bedanya dengan kecepatan apa bedanya dengan kecepatan yang selama ini aku pelajari"gumam Li sambil melihat buku jurus elemen cahaya di tangannya.


Li membaca dan menemukan satu jurus di elemen cahaya yaitu pergerakan seperti cahaya yang tak terlihat dan tak berwujud. Li membuka halaman tersebut dan mulai mempelajarinya satu persatu gerakan dari jurus itu.


waktu yang masih sangat pagi Li berlatih dengan gerakan yang ada seperti di dalam buku itu, dalam waktu satu jam Li sudah bisa mendapatkan kecepatan biasa tanpa menggunakan elemen cahaya.


"Bagaimana kalo aku mencobanya sekarang"kata Li sambil memusatkan seluruh energi qi menjadi elemen cahaya dalam sekejap tubuh Li bergerak seperti cahaya kemana dia pikirkan kesitu dia tiba. hampir sama seperti teleportasi tapi teleportasi jarak dekat yang menggunakan elemen cahaya sebagai pembantunya.


sedangkan teleportasi adalah sebuah perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, kalo jurus yang Li pelajari dari buku elemen cahaya itu masalah kecepatan seperti cahaya yang tidak bisa di ikuti oleh mata biasa.


"Hanya butuh waktu satu jam aku sudah menguasai jurus ini"kata Li sambil bergerak sana sini dengan tak terlihat seperti muncul di sana sini di lapangan depan kamarnya.


"Ini masih jam 5 kurang lebih baik aku pelajari jurus selanjutnya"kata Li sambil memasukkan buku elemen cahaya dan sambil mengeluarkan dua buku dari cincin ruang miliknya.

__ADS_1


Buku yang Li tukar di aula pusaka yaitu tentang buku jurus air, tanah dan cahaya. Li pertama membuka buku jurus elemen tanah yang dia pilih dan mulai membaca dan mempelajarinya dengan cermat.


"Mmmmm seperti sebelumnya di buku ini hanya ada satu jurus yaitu jurus pertahanan tanah"kata Li sambil membaca buku tentang jurus yang menggunakan elemen tanah.


Li mulai mempelajari buku itu beberapa menit sudah paham akan buku itu, yaitu membuat pelindung dari tanah.


Li mulai mencoba pertama tanpa menggunakan elemen tanah tapi tidak berhasil sama sekali dan Li mulai menggunakan elemen tanah miliknya dan mempraktekkan jurus yang dia baca dan melatih kecepatan membuatnya. Li perlahan mulai paham dan mulai dengan gerakan yang dia baca dari buku itu dan dengan cepat Li sudah bisa memahami arti perlindungan dari tanah yaitu mempertahankan diri dari serangan musuh dengan berbagai elemen.


dalam waktu satu jam sudah bisa Li menguasai tentang jurus itu dan Li mulai terbiasa menggunakannya dalam gerakan menghindar dan bertahan jika di serang oleh elemen lainnya.


"mmmmm seperti sebelumya aku sudah menguasai jurus ini hanya dalam waktu satu jam, ini masih sangat pagi apa mungkin aku terlalu pagi Bagun tadi sehingga matahari belum juga terlihat" gumam Li sambil duduk.


Setelah itu membuka buku tentang air dan Li menemukan di buku jurus elemen air Li menemukan jurus gerakan air, li mulai membaca isi dari buku itu sampai selesai.


"hemmmmm buku ini sedikit berbeda, jika buku lain mengenai kecepatan ini mengenai kelembutan gerakan"kata Li sambil kembali menyimpan buku jurus tentang elemen air.


Li mulai mempelajari jurus yang sudah dia baca dari buku jurus elemen air, Li merasa tubuhnya pertama masih kaku tapi selanjutnya Li terus berusaha dan Li mulai memahami gerakan jurus elemen air itu dengan gerakan kelembutan sambil menggunakan elemen air di sekitar tangannya Li dan jurus itu untuk menangkis serangan mematikan agar berbeluk arah, Li mulai paha akan fungsi dari jurus elemen air yang dia pelajari.


Dalam waktu satu jam Li sudah bisa memahami seluruh gerakan tangkisan dari elemen air yang dia kuasai.


Li terbang dengan kecepatan di atas menggunakan elemen angin miliknya tanpa menyadari bahwa ada seseorang yang sedang mengamatinya diam-diam yang tidak lain adalah Lila, Lila yang melihat Li terbang sana sini dengan cepat merasa takjub dengan kekuatan Li.


"Sepertinya tadi aku melihat Li, tapi kok bisa tiba-tiba hilang, apa pagi-pagi begini aku sudah melamun"kata Lila


"Tidak,,,,, itu benar yang kamu lihat, dan kamu sebaiknya tidak melihat itu"kata Li yang sudah ada di belakang Lila


Lila berbalik dan terkejut ingin berteriak tapi Li menutup mulut Lila dengan tangannya. Li mengisyaratkan kepada Lila agar tidak berisik.


setelah itu Li memegang tangan Lila dan membawa Lila dengan sangat cepat menggunakan jurus elemen cahaya yang baru saja Li kuasai,Li menuju agak jauh dari perumahan murid tepat di bawah pohon Li menatap Lila.


"Kenapa kamu menatapku seperti itu...?"tanya Lila


"tidak ada, apa gadis manis sepertimu ingin lakukan sesuatu sebelum aku menyingkirkan mu"kata Li menggoda Lila sambil bercanda.


"Kenapa harus menyingkirkan ku, semua orang ingin menyingkirkan ku termasuk kamu dan keluargaku"Kata Lila sambil menangis menatap Li


Li yang melihat Lila menangis dengan candaannya menjadi bingung apa yang sudah dia lakukan.


"Maaf aku hanya bercanda aku mohon jangan menangis"kata Li sambil memegang tangan Lila


"Hahaha laki-laki bodoh mana mungkin ada yang ingin menyingkirkan gadis cantik seperti diriku"kata Lila tertawa

__ADS_1


ternyata tadi Lila hanya mengetes Li saja.


"Ah sialan, kita impas"kata Li


"mmmmm aku tidak yakin kamu berada di kultivasi seperti murid-murid disini"kata Lila


"Benar tapi aku harap kamu tidak membeberkan apa yang aku lakukan tadi karena aku tidak ingin terjadi masalah dalam sekte"kata Li


"baiklah tapi ada satu syarat"kata Lila


"apa syaratnya"tanya Li


"jadikan aku istrimu"kata Lila dengan wajah memerah


"Baiklah"kata Li sambil ingin mencium Lila dengan perlahan


"heeemmmmmmm kalian belum menikah sebaiknya kalian jangan melakukan itu"kata seorang yang muncul dari balik pohon yang menatap Li dan Lila dengan santai.


"Master Juan sing" kata Li sambil dengan serius dan kaget melihat master obat ada di sana.


"Hmmmmm kami tidak melakukan apa-apa master, ampuni kami"kata Lila yang juga melihat master obat.


"Maaf master sejak kapan master di sini"tanya Li.


"Dari semalam, huuuuhhhhhh karena tadi malam giliran ku menjaga sekte"kata master obat sambil menguap mengantuk berjaga semalaman.


"Berarti master melihat latihan yang aku lakukan sejak awal"tanya Li


"benar, tapi aku yakin kultivasi mu hampir sama dengan kepala sekte, karena jurus yang kamu pelajari tadi sangat cepat kamu pahami, dan jurus Peringan tubuh yang kamu pelajari itu hampir tidak ada bukunya di sekte bulan bersinar, kalo gak salah bukunya ada di sekte bintang terang, dan aku yakin walau aku bertarung melawan mu hanya nol persen kemungkinan aku bisa menang"kata master obat yang masih saja menguap.


Lila yang mendengar penjelasan itu menjadi terkejut, Li juga terkejut karena penjelasan master obat.


"Benar kata master Juan tapi sebenarnya ini hanya pemberian dan aku baru menguasai beberapa saja, jadi aku mohon master tidak mengungkap ini kepada siapapun"kata Li sambil memohon.


"Baiklah tapi ada syaratnya, kamu harus tinggal bersamaku di aula obat dan membuat obat selama dua bulan jika kamu tahan aku tidak akan kasih tau kepada siapapun"kata Juan


"Bukan sulit, tapi bagaimana dengan master Cakra kalo mengetahui ini, dia pasti akan membuat masalah dengan master"kata Li


"tenang saja aku akan meminta izin kepada Cakra nanti, sekarang ayo ikut aku mulai sekarang"kata Juan sambil menarik tangan Li menuju aula obat


sedangkan Lila di suruh kembali ke kamarnya oleh master Juan sedangkan Li masih di tarik tangannya oleh Juan menuju ke aula obat.

__ADS_1


__ADS_2