
Ranah kebodohan elit global ciptakan. Orientasi pemikiran kini telah terpengaruh doktrin. Dimana di benua B menyukai kulit coklat padahal sebagaian besar penduduk benua B berkulit putih. Sedangkan benua K sendiri cenderung menyukai warna kulit berwarna putih padahal kulit coklat dipuja di benua B. Inilah yang menyebabkan manusia tidak bersyukur. Doktrin yang dilakukan elit global yang menimbulkan perpecahan. Dimana terjadi politik apertheid atau pemisahan kulit putih dengan hitam. Hal ini bergejolak dibeberapa negara terjadi perbudak dan tindak kejahatan.
Tentu hal ini diuntungkan oleh elit global. Mereka menjual terus-menerus senjata mereka kepada negara yang berkonflik. Sungguh licik perbuatan mereka, tapi hanya sedikit yang menyadarinya.
__ADS_1
Tika Verniyaes yang merupakan bagian dari elit global dituntut untuk menikah dengan pemimpin negara agar mampu mempengaruhi suaminya agar menuruti keinginan dan cita-cita bangsa Yanja.
Setelah pernikahan itu, dan benar saja ia mampu mempengaruhi suaminya untuk membuat hukum yang sesuai cita-cita keluarga Yanja. Dimana tatanan dunia baru. Ideologi kapitalis dan liberal diusung dan diagung-agungkan. Kebebasan berpendapat pun diberikan. Tapi tidak dengan tanggung jawab. Hal ini menyebabkan pemimpin dunia dan orang-orang bebas untuk menghina atau merendahkan orang lain dan mengalihkan kejahatannya dengan alasan kebebasan beropini atau berpendapat. Sungguh ironis bukan? Kebebasan berpendapat yang seharusnya membuat orang bersuara untuk menyampaikan aspirasi dan keadilan kini menjadi bahan olok-olokan dan dimanfaatkan untuk bebas menghina dan menjelekkan orang lain dengan berdalih atau beralasan ini hanya pendapat dan opini saja.
__ADS_1
Semuanya terlihat memuakkan tapi belum banyak manusia yang menyadarinya. Saling menyalahkan dan menjatuhkan tanpa tahu akar dari masalah. Dimana rakyat menyalahkan pemerintah dan pemerintah menyalahkan rakyat. Kurangnya ilmuwan atau peneliti juga menyebabkan tidak efisiennya kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena jika dicek sendiri tidak ditemukan atau ditemukan tapi hanya sedikit ilmuwan di suatu negara. Bahkan ketika menanyakan kepada generasi penerus bangsa jarang sekali ada yang bercita-cita sebagai ilmuwan.
Peradaban ini benar-benar tidaklah sehebat yang diberitakan. Dimana semua manusia hanyalah boneka dan permainan elit global. Kita hanya sebagai pelayan bagi mereka. Kebobrokan kehidupan mulai tampak pada diri manusia. Perkataan kotor malah lebih sering diucapkan ketimbang perkataan mulia.
__ADS_1
Manusia seperti hidup dikendalikan dan terbelenggu. Tidak mampu keluar dari kekang lumbung dosa. Karena hampir setiap yang dilihat merupakan dosa. Bukankah ini yang mereka mau? Benar, karena tujuan mereka adalah tatanan dunia baru dimana seluruh bangsa harus tunduk dan patuh kepada mereka. Semua bangsa harus mengikuti semua doktrin yang diberikan mereka. Sehingga muncul anggapan tidak masalah memakai pakaian kurang bahan atau seksi asal hatinya baik dan tidak munafik. Apa maksudnya itu? Membuat laki-laki bergairah disebut memiliki hati yang baik. Pakaian seorang wanita yang seksi mampu menarik sahwat bagi laki-laki. Apakah itu yang dinamakan hati yang baik dan tidak munafik? Bagaimana jika dia menyalurkan hasratnya kepada wanita yang tidak bersalah akibat melihat dirimu? Bagaimana jika dia menyalurkan hasratnya kepada adik perempuannya akibat dirimu yang memakai pakaian seksi itu? Atau malah malapetaka menimpamu. Kau lah yang menjadi sasaran empuknya.
Inilah yang elit global mau. Hancurnya masa depan wanita-wanita dan laki-laki bangsa lain. Dan bisa anda lihat bahwa wanita keturunan elit global bahkan identitasnya dirahasiakan di publik dan bahkan mereka memakai pakaian yang sopan akan terhindar dari kehancuran masa depan mereka. Bukan berarti semua wanita yang berpakaian sopan itu elit global. Bukan itu yang dimaksud. Namun yang dimaksud adalah elit global tidak mau mengikuti doktrin dari mereka. Seperti antologi sebelumnya perusahaan rokok yang memasarkan rokok ternyata tidak merokok. Begitu juga elit global yang memasarkan pakaian seksi namun mereka tidak mengunakannya.
__ADS_1