PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
MENOLONG DEWI BUNGA


__ADS_3

Li dah Zain tertidur cukup pulas di dekat sungai bunga harum, Di tepi sungai yang dingin bagi manusia biasa tapi bagi mereka yang menempuh jalan kultivasi dingin itu seperti penyejuk bagi mereka begitu juga dengan panas


Tepak seperti yang Zain ceritakan pada Li jam dua belas malam sungai bunga harum itu mengeluarkan aroma sangat wangi sehingga membuat Zain terbangun lebih dulu dari Li


"Sinar apa itu"kata Zain melihat sinar di reruntuhan kuno tersebut


Baru saja Zain berkata sambil mengusap kedua matanya, Zain melihat sinar itu semakin terang dan memunculkan seorang wanita yang menari di bangunan itu, Zain semakin mengusap matanya berulang kali tidak percaya dengan apa yang dia lihat


"Sial dia menuju kemari"kata Zain sambil melihat wanita yang bercahaya itu menuju ke arahnya


dengan cepat Zain membangunkan Li yang di dekatnya dengan memegang pundak Li dan menggoyangkannya


"ada apa Saudara Zain kenapa kamu membangunkan ku di"kata Li berhenti ketika melihat cahaya yang mendekat ke arah mereka


"itu sepertinya hantu"kata Zain bergerak ke belakang Li untuk bersembunyi


"Hantu, iya itu hantu dan akan memakan kita disini"kata Li semakin menakuti Zain


"Jangan bercanda saudara Li, dia sudah semakin mendekat"kata Zain ketakutan dan terus menyembunyikan wajahnya di belakang Li


"saudara Zain kenapa kau percaya ada hantu di dunia ini, terus kenapa mereka tidak membunuh kita saat kita tidur tadi"tanya Li


"iya ya"kata Zain memberanikan diri untuk kembali melihat Cahaya yang berbentuk wanita tersebut


Li dan Zain memandang cahaya itu dan aroma harum semakin masuk ke dalam hidung mereka, seperti aroma wewangian yang sangat wangi tanpa bisa membedakan wangi seperti apa itu


"Kalian berdua sedang melakukan apa di rumahku"kata cahaya yang berbentuk wanita itu


"Tidak ada, kami hanya sedang mencari sesuatu dan sedang beristirahat di sini"jawab Li menatap cahaya itu


cahaya itu berbentuk seorang gadis cantik yang menawan, jika di bandingkan dengan kelima calon istri Li, gadis yang berbentuk dari cahaya itu seperti bidadari

__ADS_1


"Jadi seperti itu, Apa kalian berdua bisa membantuku dan aku akan berikan kalian hadiah beberapa barang"kata wanita dari cahaya itu


"Membantumu dalam hal apa"kata Li


"Menguburkan jenazahku agar aku bisa beristirahat dengan tenang"kata wanita dari cahaya itu


"sebelumnya saya mohon maaf, saya tidak tau siapa anda dan dimana letak jenazahku"kata Li


"nama saya Rena Shang dari keluarga Shang, saya biasanya di panggil Dewi bunga, seperti yang kalian rasakan saat ini aroma bunga itu berasal dari roh ku ini yang masih berkeliaran selama beberapa ratus tahun disini, untuk jenazahku berada di dalam reruntuhan itu, dan jika kalian ingin hadiah gali lah beberapa meter di bawah tempat jenazahku di sana adalah semua harta milikku, itu untuk kalian"kata wanita dari cahaya itu


"oh ya aku baru ingat kamu adalah Dewi bunga yang ada di dalam buku yang pernah aku baca, tapi katanya jenazah mu sudah di makamkan dengan layak di sekte bulan bersinar"kata Zain


"oh jadi kalian dari sekte bulan bersinar, baguslah kalian adalah cucu seperguruan ku , masalah jenazah yang kamu maksud itu adalah bukan milikku itu milik pelayan ku sedangkan jenazahku masih di dalam reruntuhan itu"kata cahaya Dewi bunga sambil menunjuk ke reruntuhan itu


"Baiklah aku akan menguburkan jenazahku malam ini dengan layak,terima kasih nenek guru, ayo saudara zain kita ke sana"kata Li sambil mengajak Zain ke reruntuhan kuno itu


Dewi bunga yang berbentuk cahaya mengikuti Li dan Zain dari belakang menuju ke reruntuhan kuno itu


"di bawah ini tepat jenazahku berada"kata Dewi bunga sambil menunjuk ke bawah


Li dan Zain menggunakan kayu seadanya untuk menggali tanah di bawah yang di tunjukkan dewi bunga, setelah satu jam lebih mereka menggali dan baru satu meter mereka menemukan jenazah Dewi bunga yang masih utuh seperti terlihat sama dengan cahaya yang berbentuk dengan Dewi bunga itu, setelah menemukan jenazah itu Li dan Zain menaikkannya ke atas lebih dulu, lalu juga sekalian Li dan Zain juga menggali ke bawah lagi tepat tak beberapa jengkal mereka menggali Li dan Zain menemukan sebuah kotak seukuran bola lalu Li dan Zain menaikkan kotak itu ke atas


"dimana kamu ingin di kuburkan dengan layak"tanya Li ke cahaya itu


"di tepi sungai itu kalo bisa"kata Dewi bunga berbentuk cahaya itu


Li dan Zain langsung menuju ke arah dekat sungai,mereka kembali menggali sebuah kuburan yang ukurannya lebih besar dari pada Jasad Dewi bunga,satu jam selesai Li dan Zain sudah membuat kuburan yang layak untuk Dewi bunga


lalu Li dan Zain memasukkan jasad Dewi bunga perlahan ke arah lubang kuburan yang mereka buat, setelah itu mereka mengubur jenazah Dewi bunga dengan baik dan menimbun jenazah Dewi bunga seperti cara menguburkan orang-orang pada umumnya


"Terima kasih pada kalian berdua, Saatnya aku tenang dan menghadap Tuhan semesta alam"kata Dewi bunga sambil melambaikan tangannya

__ADS_1


tepat setelah cahaya Dewi bunga menghilang, aroma harum sebelumnya menjadi hilang, dan hanya terlihat api unggun di dekat Li dan Zain


"Syukurlah, untung ada saudara Li jadi menyelesaikan semuanya dengan cepat"kata Zain duduk bersama Li didekat api unggun


"Kamu saja yang terlalu penakut akan sesuatu yang tidak ada, Sekarang sudah tidak ada lagi aku akan pergi mengambil kotak itu, apa saudara Li akan tetap di sini"kata Li sambil berdiri menuju tempat penggalian sebelumnya


"aku akan ikut"kata Zain juga ikut berdiri


lalu Li dan Zain berjalan ke arah tempat penggalian bersama, setelah mengambil kotak itu Li dan Zain kembali ke tepi sungai di dekat api unggun itu


"Coba buka saudara Zain apa isi di dalam kotak ini"kata Li menggeser kotak itu ke depan Zain


"jika saudara Li berkata demikian baiklah"kata Zain mengambil kotak itu untuk membukanya


setelah Zain membukanya dan Zain melihat ada beberapa buku gelang ruang dan juga cincin, gelang dan kalung berbagai bentuk


"Saudara Li lihat lah"kata Zain


Li melihat dan mengambil buku yang ada di dalam kotak itu lalu Li memeriksa Sepuluh buku itu hanya buku jurus yang dapat di pelajari oleh kultivasi tingkat fana surgawi tahap kedua dan Li kembali menaruh buku itu di kotak itu


"Buku apa itu saudara Li"tanya Zain


"itu buku jurus hanya untuk tingkat fana surgawi jika saudara Zain menginginkannya ambillah, tapi jika tidak kita simpan untuk Kakekku dan beberapa orang yang mungkin nanti mencapai tingkat fana surgawi tahap kedua""kata Li


"aku akan memilih satu dan sisanya saudara Li bisa menyimpan semuanya"kata Zain, lalu Zain memilih jurus dari buku itu tak lama dari sepuluh buku itu Zain mengambil satu jurus yang berkaitan dengan jurus miliknya sebelumnya


"Hanya itu saja yang saudara Zain inginkan, bagaimana dengan cincin ruang dan cincin, gelang dan kalung yang berbentuk hewan itu"tanya Li


"aku tidak membutuhkannya karena itu sepertinya benda untuk melindungi pemiliknya dari bahaya, itu cocok untuk wanita seperti gelang yang saudara Li berikan pada Lila sebelumnya"kata Zain


"oh baiklah, lebih baik kita berikan ini kepada wanita saja, kalo sudah tidak ada lagi aku akan menyimpan semuanya, jadi kalo saudara Zain membutuhkannya bisa mengambilnya"kata Li satu persatu menyimpan barang di kotak itu ke dalam gelang ruang miliknya

__ADS_1


"Iya , Ini sudah mau pagi, apa kita akan lanjut tidur atau melanjutkan perjalanan"tanya Zain


"sebaiknya kita menunggu sampai matahari terlihat baru menentukan tujuan kita"kata Li memandangi api unggun di depannya


__ADS_2